PENGUASA DUNIA SIHIR

PENGUASA DUNIA SIHIR
Episode 21 Pertandingan Babak Kedua Part I


__ADS_3

Hari ini adalah pertandingan babak kedua turnamen sihir tingkat anak anak.


terdapat 250 team yang menang kemaren dan memasuki babak kedua.


Hari ini Refo juga bangun pagi pagi sekali untuk berlatih kekuatan fisiknya, setelah itu teman temanya juga mulai bangun satu persatu.


Setelah mandi dan beres beres beserta sarapan, mereka menuju ketempat pertandingan kemaren.


Saat mereka telah berkumpul di ruangan yang ditetapkan, beserta guru pembimbing masing masing, mereka diberi penjelasan tentang babak kedua.


Babak kedua ini adalah babak bertahan hidup dihutan sihir selama tiga hari. Dimana 250 team tersebut, telah diberi peta hutan sihir tempat pertandingan babak kedua ini. Lalu mereka disuruh pergi ke lokasi yang telah ditetapkan. Mereka akan diberi satu gulungan setiap team, yaitu gulungan api bewarna merah, dan gulungan air bewarna biru, mereka harus mencapai suatu titik yang lumayan jauh didalam hutan, yang disana adalah menara khusus yang dibuat untuk ujian ini.


Kalau mereka berjalan mulus akan bisa dilewati dalam 1hari, dan saat sampai di tempat tujuan, disana telah ada kesatria kerajaan, juri beserta guru pembimbing akan menunggu disana. Lalu mereka harus membawa dua gulungan lengkap gulungan api dan air untuk lolos kebabak berikutnya, yang artinya, selain bertarung dengan monster sihir, mereka juga akan bertarung dengan team lain untuk memperebutkan gulungan.


Selama tiga hari mereka akan memperebutkan gulungan dan bertahan. Lalu menuju menara tempat tujuan. Karena waktunya tiga hari dan berada dihutan sihir yang sangat berbahaya, maka ada beberapa titik yang telah di sediakan untuk berlindung jika terdesak, titik tersebut telah diamankan dan dijaga oleh penyihir kuat beserta kesatria kerajaan.


Di titik tersebut dinamakan zona aman didalam peta, peserta yang tidak sanggup lagi mereka disuruh menuju titik tersebut, yang artinya mereka gagal dan di diskualifikasi. Seandainya terdesak dan tidak mampu untuk pergi ketitik tersebut, maka boleh melepaskan sihir api kelangit, sebagai petanda untuk menyerah, dan akan diselamatkan oleh pengawas hebat yang berjaga disekitar arena tersebut.


Untuk menghindari kematian maka beberapa orang hebat telah disiapkan panitia untuk mengikuti mereka secara diam diam sebagai pengawas. Jadi kalau mereka dalam bahaya dan menyerah, maka akan lansung dibawa ke zona aman oleh pengawas tersebut.


Setelah penjelasan tentang babak kedua tersebut berakhir, maka mereka lansung dibawa ke pinggir hutan sihir, dan saat pembagian gulungan juga diberikan satu persatu secara rahasia.


Mereka memasuki hutan sihir juga secara terpisah, dan saat murid sudah masuk ke hutan, semua guru pembimbing dibawa ke tempat tujuan oleh panitia.


Sebelum team refo masuk hutan Bu mut memberi semangat kepada mereka dan memperingatkan untuk berhati hati, dan kalau dalam keadaan terdesak di bolehkan memakai sihir tingkat tinggi. Mereka paham dan mengangguk.


Lalu, setelah itu giliran mereka tiba untuk masuk kedalam hutan sihir. Refo, Rozi, Ravit, Safar, dan Loli, satu persatu mulai berlari menuju kedalam hutan, dan Bu mut pun pergi kemenara tempat tujuan bersama panitia dan guru pembimbing lain nya.

__ADS_1


Saat pertama kali sampai didalam hutan, Refo mengintruksikan untuk tenang dan hati hati, dan mereka pun waspada setelah itu membentuk formasi saat berjalan, Rozi dan Safar didepan, Refo dan Ravit di belakang, dan Loli ditengah.


Mereka memakai mata sihir penilai, dan dapat melihat sekilas ada yang mengikuti mereka dengan aura sihir yang kuat, mereka sadar kalau itu adalah pengawas mereka sesuai penjelasan panitia diawal tadi.


Lalu mereka terus menelusuri hutan sesuai dengan yang ada di peta, mereka mendapat gulungan api bewarna merah, yang artinya mereka harus mencari gulungan air bewarna biru.


Tak lama setelah itu terdengar suara teriakan begitu keras meminta tolong, dan beberapa sihir api dilontarkan kelangit petanda menyerah, baru hari pertama dan belum terlalu jauh kedalam hutan, sudah ada saja yang menyerah.


Karena tempat kejadian tersebut tidak jauh dari team Refo berada, maka Refo menyuruh Rozi memantau dari jauh dengan mata sihir penilai.


Ternyata mereka diserang monster sihir laba laba berlevel 50, dan monster tersebut ada dua ekor.


Karena mereka tidak sanggup melawan, makanya mereka menyerah. Lalu dengan cepat pengawas lansung menyelamatkan mereka, dan mengusir monster laba laba tersebut.


Gulungan yang mereka bawa lansung dibuka pengawas tersebut, dan menguap ke udara seperti menghilang begitu saja. Merekapun di diskualifikasi dan dipindahkan ke zona aman.


Saat pembagian gulungan tadi, panitia memperingatkan untuk tidak membuka gulungan yang dibawa, karena kalau ada yang membuka, akan terjadi hal menyulitkan bagi mereka. Pantas saja, karena saat gulungan dibuka akan menghilang, dan akan sulit mencari dua gulungan sekaligus, apalagi untuk sampai di menara tempat ujuan.


Tak jauh berlari dari tempat anak anak yang menyerah itu, team Refo lalu bertemu dengan monster laba laba level 50 yang di usir pengawas tadi. Lalu mereka dihadang kedua laba laba tersebut, sama halnya waktu mereka tersesat di hutan dulu, namun sekarang mereka tidak lari ataupun takut, kalahkan mereka dengan cepat intruksi Refo.


Safar lansung melontarkan sihir petir tingkat menengahnya yaitu sambaran petir, tiba tiba awan hitam berkumpul dilangit yang berada disekitar mereka, dan terlihat petir lansung menyambar kedua laba laba tersebut, membuat laba laba itu hangus dan mengeluarkan asap,


serta bau gosong laba laba itu tercium disekitar tempat kejadian tersebut.


Pengawas yang menyaksikan hal tersebut kaget, "anak ini memiliki elemen petir dan bisa menggunakan sihir tingkat tinggi " gumamnya dalam hati.


Sekarang Rozi berlevel 40, Ravit berlevel 38, Safar berlevel 36, dan Loli berlevel 32. Level mereka meningkat dalam perjalanan menuju ibu kota kemaren, yaitu saat mengalahkan bandit, dan beberapa monster sihir yang menghalangi mereka waktu itu.

__ADS_1


"Level mereka masih rendah tetapi kekutan sihir mereka kuat", kata pengawas tersebut yang diam diam melihat level mereka dengan mata sihir penilainya, dan dia juga kaget ada seseorang yang tidak memiliki level dan energi sihir hidup didunia ini, tentu saja yang dilihat itu adalah Refo. "Team ini begitu misterius", pikir pengawas tersebut.


Setelah itu team Refo melanjutkan perjalanan dan berharap bisa menemukan team yang membawa gulungan air.


Tak terasa malam pun datang, namun mereka masih belum menemukan musuh dari tadi, dan Refo melihat lokasi mereka saat ini di peta, dan ternyata sudah seperempat perjalanan yang mereka lalui.


Mereka memutuskan untuk beristirahat malam ini, lalu Rozi membuat tempat perlindungan dari sihir tanah, berbentuk seperti kapal selam didalam tanah, hanya menyisakan lubang kecil diatasnya untuk tempat keluar masuk mereka. Lalu Rozi juga membuat jebakan disekitar tempat persembunyian mereka tersebut.


Pintunya juga berada di dalam semak belukar dan tersembunyi, orang dari luar tidak akan menyadari keberadaan mereka, namun mereka bisa melihat gerak gerik diluar, lalu empat orang laki laki berjaga, dan loli disuruh beristirahat.


Karena telah gelap, beberapa saat kemudian bnyak sihir api yang di lontarkan kelangit, itu adalah sinyal petanda untuk menyerah, dan terlihat seperti kembang api dimalam hari. Karena monster sihir akan lebih agresif dimalam hari, maka yang harus dilakukan dimalam hari adalah bersembunyi dan tidak membuat keributan.


Kalau masih memaksakan untuk berjalan di dalam hutan sihir di malam hari, maka akan menjadi mangsa monster sihir, karena itu banyak anak anak yang tidak berpengalaman dikejar monster sihir, lalu mereka menyerah.


Refo dan tiga sekawan sudah berpengalaman dalam hal itu, mereka di ajari oleh pak Zon, dan juga oleh petualang hebat saat itu. Makanya mereka memutuskan untuk menunggu pagi.


Disisi lain ada juga yang berlari menuju titik perlindungan atau zona aman, dan mereka tentu saja lansung ter eliminasi, tak lama setelah itu ada dua team dalam satu kelompok yang berlari di depan tempat persembunyian Refo, mereka dikejar lima ekor monster ular level 25, terlihat mereka terkepung, namun mereka tidak mau menyerah, lalu berhenti dan melawan monster ular tersebut bersama.


Refo dan team yang menyaksikan itu salud kepada kerja keras dan perjuangan mereka.


Saat mereka terdesak dan salah satunya akan digigit ular, sepertinya tidak akan sempat diselamatkan oleh pengawas, karena mereka tidak memberi sinyal pertolongan, kalau mereka terlambat meminta sinyal pertolongan, maka salah satu dari mereka akan mati.


Dari cahaya sihir api yang mereka lontarkan, terlihat samar samar pakaian mereka adalah seragam sekolah Refo, dan ternyata benar, mereka adalah murid unggul dari sekolah Refo. Mereka menggabungkan team mereka untuk mencari gulungan dan bertahan bersama.


Dan beberapa saat lagi monster ular sihir tersebut akan menerkam salah satu dari mereka, lalu.......


:) (:

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


TERIMAKASIH,,,, TOLONG BANTU LIKE, VOTE , DAN KOMEN YA.... SEMOGA PEMBACA TERHIBUR.


__ADS_2