
Setelah keluar dari Paviliun Bunga Malam, Shen Zhou pergi ke semua toko yang berada di pusat kota Angin Utara dan membeli semua stok too tersebut sampai habis.
Perbuatan Shen ZHou tersebut membuat geger semua warga Kerajaan Angin Utara karena akan berdampak buruk dengan sumber daya kehidupan di Kerajaan Angin Utara.
“Semuanya beres.” Shen Zhou tersenyum licik dan menggesek-gesekan telapak tangannya beberapa kali. Lalu melesat ke arah hutan dimana Kai Yue sedang menunggunya.
***
Gubuk reot, hutan sebelah timur Kerajaan Angin Utara.
“Aku pulang!” Shen Zhou berteriak dari luar pintu gubuk reot, lalu masuk dan melihat wajah Kai Yue sangat pucat. Dia demam dan kondisi badannya menurun drastis setelah mengorbankan semua tingkat kultivasinya untuk menyembuhkan Shen Zhou. “Yue’er!”
Shen Zhou berlari cepat dan menangkap tubuh Kai Yue yang akan jatuh ke permukaan tanah, “Kamu tidak apa-apa?”
“Aku hanya pusing dan mual seperti wanita sedang hamil —”
“Apa?! Hamil, siapa yang melakukannya. Aku akan hajar dia sampai bertanggung jawab,” sungut Shen Zhou berapi-api.
“Ya, kamu siapa lagi. hajar saja dirimu sendiri,” balas Kai Yue dan membuat Shen Zhou menjatuhkan rahangnya.
“A-aku?! Ba-bagaimana bisa?! Kita kan belum anu itu … anu itu … anu i-itu,” jawab Shen Zhou dengan raut muka bingung, karena kebingungan harus mengatakan apa pada Kai Yue.
“Bukankah kalau aku melihat laki-laki yang tak memakai sehelai benang itu bisa hamil?” jawab kai Yue polos dengan raut pucat pasi dan tubuhnya lalu didudukkan Shen Zhou di atas tempat tidur.
SHen Zhou lalu tertawa terbahak-bahak sampai berguling-guling di atas permukaan tanah, karena mendengar jawaban Kai Yue yang sangat konyol, “Hahahaha …. Hahahaha …. Aduh, perutku sakit, hahaha ….”
“Kenapa? Memangnya jawabanku lucu, hmph!” Kai Yue kesal dan menggembungkan pipi dan memalingkan mukanya dari Shen Zhou.
__ADS_1
"Bukan begitu. Apakah kamu belum pernah memiliki kekasih?” tanya Shen Zhou dan sudah duduk dengan menahan tawanya, “Pfffft, hahaha … pfftt ….”
“Wanita iblisku sepertiku man ada yang mau. Mereka akan ketakutan kalau mereka melihat sosokku yang seperti ini.” Kai Yue merubah tubuhnya menjadi bentuk iblis yang memiliki dua tanduk, dua sayap, dan kedua taring panjang di bibirnya.
Shen Zhou melebarkan mata, tapi dia tidak takut sama sekali. Malah menurutmu itu cantik dan sangat menggemaskan. Dasar laki-laki yang sudah tak waras, cinta memang tidak ada logika.
“Menurutku kau cantik. Hanya orang yang bodoh selalu menilai sesuatu dari fisiknya bukan dari nilai substansinya.”
Shen Zhou menatap tubuh Kai Yue dengan tatapan cabul dan hasratnya muncul tiba-tiba ingin merengkuh nikmatnya kemolekan tubuh wanita iblis yang memiliki bibir seksi dan merah merekah tersebut.
Kai Yue merubah kembali tubuhnya menjadi manusia dengan menunduk malu, karena tubuhnya ditatap Shen Zhou dengan tatapan cabul.
Seketika Shen Zhou hilang akal dan menanggalkan pakaiannya membuat degup jantung Kai yue tak karuan seperti genderang mau perang.
Apalagi ketika Shen Zhou meliuk-liukan gerak perutnya melakukan gerakan tari perut dan tari Ular Kobra, mata Kai Yue begitu berbinar-binar. Dia seperti mendapatkan durian runtuh saat ini.
Rasa lemah, letih, loyo, dan lesu yang dialami Kai yue langsung hilang seketika setelah melihat Shen Zhou menari dengan gerakan perut yang meliuk-liuk.
Benda pusaka itu menegang kuat, membuat Kai Yue penasaran ingin memegangnya, dan untuk mengobati rasa penasarannya itu tangannya dijulurkan perlahan ke arah benda pusaka tersebut.
Tangan kanan Kai Yue langsung menyergapnya dan membuat Shen Zhou mengerang nikmat dan tersadar, “Aaaaauooo …!”
Tubuhnya langsung lunglai dan jatuh ke pelukan Kai Yue. Untung saja Kai Yue Kaget setelah benda pusaka menembakan cairan hangat itu dan melepaskan cengkraman tangannya. Kalau tidak, tangannya akan terkotori oleh cairan hangat yang membuatnya penasaran.
“Maafkan aku. Aku bersalah.” Shen Zhou mencoba melepaskan tangannya dari pelukan tangannya dari pinggang Kai Yue, tapi tidak bisa. Karena tubuhnya terlalu lemas dan entah kenapa ini baru pertama kalinya terjadi pada Shen Zhou.
“Sial, kenapa aku malah berbuat hal yang memalukan seperti ini gara-gara cinta? Cinta membuatku tidak waras rupanya. Padahal tinggal aku mengatakannya aku cinta padamu, maukah kau menikah denganku? Itu saja susah, kampret,” batin Shen Zhou kesal terhadap dirinya sendiri.
__ADS_1
Keduanya badannya lemas dan tak bisa digerakan. Mau tak mau Kai Yue mendorong tubuh Shen Zhou dan tidur dengannya dalam satu ranjang.
Setelah Shen Zhou berhasil didorong dan turun dari badan Kai Yue, dengan sekuat tenaga gadis berambut hitam tersebut turun dan berjalan dengan agak limbung untuk mengambil pusaka Naga Putih untuk dipakaikan ke tubuh Shen Zhou.
Pria bermanik mata biru tersebut kasihan melihat wajah Kai Yue semakin pucat. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa untuk memulihkan tubuhnya yang setiap detik bertambah lemah.
Dengan tubuh lemah, keduanya tidur dalam satu ranjang dan memejamkan mata sambil berpelukan dengan memendam rasa cinta pada hati masing-masing.
***
Keesokan paginya.
Tubuh Shen Zhou pulih, tapi tubuh Kai Yue semakin lemah dan sedang demam tinggi. Pria berambut hitam itu bingung.
Dia langsung ingat jika dia telah membeli banyak pil dan memasukkannya pada mulut Kai Yue. Tapi tetap saja setiap pil yang dimasukkan pada mulut Kai Yue, semuanya tidak bisa memulihkannya.
“Yue’er, apa yang sebenarnya terjadi dengan tubuhmu? Aku khawatir padamu. Katakan padaku apa yang bisa aku lakukan?” tanya Shen Zhou dengan air mata yang menggenang, sebab tak tega melihat Kai Yue semakin pucat wajahnya.
“Aku kehilangan semua energiku dan hanya bi-bisa dipulihkan dengan berendam di kolam Naga Darah atau membuat sebuah pil tingkat Legenda bernama pil sembilan bulu. Pil itu sangat susah dibuat, membutuhkan sumber daya yang sulit di-ditemukan,” jawab Kai Yue terbata-bata karena menahan rasa sakitnya.
“Kita akan pergi ke Kekaisaran Han. Guruku pasti tahu mengenai informasi mengenai Kolam Darah atau pil sembilan bulu.”
Shen Zhou mengangkat tubuh Kai Yue dengan raut muka khawatir dan menggendongnya ala bridal style. Lalu terbang melesat secepat mungkin menuju Kekaisaran Han dan sudah tak memperdulikan lagi dengan Kerajaan Angin Utara da Yun Zishan atau keluarga Shen.
Shen ZHou yang sedang terbang diikuti seseorang dari kediaman Klan Kai dan menuduhnya telah melukai Kai Yue. Dia adalah orang yang mencintai Kai Yue dan salah satu anggota elite Klan Kai bernama Kai Shin.
Pria berponi miring ke kanan dengan warna rambut hijau tersebut selama ini terus membuntuti Kai Yue.
__ADS_1
Kai Shin memukul punggung Shen Zhou dan membuat Kai Yue terlempar ke udara. Kai Shin langsung melesat ke arah Kai Yue untuk menangkap tubuhnya agar tidak jatuh ke permukaan tanah dan membawa Kai Yue masuk ke dalam retakan celah dimensi menuju kediaman Klan Kai di alam Nirwana.