
setelah penolakan yang di berikan Bi kepada dirinya Kamila tidak pernah menghubungi atau pun bertemu langsung dengan Bi
begitu pun sebaliknya bahkan Bi seolah menghilangkan diri tanpa jejak
hari-hari yang di lalui Kamila kini begitu banyak perubahan dari yang tadinya tidak memperdulikan bagaimana dan akan seperti apa isi di dalam perutnya ia tidak peduli kini malah terjadi sebaliknya
Kamila kini menerima anak yang masih di dalam perutnya dia dengan rutin minum susu ibu hamil walaupun harus dengan cara sembunyi-sembunyi karena takut ayah dan ibunya curiga
Kamila pun mempelajari bagaimana cara hidup sehat untuk ibu hamil bahkan sampai mengikuti senam hamil walaupun hanya melalui layar ponsel dia mengikuti setiap aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil
"yang sehat ya nak kamu di dalam perut mama maaf kan mama yang sempat ingin menghilangkan diri mu tapi percayalah mulai sekarang apapun yang terjadi nanti kita akan tetap selalu bersama mama sayang kamu"
__ADS_1
minggu telah berganti bulan dan akhirnya Kamila mendapatkan sertifikat kelulusannya
semua teman-tema nya menyusun rencana untuk merayakan hari kelulusan mereka tapi tidak dengan Kamila
"Mila gimana kalau nanti kita pergi ke villa yang di atas sana"
"villa"
mendengar kata villa seolah memutar ingatan Kamila kembali ke belakang
Alina yang penasaran bagaimana indahnya villa yang berbeda di atas sana dan akan seindah apa kalau pemandangan dari atas sana walaupun harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk menyewa sebuah villa tapi karena rencananya akan pergi rame-rame jadi mereka sudah berencana untuk patungan
__ADS_1
"maaf Al sepertinya aku engga bisa deh soalnya aku udah punya rencana lain jadi enggak apa-apakan "
"kenapa Mil kamu enggak berani minta izin sama ibu biar aku saja deh yang meminta izinnya sama ibu pasti dia akan mengerti dan akan ngasih izin "
"bukan seperti itu Al aku malas saja untuk bepergian apalagi ini kan rencananya akan menginap jadi enggak apa-apakan kalau aku tidak ikut "
"ya udah deh Al jangan di paksa enggak apa-apa kalau dia engga mau ikut karena akan percuma kalau kita paksa nanti dia akan nangis lagi minta pulang malam-malam lagi ingin tidur di peluk ibunya kan repot"
ucapan salah satu teman mereka yang tidak ingin memaksa Kamila untuk ikut karena terlihat dengan jelas sepertinya Kamila tidak ingin pergi
semuanya sudah punya acara begitu pun dengan Kamila dia enggan untuk bepergian walaupun dia sebenarnya ingin ikut ke villa yang di atas sana tapi dia takut kalau sampai dia melahirkan di sana dan akan membuat kehebohan yang tidak bisa di bayangkan olehnya walaupun itu pasti akan terjadi karena ini sudah bulannya
__ADS_1
sebelum berangkat Alina menyempatkan diri untuk menemui Kamila dia bingung dan penasaran kenapa Kamila tidak ikut karena setahu Alina Kamila paling suka diajak bepergian apalagi kalau bersamanya dia yang akan paling heboh dan semangat
"Mil sebenarnya ada apa dengan kamu, apa ada masalah"