Penentuan Arah

Penentuan Arah
hubungan tanpa setatus


__ADS_3

Seiring berjalanya waktu Alilna dan Alpin pun semakin dekat dan akrab saja


mereka bagai sepasang kekasih seperti para remaja pada umumnya dan semakin jauh dengaan Kamila sang sahabat


"mil pulang bareng ya,sekalian ada yg mau di omongin"


"engga ah aku udah ada janji,lagian aku tau ko apa yg ingin kamu omongin"


"ya jangan gitu dong mil,padahal aku kangen banget sama kamu udah lama kita engga pernah jalan bareng"


"ya karna kamu terlalu sibuk dengan pangern mu itu sampai-sampai lupa kalau ada orang lain yg kamu lupakan,ya itu aku teman mu ini yg lebih dulu menemani mu setiap harinya sebelum ada dia"


"ko kamu ngomongnya gitu sih mil,tega banget"


"ya emang gitu kenyataan nya kenapa engga suka,engga terima,mau marah


Dasar nyebelin "


Kamila pun pergi meninggal kan Alina yg sedang bingung dengan sikap sahabatnya itu


"Al kita pulang yu"


Ajakan Alpin pun membuyar kan berbagai pertanyaan di kepala Alina

__ADS_1


"pin kenapa ya ahir-ahir ini aku lihat sikap Kamila berubah"


"berubah apanya,mungkin itu hanya perasaan kamu aja"


"masa kamu engga lihat, penampilan nya saja sekarang seperti itu terus dari cara berpakayan nya seperti orang lain saja sampai-sampai aku engga mengenalinya"


Alina menceritakan ketida sukaan nya terhadap penampilan baru Kamila sang sahabat karena yg dia tau Kamila itu penampilanya sederhana dan engga mau di repotkan dengan berdandan tapi sekarang justru malah kebalikanya


sedanggkan orang yg jadi bahan perbincangan Alina dan Alpin dia sedang tersenyum bahagia karena dia sedang bersama seorang pemuda yg baru beberapa minggu dekat dengan nya


"K besok ada waktu ga"


"emang ada apa Bi"


"mmm boleh jam berapa"


"besok aku kabari,kita ketemu di tempat biasa ya"


"yah dikirain mau jemput ke rumah,ya uda deh engga papa"


"nah gitu dong aku makin suka kalau kamu nurut"


Ya itu yg membuat Kamila jadi berubah dia mempunyai teman dekat semenjak Alina dan Alpin selalu bersama seolah melupakan Kamila

__ADS_1


Kamila mempunya seorang teman dan entah siapa dan dari mana dia berasal yg dia tau dia sangat menyukai pemuda yg sedang bersamanya sekarang meskipun mereka tida mempunyai setatus yg jelas tapi kamila tida mempermasalah kan akan itu yg jelas kebersamaan mereka melebihi batas wajar


siang berganti malam dan kini telah kembali menjadi pagi dimana hari ini Kamila akan menemui seseorang yg sudah beberapa minggu menemani nya


kamila menunggu pemuda yg selalu mengisi hari-hariny karena mereka selalu meluangkan waktu baik itu melalui pesan atau bertemu secara langsung seperti sekarang


"lama ya nunggu"


"lumayan"


"langsung berangkat aja atau mau kemana dulu"


"langsung aja "


"kenapa K udah engga tahan ya,dengan senang hati akan ku turuti kemauan mu "


Mereka pergi menggunakan kendaraan Kamila menuju tempat yg sering mereka datangi


Sebuah vila yg ukuranya tida trlalu besar tapi sangat terawat dan Kamila pun tida tau ini vila milik siapa yg dia tau setiap mereka melepas rindu dia selalu di ajak kesini


"bi ko kesini lagi sih,aku jadi malu kalau sering-sering datang kesini,takut ketahuan"


Bisik Kamila pada pemuda yg biasa di panggil Bi itu

__ADS_1


"tida papa ,kamu tenang aja,kita bakalan aman jadi jangan cemas gitu aku makin gemes melihat nya"


__ADS_2