Pemuda Bermata Elang

Pemuda Bermata Elang
Eksekusi Liburan


__ADS_3

Hari Libur yang di tunggu telah tiba, malam hari sebelum tidur, Riza, Rois dan Raisya sedang berkemas memasukan baju-bajunya ke dalam koper setelah diizinkan oleh ayah bundanya untuk mengisi libur minggu ini di Bandung.


Kebetulan di Bandung ada saudara dari Ayahnya Riza, jadi Riza berencana untuk menginap di rumah saudara ayahnya itu, atau bahkan mungkin menginap di kosan Rei pikir Riza.


Tok..tok..tok..Pintu kamar Riza di ketuk, Riza menatap ke arah pintu,


"iya siap?" Tanya Riza dari dalam kamar


"Aku kal sama kak Rois, boleh masuk gak?" Teriak Raisya di balik pintu


"Masuklah dek, gak dikunci ko" balas Riza


Cklek..Raisya pun muncul dari balik pintu yang dibukanya, disusul Rois dari belakang. Keduanya langsung menghampiri Riza yang masih mengemas barang bawaan buat besok.


"Kak, ini kan baru jam delapan ka, bosen ka, ngapain atau cerita apa gitu kak" Ucap Raisya manja pada kakaknya


"Ngapain dong, hmm..cerita aja boleh, tunggu di shofa sana, kakak bentar lagi juga beres nih" ungkap Riza sambil melanjutkan memasukan barang ke dalam ranselnya.


Raisya dan Rois pun nurut dan duduk di shofa menunggu Riza. Sejurus kemudian Riza pun datang dan duduk di samping Rois.


"Jadi gimana siapa nih yang mau cerita?" Ucap Riza sambil tersenyum


"Kak tahu gak, aku tuh pengen segera besok, pengen segera pergi ke Bandung, aku sudah lama gak ke sana, aku juga kangen sama kak Rei. Pokoknya ya Ka besok di Bandung aku mau minta di ajak jalan-jalan keliling Bandung dan minta ditraktir jajanan Bandung yang enak-enak" ungkap Raisya panjang lebar, dia membayangkan hari esok sampai-sampai dia mau ngiler.


"Wah banyak juga maunya yah, bisa tekor uang bulanan Kakak nanti" ungkap Riza sambil tersenyum


"Kalau kamu Rei, mau ngapain aja besok di Bandung?"tanya Riza pada Rois

__ADS_1


"Kalau aku, gak jauh beda sih kak sama Raisya cuma ada tambahannya aku mau belajar skatebord sama kak Rei, kan Kak Rei sudah jago main Skatebord" ungkap Rois membara penuh semangat.


"Wah boleh juga tuh dek, nanti kakak juga ikutan ah" ungkap Riza.


☘️☘️☘️


Koirunnisa menyiapkan sarapan pagi lebih pagi dari biasanya, tentu saja bukan tanpa alasan. Khoirunnisa sengaja melakukannya, karena berharap anak-anaknya bisa sarapan bersama terlebih dahulu sebelum mereka berangkat berlibur ke Bandung.


"Za ayo ajak adik-adikmu untuk sarapan dulu, kita sarapan bareng seperti biasa, bunda sengaja nih sudah masak makanan kesukaan kalian" Teriak Khoirunnisa memanggil Riza yang masih ada di kamarnya


Sejurus kemudian Riza dan kedua adiknya muncul menampakan batan hidungnya yang bangir.


"Wah Bunda tumben-tumbenan nih sarapannya lebih awal, hmm..perasaan ini bari pukul 06.30 deh Bund, apa kepagian?" Ungkap Riza sambil duduk di kursi depan meja makan.


"Iya memang Za masih pagi, tapi bunda sengaja, kan kalian mau berangkat ke Bandung hari ini, jadi bunda masak lebih awal suapaya kalian bisa sarapan dulu sebelum berangkat, nanti berangkatny jangn terlalu siang, soalnya nanti keburu macet Za" ungkap Khoirunnisa


☘️☘️☘️


Rei, sedang sibuk merapikan kamarnya, yang sebenarnya kamar Rei sudah rapi, namun Rei kembali menatanya dengan apik, supaya ketika nanti Kakak dan kedua adiknya berkunjung merasa nyaman dan Rei tidak malu dengan kondisi kamar yang serba ada, sehingga sedikit sumpek.


Rei bergabung bersama teman-temannya yang lagi ngobrol di ruang serbaguna


"Hmm..man teman, nanti siang kakak dan kedua adikku mau main ke sini, hmm..kira-kira kalau mereka menginap di sini bisa gak yah, tapi..adekku yang satu perempuan" Rei terlihat bingung sendiri dengan pertanyaannya


"Kalau laki-laki semua sih gak masalah Rei, kita bisa tidur dimana aja, tapi kalau ada perempuannya yah gak enak meskipun ituk adek kamu, tetep aja kan gak enak sama ibu kos dan warga kos sekitaran sini" ungkap Hafidz


"Gampang Rei, kamu tinggal cari aja penginapan sekitar gerlong atau hotel sekitaran gerlong, ada kok yang harganya miring" ungkap Arzaq ikut memberi saran

__ADS_1


Rei terlihat sedang menimbang-nimbang tawaran dari Arzaq.


"Hmm..nah kayanya boleh juga tuh, kenapa aku gak kepikiran dari tadi yah" ungkap Rei sambil ikut nimbrung dan mencomot makanan yang ada dihadapannya.


☘️☘️☘️


Suasana Bandung begitu ramai, jalanan juga macet. Riza dan kedua adiknya baru sampai Cimahi sekitar pukul 11.30. Riza sudah hafal jalan menuju kosan Rei, karena Riza pernah dua kali berkunjung ke kosannya. Sementara kedua adiknya ini adalah kali pertama mereka ke tempat Rei. Raisya sudah merasa capek dia meneguk minuman yang dibawanya glek..glek..glek..Raisya meneguknya, lalu dia mulai penasaran sejauh mana jalan yang akan dia tempuh.


"Ka, kok lama banget sih, ini masih lama gak sih kak?" Tanya Raisya sambil memperhatikan suasana Bandung yang begitu rame, dia perhatikan dengan seksama dari jendela mobil.


"Cuma sebentar lagi kok dek, sabar yah" ungkap Riza sambil tetap Fokus menyetir.


empat puluh menit kemudian Riza sudah ada di jalan Setia budi, Riza mulai tersenyum sendiri karena jalan ini adalah jalan kenangan buat Riza, Riza pernah kesasar muter-muter daerah gerlong eh keluar lagi dari gerlong bagian tengah, sementara kosan Rei ada diantara itu.


Namun sekarang Riza tidak perlu khawatir kesasar seperti setahun yang lalu, kini dia sudah hafal benar jalan menuju kosan adiknya.


"kita hampir sampai dek, ayo bangunkan tuh kak Rois" ungkap Riza sambil melirik dari arah spion mobil


Raisya pun bergembira, dengan segera dia membangunkan Rois yang selama diperjalanan dia tidur


"kak..kak..kak Rois bangun, kita sudah sampe kak, lihatlah kota Bandung yang indah ini kak" ungkap Raisya sambil menyenggol-nyenggol lengan Kakaknya.


Rois pun tersadar dari tidurnya, dia menggeliat seperti anak bayi, dia mengangkat kedua tangannya ke atas sambil menguap melepas ngantuk yang tersisa.


"Beneran nih sudah sampe, kok ka Riza masih jalan aja" ungkap Rois smabil clingak clinguk ke kiri dan kanan


"sebentar lagi kak, kata kak Riza ini kita sekarang lagi ada di jalan gerlong ka, kita nanti bakal lewat Mesjid Dt lho kak" ungkap Raisya antusias.

__ADS_1


(😊🌻🌻🌻Terimakasih sudah setia membaca karyaku, like dan comenmu aku tunggu yah. Jangan sungkan berikan Krisan membangunnya. Salam Literasi untukmu Reader dan sukses selalu untuk kita semua 🌻🌻🌻😊)


__ADS_2