Pengantin Untuk Mafia Dingin

Pengantin Untuk Mafia Dingin
Amukan Dave


__ADS_3

"Di mana dia?",tanya Zaki saat turun dari mobil diikuti Mark dari belakang.


"Di dalam Tuan",jawab salah satu anak buah Dave.


Zaki melangkah masuk kedalam markas yang sudah lama tak lagi ia datangi.Pria itu telah menyerahkan semuanya pada Dave semenjak ia menikah dan memprioritaskan keluarga kecilnya.


"Jadi kau yang bernama Dokter Ardi?",tanya Zaki menatap datar pria yang kini duduk terikat tali.Pria itu di bekuk oleh Theo karena diam diam Mark mengirimkan pesan pada Theo jika mereka diikuti.


"Iya...",jawab Ardi.


"Apa tujuanmu mendekati adikku, Juwita.Dia sudah bersuami dan kau pasti tau itu",ujar Zaki.


"Aku hanya ingin memberitahunya jika suaminya itu seorang mafia dan juga telah menghancurkan karirku",jawab Ardi.


"Apa yang kau perbuat hingga Dave menghancurkan karirmu.Tak mungkin Dave memberikan pelajaran pada seseorang jika kau tidak menyinggungnya",ujar Zaki.


Ardi gelagapan,tak mungkin ia mengatakan kalau sudah mengirim pesan pada Juwita dan mengungkapkan perasaannya.


"Kamu menganggu istrinya?",skak Zaki menatap tajam Ardi.


"Ti-tidak",jawab Ardi gugup dengan keringat yang mengalir di tubuhnya karena tatapan Zaki membuat nyalinya menciut.


"Jangan membodohiku anak muda.Tak mungkin seseorang mengusikmu jika kamu tidak mengusiknya lebih dulu.Tanpa kau bicara aku sudah tau kebenarannya.Aku ingin kau bicara jujur",ujar Zaki tersenyum iblis.


"Lepaskan aku,aku ingin memberitahu Juwita jika dia menikahimu seorang monster", teriak Ardi disisa keberaniannya.


"Hahaha... bagiamana jika adikku menerima Dave yang merupakan seorang mafia?",tanya Zaki tertawa jahat.


"Kakak macam apa kau ha, memberikan adikmu pada pria monster itu",jawab Ardi mengepalkan kedua tangannya.


"Kau tau istilah seekor singa akan berubah menjadi kucing persia yang lucu jika sudah bersama pawangnya?. Sekejam apapun seorang pria jika sudah menyangkut wanitanya dia akan melakukan apapun.Dan kau ingin tau seperti apa itu masih berwujud manusia,hm?.Masih untung Dave menghancurkan karirmu tidak sampai dengan organ tubuhmu yang berakhir dipasar gelap",ujar Zaki menatap pria itu penuh dengan kebencian.


Zaki sangat tau kondisi kesehatan adik sepupunya itu.Dia juga tak menyalahkan Dave dengan apa yang terjadi.Sepupunya yang ingin menikah dengan Dave karena terlanjur hamil anak Dave.Dan itulah resiko yang adiknya itu terima menikahi seorang mafia.


Bohong jika nyali Ardi tak menciut melihat tatapan tajam yang diberikan Zaki padanya.Tapi ia harus menyelamatkan Juwita dari pria yang ia pikir akan membahayakan nyawanya gadis yang ia cintai itu.


"Kau hanya punya dua pilihan, pergi jauh dari kota ini dan jangan lagi mengganggunya kehidupan ruang tangga adikku atau organ tubuh mu yang berakhir di pasar gelap",ujar Zaki.


"Aku akan tetapi memberitahu Juwita siapa pria yang kini menjadi suaminya itu",kekeuh Ardi.


"Percuma.Juwita tau segalanya dan dia tau suaminya seorang mafia.Dia juga menerimanya",ujar Zaki karena Dave sudah menceritakan pada Zaki tentang Juwita yang sudah tau siapa dirinya.

__ADS_1


"Itu tidak mungkin.Mana ada orang yang mau hidup dalam bahaya yang selalu mengintainya",jawab Ardi.


"Tentu aja ada.Wanita yang mencintai prianya dengan tulus",sahut Dave yang datang tiba-tiba.


"Dave harusnya kamu menemani Juwita dirumah sakit,dia membutuhkanmu",ujar Zaki menatap sebal saudara angkat sekaligus adik iparnya itu.


"Banyak orang yang menemaninya.Aku ingin bertemu langsung dengan pria pengecut yang menginginkan istri orang ini",jawab Dave menatap Ardi dengan rahang yang mengetat.


"Aku sudah lama sekali tidak melakukan sesuatu hal yang ekstrim Dave",ujar Zaki.


"Ck...dia musuhku hanya aku yang berhak mengeksekusinya",jawab Dave.


Mendengar kata eksekusi membuat Ardi merinding hebat.Dua orang pria kejam saat ini ada di hadapannya.Ia yakin tak akan keluar dari tempat ini dalam keadaan selamat.Apakah ia terima saja penawaran Zaki tadi untuk pergi dari kota ini dan tak lagi menganggu Juwita.


"Ck... baiklah tapi ingat Juwita sedang hamil Dave, kamu tidak boleh melakukan hal buruk.Pamali",ujar Zaki tersenyum puas.


"Huffhhh...kamu yang akan melakukannya Tuan Zaki",jawab Dave tersenyum miring karena Zaki akan sangat kesal dengan dirinya memanggil pria itu degan sebutan Tuan.


"Ck... berhenti memanggilku dengan sebutan Tuan, Dave",kesal Zaki.


"Tapi bolehkah aku sendikit bermain-main dengannya?",tanya Dave.


Dave menghampiri Ardi yang terikat tali.Pria itu menatap tajam pria itu seakan ingin membunuh saat ini juga jika tak ingat sang istri yang sedang hamil.


Bugh


Bugh


Bugh


"Beraninya kau berniat menghancurkanku rumah tanggaku", berang Dave dengan tatapan tajam.


"Juwita tak pantas untuk pria sepertimu",ujar Ardi yang terlihat tak berdaya karena pukulan dari Dave di bagian perutnya.


"Lalu pria sepertimu,begitu?",sinis Dave dengan rahang yang mengetat.


"Ya...",jawab pria itu lantang.


"Tapi sayangnya Juwita hanya mencintaiku",ujar Dave.


"Dan selamanya akan tetap seperti itu",sambut Dave kembali memberikan pukulan pada Ardi hingga pria itu muntah darah.

__ADS_1


"Zaki aku serahkan padamu",ujar Dave pergi dari sana.Jika ia tetap berada disana ia tak yakin bisa menahan diri untuk tidak membunuh pria itu.


"Oke brother",jawab Zaki tersenyum iblis.


***


Ceklek


Dave memasuki ruang rawat Juwita yang terlihat masih ada Mama mertuanya disana bersama Fira.


"Dave kamu darimana?",tanya Fira melihat ada bekas darah di tangan anak angkatnya itu.


"Ada urusan Aunty",jawab Dave duduk disebelah brangkar tempat tidur Juwita.


"Kata Dokter, besok Juwita sudah diperbolehkan pulang tapi ia harus badres dulu.Jaga Juwita!,jangan sampai ia stres",ujar Fira.


"Ya Aunty...",jawab Dave.


"Karena kamu sudah datang,Aunty sama Mama Juwita pulang dulu",ujar Fira.


"Ya..."


"Titip Juwita ya nak",ujar Mama Jurus diangguki Dave karena ia masih merasa canggung dengan mertuanya itu.


Setelah kepergian keduanya Dave menatap Juwita yang tidur terlelap.Pria itu menyunggingkan senyumannya.Ia telah melanggar prinsip hidupnya yang tak ingin menikah dan jatuh cinta.Kini ia sudah menikah bahkan jatuh cinta pada seorang wanita yang kini mengandung anaknya.


Teringat akan ucapan Ardi jika ia tak pantas untuk Juwita, benarkah?.Bukankah Juwita mau menerima dirinya lalu dimana salahnya.Untuk pantas dan tidak pantasnya itu adalah sebuah anggapan untuk orang yang tak menyukai hubungan mereka.


Juwita yang meyakinkannya jika wanita ini betul-betul mencintainya bahkan Juwita telah berjuang membuktikannya dengan tetap mempertahankan anak mereka didalam kandungannya meski dia koma.


"Apa benar pria sepertiku tidak pantas untukmu?",gumam Dave dengan kepala tertunduk.


"Kata siapa Mas?",tanya Juwita tiba-tiba.


"Dave mengangkat kepalanya dan menatap Juwita yang menatapnya juga."Kamu sudah bangun?",tanya Dave.


"Katakan!, siapa yang bilang kamu tak pantas untukku?",tanya Juwita balik.


...****************...


Jangan lupa dukungannya ya readerku.aku tunggu hadiah dari kalian

__ADS_1


__ADS_2