Penentuan Arah

Penentuan Arah
maaf


__ADS_3

Bi bingung dengan semua ini dia harus apa dan bagaimana Bi juga kasian dengan keadaan Kamila dia juga tidak tega melihat Kamila harus menyembunyikan aibnya sendirian Bi pun harus menyaksikan saat Kamila mengalami morning sickness dia melihat itu semua dimana saat Kamila harus menahan rasa mual nya dan betapa tersiksanya saat ingin mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya tapi dia harus menahan suara yang keluar dari dalam mulutnya Bi pun berpikir jikalau itu terjadi padanya dia pasti tidak akan sanggup


tapi entah apa yang membuat Bi harus menolak anak itu padahal mereka bisa mempertanggung jawabkan perbuatan mereka dan bisa sedikit membantu meringankan beban yang sedang di tanggung Kamila


ketika Kamila melihat reaksi Bi saat merasakan gerakan kecil dari dalam perutnya dan begitu antusiasnya saat melihat perut buncitnya yang bergerak-gerakan Kamila pun mencoba memberikan diri untuk mengajak Bi menjadikan mereka sebagai keluarga


tapi itu hanya keinginannya saja nyatanya Bi menolaknya lagi dan lagi bahkan sampai mengeluarkan kata-kata yang sangat menyakitkan dan itu sangat melukai hati Kamila

__ADS_1


"Kamu jangan pernah berharap dan bermimpi untuk kita bisa hidup bersama karena itu tidak mungkin akan terjadi tidak akan walaupun itu hanya dalam mimpi karena aku tidak akan pernah mewujudkannya


kamu jangan banyak bertingkah sudah bagus orang tua kita tidak tahu jadi kamu jangan coba macam-macam dengan keinginan kamu ini"


Bi sungguh takut kalau sampai itu terjadi dia tidak mungkin menikahi Kamila karena dia berniat hanya mencari hiburan sesaat bukan terikat hubungan yang sah dengan orang yang baru beberapa bulan ia kenal dan ia rusak masa depannya


"maaf kan mama nak maaf karena sudah menyakiti kamu "

__ADS_1


kata maaf yang Kamila ucapkan terdengar dengan jelas oleh telinga Bi dan belum sempat Bi bertanya apa maksud dari perkataan Kamila mulut Bi seakan di bungkam dengan ucapan terima kasih dan di tanpar oleh perkataan


"terimakasih Bi atas semua yang sudah kamu berikan dan lakukan kepada ku dan terimakasih kamu sudah menanamkan benih kamu di rahimku dan ini akan ku jadikan sebagai pelajaran yang amat sangat berharga dalam hidupku bahwa jikalau kita menyukai lawan jenis jangan sampai menyerahkan kehormatan kita karena ketika dia sudah merasakan kenikmatannya ia enggan untuk mengakhiri dia akan terus dan terus memintanya ketika bertemu kembali dan ketika dia di tuntut pertanggung jawaban dia akan berperilaku seperti orang yang lupa ingatan seolah lupa apa yang pernah ia perbuat kepada lawan jenisnya dan kuharap hanya kepada aku kamu melakukan perbuatan seperti ini Bi jangan sampai ada Kamila yang lainnya di luar sana"


setelah selesai mengutarakan isi hatinya Kamila pun berlalu pergi meninggalkan Bi tanpa mau memberikan badan sedikit pun dia sudah bertekad untuk mengakhiri ini dan tidak mau menengok ke belakang lagi di akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sendirian


,

__ADS_1


__ADS_2