
Shen Zhou merubah bentuk tubuhnya kembali menjadi Yu Shuan dan segera melesat menuju tempat yang sudah ditentukan oleh Shen Xin untuk bertemu. Yaitu ke sebuah sekte yang bernama Sekte Feniks Api.
Sekte Feniks Api yang berada di wilayah selatan Kerajaan Angin Utara dan merupakan tempat Shen Xin dahulu belajar ilmu bela diri hingga menjadi kultivator yang pilih tanding. Dengan bantuan seluruh Organisasi Sisik Naga yang sudah dalam genggaman Shen Zhou.
Dia dapat mendapatkan sebuah informasi rahasia apapun dengan mudah, termasuk rencana meracuni Shen Zhou lima tahun lalu.
Rencana meracuni Shen Zhou dengan racun Naga Hitam memang semua dikerjakan oleh Yun Zishan dan juga Shen Xin. Akan tetapi teknik Naga Hitam yang dipelajari oleh Shen Xin merupakan salah satu kitab bela diri pamungkas yang berada di dalam Sekte Feniks Api.
Yu Shuan hanya mempelajari sempalan dari Kitab Naga Hitam dan hanya bisa menguasai teknik kebahagiaan iblis tingkat sempurna. Sedangkan Shen Xin menguasai seluruh kitab Naga Hitam dengan sempurna. Maka dengan cepat Shen Xin mampu menembus tingkat Dewa Perang karena menguasai teknik Naga melahap dari salah satu jurus di Kitab Naga Hitam.
Tentu saja ada harga yang harus dibayar, Sekte Feniks Api meminta wilayah selatan Kerajaan Angin Utara, dan meminta 100 juta koin emas khusus untuk Sekte Feniks Api. Jika Shen Xin berhasil naik tahta menyingkirkan Shen Long dan juga Shen Zhou.
“Cih, benar-benar para kutu busuk dan bedebah! Hanya demi harta dan kekuasaan mereka tega menyingkirkanku juga kakak sepupu Shen Long.” Shen Zhou terbang cepat melesat ke arah Sekte Feniks api dengan menggertakan gigi.
......................
... Tiga jam kemudian....
Shen Zhou kini telah tiba di depan gerbang Sekte Feniks api. Berhiaskan pintu besar berwarna emas dan memiliki gambar berbentuk patung Feniks yang sangat besar.
Pria bermanik mata biru tersebut merasakan firasat buruk karena dia atau Yu Shuan dipanggil ke Sekte Feniks Api. Akan tetapi, bukan namanya Shen Zhou jika dia datang tanpa persiapan.
Shen Zhou bahkan sudah mempelajari gerak-gerik mereka, yang ia dapatkan dari informasi anak buahnya yang ditugaskan olehnya untuk memata-matai Sekte Feniks Api.
Selama ini Shen Xin selalu menemui Yu Shuan di Paviliun Sisik Naga dan tidak pernah memintanya untuk bertemu di luar Paviliun Sisik Naga. Jadi, Shen Zhou punya kesimpulan, Shen Xin bersekongkol dengan Sekte Feniks api untuk menghabisinya. Lalu melimpahkan kesalahan dari fitnah yang dibuat Shen Zhou ke Yu Shuan.
“Yang Mulia Raja Shen, aku datang!” teriak Shen Zhou yang berada di depan pintu gerbang masuk Sekte Feniks Api.
__ADS_1
Pintu gerbang pun dibuka dan sudah ada beberapa murid inti Sekte Feniks Api ditingkat Dewa Perang Bintang Enam yang menghadang Shen Zhou.
“Selamat datang pemimpin Yu Shuan! Selamat datang dan bersiap menuju neraka! Cakar Naga hitam!”
Salah satu murid elit bernama Hongming melesat cepat ke arah Shen Zhou dan mengalirkan energi chi berwarna hitam ke kedua tangannya yang sudah membentuk cakar.
Shen Zhou hanya menyunggingkan senyum sambil memiringkan tubuh untuk menghindari setiap cakaran yang diayunkan oleh Hongming. Dia mengangkat tangan kanan agar pasukan elit Organisasi Sisik Naga tidak ikut campur untuk saat ini.
“Aku mendengar tentang kehebatan kitab Naga Hitam yang dipelajari oleh tetua Dizan. Tapi apakah hanya ini kemampuan dari murid inti sekte Feniks api?” cibir Shen Zhou dengan tersenyum sinis dan terus menghindari setiap cakaran yang dilesatkan oleh Hongming.
“Jangan banyak bicara! Lawan aku! Jangan hanya bisanya menghindar seperti Ayam kampung!” hardik Hongming dengan mengeraskan rahang karena setiap cakarannya tak mampu memotong sehelai bulu pun milik Shen Zhou.
“Bukan begitu.” Shen Zhou malah mempermainkan Hongming dengan mendorong dahinya setiap kali dia berhasil menghindari setiap cakaran yang dilesatkan oleh pemuda bergigi tonggos tersebut. “Aku takut tak bisa lagi bermain denganmu kakak tampan.”
Shen Zhou menangkap benda pusaka Hongming dan membuatnya berkeringat dingin dengan raut wajah seputih kertas.
“Aku mohon jangan lakukan itu! Aku mohon jangan! Aaaakh!” pekik Hongming karena benda pusaka beserta kedua sahabat karibnya diremas oleh Shen Zhou hingga hancur dan membuat Hongming terkapar pingsan.
“Rupanya pria tampan dengan gigi tonggos ini punya jurus yang hebat. Tatah!” cibir shen Zhou dengan melambaikan tangan.
...BAM! BAM!...
Bukannya Shen Zhou yang remuk tulang rusuknya. Akan tetapi malah kedua murid inti laki-laki tersebut terpental ketika menyentuh dada Shen Zhou. Serta mengeluarkan salah satu jurus milik Hongming bernama tubuh Wajra Zen yang bisa mementalkan serangan fisik hingga dan mengembalikan energinya 10 kali lipat.
Tulang kaki kanan kedua murid inti tersebut hancur di dalam membentuk retakan dari ujung jari sampai pergelangan paha.
“S-siapa kamu? Kenapa kamu bisa meniru tubuh senior Hongming dan mempelajari semua jurusnya bahkan 10 kali lipat lebih kuat?”
__ADS_1
Salah satu murid itu bertanya pada Shen Zhou dengan raut muka dipenuhi tanda tanya besar karena sangat penasaran akan jati diri pria di depannya tersebut.
“Aku?” tunjuk Shen Zhou pada dirinya sendiri. Kemudian dia melanjutkan dan sudah berpindah tempat di depan kedua murid inti tersebut, lalu mencekik lehernya, “Itu tidak penting, karena kalian akan menemui raja neraka alias raja Yama, tatah!”
...ZRASH! ZRASH!...
Leher mereka diremas dan membuat tubuhnya meledak menjadi kabut darah. Murid-murid inti yang lain pun menyerang Shen Zhou dengan berbagai senjata, namun hasilnya sama saja. me
Mereka semua terpental oleh jurus Wajra Zen yang berhasil Shen Zhou kuasai dari menyalin tubuh Hongming.
...BRAK! BRAK!...
Tubuh mereka menabrak dinding, patung, dan tiang berada di depan ruangan pertama sebelum ruangan aula Sekte Feniks Api.
Tetua Dizan, dan kelima penatua besar Sekte Feniks Api yang sedang duduk di aula Sekte Feniks Api bersama Shen Xin terkejut mendengar suara erangan dan pekikan dari setiap muridnya yang dihajar Shen Zhou habis-habisan seorang diri.
Pasalnya, Yu Shuan yang mereka kenal belum tentu mampu melawan secara langsung 100 murid inti Sekte Feniks Api seorang diri.
“Tetua Dizan! terima kasih telah menurunkan jurus padaku!” teriak Shen Zhou dan merubah tubuhnya menjadi Yu Shuan kembali karena dia sudah menyerap semua jurus yang dipelajari oleh 100 murid inti sekte Feniks api. “Gelombang Naga Hitam!”
Shen Zhou melepaskan pukulan ke arah aula Sekte Feniks Api. Dari telapak tangan kanannya keluar siluet Naga hitam bermata merah dan melesat ke arah aula sekte Seniks api, hingga membuat 100 murid sekte Feniks api yang sudah terkapar hancur tubuhnya menjadi kabut darah setelah dilewati oleh siluet Naga tersebut.
...ZRASH! ZRASH!...
Siluet Naga hitam tersebut terus melesat dan menabrak dinding yang membatasi ruangan pertama dan ruangan aula Sekte Feniks Api hingga membuat dinding pembatas itu jebol.
Siluet Naga itu tidak berhenti dan terus melesat dengan suara raungan yang cukup memekakan telinga. Tetua Dizan melesat dan menyelimuti telapak tangan kanannya dengan aura energi chi yang sama dari jurus gelombang Naga Hitam. Lalu dihantamkan ke siluet Naga hitam.
__ADS_1
...BOOM!...
Suara ledakan keras disertai kepulan cahaya, debu dan asap menghalangi pandangan. Setelah mereda tampak pria berjanggut putih dengan jubah merah masih berdiri tegak dan siluet naga hitam itu telah lenyap.