
Suasana di puncak Lembang begitu dingin, tak kenal pagi, siang, sore atau malam cuacanya sama saja membuat menggigil para penghuninya.
Setelah menikmati panorama alam dengan meluncur menggunakan Flaying fox, Riza dan yang lainnya kembali bergegas menuju pondok. Sepanjang perjalanan disuguhi dengan deretan pohon pinus yang berjejer rapi.
"Rei kakak baru thu lho kalau cuaca di Bandung sesejuk ini, benar-benar serasa di kutub dek" ungkap Rei menyilangkan kedua tangannya ke pundaknya, berusaha memeluk dirinya untuk sedikit menghilnagkna rasa dingin yang menusuk hingga ketulang rusuk.
"Ya karena ini di puncaknya kak, kalau di bagian kotanya, gak sedingin ini kak, kalau siang tetep panas kok" ungkap Rei mencoba menjelaskan cuaca di tempatnya.
"Untung kakak bawa jaket yang tebal dek, jadi bisa sedikit mengurangi rasa dingin ini" ungkap Riza semakin menggigil kedingan.
"Wah kayanya kita gak sanggup mandi nih kalau cuaca sedingin ini" ungkap Raisya sambil cengengesan
"Ih Raisya jorok, abis main flaying fok, abis jalan-jalan kan keringetan dan kotor, bau tahu kalau gak mandi" ungkap Rois sambil mejepit hidungnya dengan ibu jari dan telunjuknya.
"Enak aja, aku gak bau kak, lagian yah mana ada dingin-dingin gini keringatan, hmm..kalau pun ada keringatku tuh harum tau bha..ha..ha.." ucap Raisya sambil tertawa
"Kak Indah siap-siap aja nanti tidur sama Raisya yang bau, kalau Raisya gak mau mandi kak, paksa saja kak, guyur sampai bersih" ungkap Rois pada Indah.
Yang lain hanya tersenyum mendengar gurauan kakak beradik itu. Mereka sedang sibuk untuk melindungi tubuh mereka dari rasa dingin yang semakin menusuk.
☘️☘️☘️
Sesampainya di depan pondok tempat mereka menginap Indah dan Raisya pamit untuk masuk pondoknya.
"Kak Riza dan yang lainnya kami pamit yah, Assalamu'alaikum" ucap Indah sambil berjalan menuju pondok diiringi oleh temannya dan Raisya.
"Riza menoleh, oh iya Indah silahkan, titip Raisya yah, kalau nakal jangan sungkan untuk kasih pelajaran kalau perlu sentil saja adikku itu" ungkap Riza sambil terkekeh.
"Ishh..kak Riza jahat" ungkap Raisya sambil berjalan mengikuti Indah.
Setelah Raisya, Indah, Rara dan Iren pergi, Riza dan yang lainnya pun masuk ke pondok, mereka siap-siap untuk mandi. Kamar mandi di dalam pondok penginapan hanya ada satu jadi mereka harus siap saling menunggu antrian untuk bisa mandi.
__ADS_1
"Rei kamu dulu aja mandi, kakak masih kedinginan nih" ucap Riza pada Rei
"Aku juga sama kak hehe...kalian aja dulu yang mandi" ungkap Rei sambil melirik ke arah Arzaq, Abror dan Hafidz.
"Ya sudahlah aku deh ngalah, aku aja yang mandi duluan" ungkap Arzaq sambil masuk kamar untuk mengambil baju ganti.
"Hafidz dan Abror sudah pernah ke Bogor?" Tanya Riza
"Hmm..kalau lewat doang sih pernah" ungkap Hafidz sambil tersenyum simpul
"Kapan-kapan ajak Rei teman-teman mu ini ke Bogor, biar kita bisa merasakn serunya hiking di gunung pangrango, gunung salak dan gunung gede, pasti seru pokoknya" ungkap Riza berapi-api
"Siap kak, kapan-kapn akan aku boyong mereka ke Bogor" ucap Rei sambil mengacungkan jempolnya
"Kak Riza suka hiking yah kak, kayanya seru tuh, aku belum pernah hiking beneran, paling ya cuma kaya gini cuma liburan, kalau benar-benar hiking belum Kak" ungkap Hafidz jujur.
"Iya lumayan, sambil olahraga, kan mu'min yang kuat lebih Allah cintai" ungkap Riza menyambung-nyambunhkan pembicaraan sekenanya.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu ,
beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.(Hr.Muslim, Ahmad, ibnumajah dan Annasa'i)
"Wah kak Riza mantap juga yah" ungkap Abror ikut angkat bicara.
☘️☘️☘️
Di pondok yang lain, Indah dan temannya Iren dan Raisya sedang ngantri untuk mandi.
"dek Kak Indah dulu yah yang mandi setelah kak Rara" ungkap Indah pada Raisya.
"Ok kak" ungkap Raisya sambil menjatuhkan dirinya di kursi dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan.
__ADS_1
"Indah adiknya Rei ini, lucu juga yah ngegemesin meskipun dia sudah ningkat remaja tapi aku greget kalau lihat dia ngomong, aku jadi ingat adik aku yang masih Tk he..he.." ungkap Iren sambil tertawa
Mendengar itu Indah mendelik,
"hus..kamu ini ngawur, masa Raisya disamain sama anak Tk, kalau dia dengar kamu bisa diomelinnua habis-habisan" ungkap Indah pelan sambil mengisyaratkan jari yelunjuknya ke mulut.
☘️☘️☘️
Riza dan lainnya sudah selsai mandi, mereka sedang berkumpul diruangan utama sambil menikmati hangatnya kopi. Rois melihat kakaknya dia seolah teringat sesuatu.
"Oh iya Kak Riza tadi pas aku manggil kakak di luar, aku kaya lihat kaka lagi ngobrol sama anak kecil deh, btw itu siapa kak" selidik Rois
"Oh itu, dia Firas dek, kamu ingat gak?" ungkap Riza
Rois mengerutkan dahi,
"Firas siapa ya kak?" tanya Rois
"Firas yang waktu itu sering kita lihat di mesjid komplek kita dek, yang nagaji sama kakak" ungkap Riza berusaha menjelaskan.
Rois mencoba mengingat-ngingat, lalu kemudian kepalanya mengangguk-ngangguk.
"Oh..ya..ya..aku ingat kak, hmm dia lagi liburan juga di sini yah" ucap Rois
"iya dek, katanya tadi firas sama kakaknya ke sini, tadi tuh kak Riza diajak Firas mau dikenalin sama kakaknya, tapi keburu kamu panggil akhirnya gak jadi deh kenalan sama akhwat bha..ha..ha.." ungkap Riza sambil tertawa.
"Ish..ternyata kak Riza genit juga yah" ungkap Rei sambil geleng-geleng kepala.
"Lha kok genit, kan cuma kenalan dek, lagian kan gak jadi kenalannya" ungkap Riza sambil terkekeh.
Maaf yah aku belum kasih tahu siapa kakak firas, soalnya aku belum bisa move on dari puncak jadi mau berlama-lama di bagian liburan ini ah😂
__ADS_1
(😊🌻🌻🌻Terimakasih sudah setia membaca karyaku, like dan comenmu aku tunggu yah. Jangan sungkan berikan Krisan membangunnya. Salam Literasi untukmu Reader dan sukses selalu untuk kita semua 🌻🌻🌻😊