Penentuan Arah

Penentuan Arah
murid baru


__ADS_3

Kelas akselerasi merupakan kelas khusus untuk anak-anak berbakat yang program kegiatan kelasnya dipercepat dalam hal waktu dan kurikulum pembelajaran.


Misalnya, SMP membutuhkan waktu 3 tahun untuk lulus, namun pada kelas akselerasi, waktu belajar hanya ditempuh dalam waktu 2 tahun saja.


suatu keberuntungan bagi Ara bisa mengikuti kelas akselerasi karena tidak semua orang bisa memiliki otak cerdas seperti dirinya


dan kini Ara sudah masuk sekolah menengah atas semester akhir


tidak mudah bagi Ara bisa mengikuti kelas akselerasi ini, karena Ara juga harus mengikuti serangkaian tes, dan harus mampu menguasai perogram kurikulum akselerasi


bukan murid baru tapi Ara harus bisa menyesuaikan diri


Ara kembali satu sekolah dengan Nana dan Arya,Mereka adalah kakak kelasnya dulu waktu masih di sekolah menengah pertama dan kini dia malah jadi satu angkatan dengannya


"selamat Ra, hebat kamu, sumpah aku enggak nyangka kalau yang menjadi murid akselerasi itu kamu, dan aku sering dengar kabar itu tapi tidak pernah mencari tahu siapa orangnya, ternyata itu Kamu Ra hebat kamu bisa ngejar kita, enggak nyangka otak mu secerdas ini ternyata, makin bangga aku sama kamu Ra"


Ara hanya manggut-manggut saja tanda menanggapi ucapan Arya


"Lo kenal Ya sama anak baru ini?"


"dia temen gue, emangnya kenapa?"


"ohhh, pantesan Lo so akrab gitu, padahal dianya judes gitu"


Ara melirik orang yang mengatainya judes dengan Arya bergantian


sementara Arya merasa tidak enak hati kepada Ara karena temannya mengatainya di depan orangnya


"gue suka sama yang judes"


teman-teman Arya menertawakan ucapan tersebut


"bucin Lo,kalau Lo suka sama yang ini,lalu mau Lo kemanain tuh si Karisa,mana orangnya nyamperin ke sini lagi "

__ADS_1


dengan kompak mereka melihat kearah lorong sekolah


"nah kan Lo ketauan, baru juga pdkt udah di labrak duluan"


"beb ngapain sih di sini?aku nyariin loh dari tadi, dan ini siapa? ngapain kalian duduk dempetan gini kaya orang lagi pacaran aja"


Karisa tidak terima melihat Arya duduk bersebelahan dengan Ara sehingga dia menarik Arya agar berdiri di sampingnya


"ngapain Lo dekat-dekat sama cowok gue, ganjen banget sih Lo"


"apa-apaan sih Ris jangan bikin malu gue di sini ya, dia temennya gue waktu di sekolah menengah pertama dulu"


"oyah, bukannya ini anak yang mengikuti kelas akselerasi itu kan?"


"iya Lo benar, gue anak akselerasi,kenalin nama gue Tara, gue dulu satu sekolah bareng Arya, gue juniornya Arya"


Ara berdiri dari duduknya dan mengenalkan dirinya sebagai Tara, dia sudah enggan menggunakan nama Tiara lagi, bahkan kalau bisa dan tidak memerlukan segala macam sarat Ara ingin mengubah namanya


"Lo tenang aja karena gue enggak tertarik sama pacar Lo ini, tapi gue enggak bisa jamin kalau dianya yang tertarik dan suka sama gue,bener gak Ar?"


Ara tersenyum kearah Arya dan itu membuat Arya menjadi semakin serba salah


"Ar, Ra, Ar, Ra ohhh my God, sampai mempunyai nama panggilan yang hampir sama, gak boleh, ini enggak boleh terjadi, pokoknya Arya pacar gue"


saat sedang rame-rame karena ulah lenjenya Karisa Nana datang menghampiri mereka


"Ra ini beneran Lo kan, Lo Tarakan?"


"hmmm"


"hahaha sumpah gue seneng banget bisa satu sekolah lagi barengan lo"


Nana begitu antusias saat di pertemukan lagi dangan Ara tapi terlihat begitu berbanding terbalik dengan Ara, Ara seolah tak menanggapi perkataan Nana

__ADS_1


keseharian Ara sekarang di sekolahnya adalah di gerocoki Nana dan Karisa


Nana yang begitu menyukai Ara dari pertama Ara memasuki sekolah menengah pertama yang sedang mengikuti masa orientasi siswa


sedangkan Karisa dia menempel kepada Ara seolah-olah sedang mengawasi Ara dan Arya


karena dia jadi mata-mata orang tuanya Arya


dan Arya pun tau itu


"Ra Lo tau nggak?"


"enggak tau"


jawaban lempeng Ara membuat gemes Karisa dan ingin mencakar-cakar mukanya


"heuh susah kalo ngomonnya sama jalan tol"


Karisa ngedumel langsung di hadapan orangnya


"gue tau, ada anak baru pindahan dari luar negeri kan?"


"tau dari mana Lo Na?"


"tu lagi jadi trending topik, hampir semua murid perempuan ngomongin murid baru itu "


"ouh, gimana kalo kita taruhan?"


Karisa mengundang masalah di kemudian harinya


"maksud Lo?"


"siapa di antara kita yang bisa jadi gebetannya dia akan menjadi terhebat di antara kita, gimana"

__ADS_1


__ADS_2