
Zhou Yu juga mengeluarkan sebuah golok dan melesat ke arah Shen Zhou dan menebaskan golok yang diselimuti oleh elemen api.
...TRANG! TRANG! ...
Pedang Qin Long dan golok Huan Fu beradu, hingga memunculkan percikan api. Hanya dalam beberapa hembusan nafas, mereka sudah melancarkan ratusan gerakan tebasan. Kecepatan Zhou Yu mampu mengimbangi kecepatan gerakan tubuh Shen Zhou.
“Sampah ini benar-benar tolol, mau melawan Jendral Zhou Yu yang sudah naik ke tingkat Kaisar Perang Bintang Dua. Sebentar lagi kamu akan merasakan rasa sakit yang tidak bisa kamu tahan,” gumam Sun Ce dengan tersenyum sinis ke arah Shen Zhou.
“Tebasan langit!” seru Zhou Yu melepaskan tebasan secara vertikal ke arah Shen Zhou setelah dirinya terpundur.
...SWUSH!...
Bilah energi berbentuk sirip hiu keluar dari bilah Huan Fu dan membelah udara di sekitarnya dan menuju ke arah Shen Zhou.
...BOOM!...
Bilah energi sirip hiu tersebut mengenai tubuh Shen Zhou dan meledak, sehingga menciptakan kepulan cahaya, debu dan asap yang menghalangi pandangan.
“Mampus kau bedebah, hahaha ….” Zhou Yu dan Sun Ce serentak tertawa penuh kemenangan.
Namun, tawa itu hanya bertahan selama 5 detik. Setelah kepulan asap itu mereda dan menampakan tubuh Shen Zhou yang masih utuh tanpa luka sedikitpun.
“Atah-atah … hahaha …. Sungguh sakit, pantat ini sungguh sakit terkena tebasan Jendral Zhou Yu.”
Shen Zhou tertawa sambil menunggingkan pantat ke arah Jendral Zhou Yu untuk mengejeknya.
Sun Ce kesal diejek seperti itu, dan melesat cepat ke arah Shen Zhou untuk menyerangnya menggunakan kedua ayunan tonfa.
Shen Zhou membiarkan Sun Ce memukuli tubuhnya untuk mempermainkan pangeran Mahkota Kekaisaran Wu yang telah merubah cara berpikir Yun Zishan menjadi perempuan yang sangat licik.
“Mati kau! Sayap Feniks! “ seru Sun Ce mengayunkan kedua tonfa miliknya dan menimbulkan gelombang energi api seperti siluet kedua sayap burung yang besar menghantam tubuh Shen Zou.
__ADS_1
...BOOM!...
Tubuh Shen Zhou meledak dan terpundur sejauh 100 meter. Lagi-lagi kepulan cahaya, asap, dan debu menghalangi pandangan membentuk siluet jamur yang membumbung ke atas langit.
Pukulan tonfa yang diayunkan oleh Sun Ce menggunakan 90% energi chi miliknya dan itu bisa membunuh 100 kultivator di tingkat Dewa Perang Bintang Delapan hanya dalam sekali serang.
“Atah-atah …. Api ini membakarku. Aduh-aduh ….” Shen Zhou berguling-guling di permukaan tanah mengejek Sun Ce yang tidak bisa membakarnya menjadi debu dengan jurus pamungkas miliknya itu.
"Sialan!" teriak Zhou Yu dan Sun Ce serentak dengan menggertakan gigi disertai urat otot yang menonjol di sekujur tubuhnya.
Keduanya kini melesat ke arah Shen Zhou yang sedang tengkurap menunggingkan pantat ke arah mereka berdua.
Sun Ce dan Zhou Yu melesatkan tendangan menyapu dari bawah ke atas ke pantat Shen Zhou dan membuat pria bermanik mata biru itu terlempar ke udara.
Shen Zhou hanya ingin bermain-main dengan Sun Ce dan Zhou yu hingga energi chi di dalam dantian mereka berdua habis tidak tersisa.
"Aaaaargh!"
"Aaaaargh!"
...SWUSH!...
Sinar laser yang sangat besar dan mampu memecah udara yang dilewatinya disertai fluktuasi udara yang membentuk deru angin yang sangat besar menghantam Shen Zhou.
...SWUSH!...
Kedua tangan Shen Zhou disilangkan, untuk menahan sinar laser yang semakin lama semakin besar menghantamkan tubuhnya. Shen Zhou terpundur ke atas dan semakin tinggi dari ketinggian 100 meter menuju ketinggian 200 meter.
Pria berambut hitam tersenyum puas bisa bertarung seimbang dengan Zhou Yu dan Sun Ce. Walaupun saat ini serangan kedua kultivator tersebut mampu membuatnya muntah darah akibat menahan energi pukulan Dewa Api.
Pedang Xuan Wu keluar dari kehampaan dan menusuk pinggang Shen Zhou untuk memulihkan lukanya. Pedang Qin Long tidak berada disisi Shen Zhou dan sudah melesat ke arah Sun Ce tanpa disadari oleh mereka berdua. Sesaat sinar laser menghantam silangan tangan Shen Zhou.
__ADS_1
...JLEB! ...
Pedang Qin Long tepat mengenai perut Sun Ce dan menembusnya. Dia langsung memuntahkan seteguk darah, “Guhak! Bagaimana bi-bisa?”
Shen Zhou menargetkan Sun Ce, karena dia sudah kehabisan energi chi. Bagi para kultivator, kehabisan energi chi sama saja dengan menunggu mati. Maka dari itu Shen Zhou mempercepat kematian Sun Ce dengan melemparkan pedang Qin Long ke arah perut Sun Ce untuk membunuhnya.
...JDAR!...
Tubuh Sun Ce tersambar petir kuning yang keluar dari langit. Energi petir tersebut ditembakkan Qin Long ke langit sesaat setelah menembus perut Sun Ce. Kemudian awan memantulkan energi petir kuning sepuluh kali lipat dan menyambar tubuh Sun Ce untuk membuatnya menjadi debu.
...BOOM!...
Sinar laser besar yang menghantam silangan kedua tangan Shen Zhou meledak, setelah Sun Ce tewas menjadi butiran debu. Suara ledakan petir tersebut juga sebagai sinyal untuk Kekaisaran Wei, bahwa Shen Zhou berhasil menundukan Kerajaan Angin Utara.
Supaya pasukan Kekaisaran Wei segera menyerang Kerajaan Angin Barat, sesuai surat yang dibawa Kun Lun untuk disampaikan kepada Kaisar Cao Cao. Jendral Zhou Yu dadanya mulai kembang kempis dengan lengan kiri penuh cairan merah.
Petir kuning itu juga mengenai lengan kirinya yang ceroboh berada di dekat Sun Ce. Namun, dia tidak menyerah untuk membunuh Shen Zhou. Walaupun energi chi miliknya hanya tersisa 10% di dalam dantian-nya.
Zhou Yu meremas goloknya dan dibentuk menjadi bola, lalu ditelannya mentah-mentah. Dantian-nya melebar setara dengan danau seluas 1 km yang dipenuhi elemen api yang berkobar-kobar.
Ruam akar berwarna merah yang merupakan jaringan urat otot diseluruh tubuhnya menonjol besar. Tubuhnya membesar dan semakin membesar, hingga mengeluarkan cahaya yang semakin lama semakin terang. Terjadi fluktuasi udara dalam radius 50 meter dan tanah yang diinjak oleh kedua kaki Zhou Yu ambles.
"Aku akan membawamu bersama menemui raja neraka. Jurus ledakan galaksi!" teriak Zhou Yu dan membuat tubuhnya mengembang seperti balon yang sedang ditiup dengan cepat.
"Formasi empat arah mata angin!"
Shen Zhou yang merasa terdesak dan tidak bisa menghindari jurus ledakan galaksi milik Zhou Yu membentuk kubah pelindung berwarna emas transparan untuk melindungi tubuhnya dari gelombang energi ledakan yang akan dikeluarkan oleh tubuh Zhou Yu.
Tubuh Zhou Yu semakin lama semakin besar seperti balon raksasa seluas 100 meter. Shen Zhou pun gemetar melihat tubuh Zhou Yu mengembang dan bersiap meledak. Jika dia kabur, maka tubuh Zhou Yu akan mengikuti kemanapun dia pergi.
Jurus itu memang diatur untuk menyerang target dimanapun berada. Bahkan gelombang energi ledakannya bisa menghancurkan satu kerajaan dalam sekali ledakan. Maka dari itu, Shen Zhou harus menghadapinya dan tidak kabur kemanapun yang bisa membunuh manusia selain dirinya.
__ADS_1