Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma

Pembantu Pengganti Istriku Yang Koma
Part 26


__ADS_3

Damian mencoba mendekat pada Sekar,dan membisikkan sesuatu ke telinga Sekar.Sekar yang masih begitu percaya dirinya dan yakin jika Damian sudah terpengaruh dari obat itu langsung bersemangat dan tersenyum lebar.


"Bagaimana jika aku yang memuaskan mu??" ujar Damian memberi saran.


Sekar langsung mengangguk dan menuruti perkataan Damian.Dengan yakin kalau Damian kini sudah masuk dalam perangkapnya.


Tapi..seolah senjata makan tuan.Damian justru menarik paksa tangan Sekar dan mengusir Sekar dari kamarnya.Dengan menghempaskan tubuh Sekar ke lantai secara kasar.


Buk..


"Mas..apa yang kamu lakukan??" tanya Sekar yang terkejut dengan tindakan Damian tanpa ia duga.


"Dasar ja*ang..!! apa kau masih bermimpi bisa menyentuh ku??kau pikir aku tidak tahu apa rencana mu??jangan kira aku terperangkap jika hanya dengan obat sialan itu..!!!" sentak Damian mulai menunjukkan emosinya.


Mendengar suara amarah Damian,Ajeng dan Clara langsung keluar dari kamarnya.Dan seketika terkejut melihat Sekar yang berada dilantai.

__ADS_1


Ajeng langsung menghampiri Sekar dengan paniknya.


Sementara Clara justru menatap aneh pada Sekar.Terlebih melihat Sekar dengan penampilan yang begitu terbuka pakaiannya.


"Sekar ada apa??" tanya Ajeng pada Sekar.


"Ibu. Hiks..aku takut..mas Damian tiba-tiba marah pada ku dan mendorongku..Hiks." rengek Sekar langsung bersandiwara dengan raut wajah yang memelas sambil menangis.


Ajeng pun langsung menoleh dengan tatapan tajam.


"Apa yang sudah ku lakukan??seharusnya aku yang bertanya,apa yang sudah ibu lakukan sampai membiarkan gadis ja*ang ini masuk ke kamar ku dengan pakaian menjijikan seperti ini..!!" tanya Damian yang ikut emosi.


"Apa yang salah??dia istri mu,sudah sewajarnya dia masuk ke kamar mu..Sekar sengaja berpenampilan seperti ini hanya karna ingin menarik perhatian mu,kenapa kau harus bertindak kasar padanya..!!" ujar Ajeng yang membela Sekar.


"Menarik perhatian ku??apa dengan obat yang ibu campurkan pada minuman ku??" tanya Damian menjebak Ajeng.

__ADS_1


Sesaat Ajeng terdiam,tapi tetap tidak luput tatapan tajam nya pada Damian.


"Apa ibu pikir rencana ibu berhasil??kau terlalu bodoh jika menggunakan taktik sampah seperti itu bu..Ini peringatan terkahir untuk mu bu..Kalau ibu masih saja melakukan taktik sampah seperti tadi atau cara lainnya,aku tidak akan segan-segan mengusir ja*ang ini..sudah cukup kesabaran ku diuji oleh mu bu.. jangan membuat kesabaran ku hilang hanya karna kau selalu saja memihak dia..paham..!!!" ucap Damian panjang lebar memberi peringatan tegas pada Ajeng.


Damian pun kembali ke kamarnya.


Sementara Ajeng mengantar Sekar ke kamarnya dan mencoba menenangkan perasaan Sekar.


"Maafkan sikap Damian tadi Sekar.. ibu tidak menyangka jika Damian akan bertindak seperti itu pada mu." ucap Ajeng yang justru merasa bersalah.


"Tidak apa-apa bu,aku mengerti..memang sudah nasib ku sebagai istri kedua yang tidak di akui..hiks." isak Sekar kembali menangis tersedu.


Ajeng pun menyandarkan kepala Sekar ke punya Sekar.


"Tapi kau tidak perlu berkecil hati,nanti ibu akan cari cara lain..jangan menyerah,butuh perjuangan untuk menaklukan hati Damian..ibu harap kau masih mau bersabar menghadapi sikap Damian." ucap Ajeng menasehati Sekar.

__ADS_1


Sekar hanya diam dan tetap menangis.Sementara Clara yang melihatnya dari depan pintu kamar Sekar,hanya bisa menggelengkan kepalanya.


__ADS_2