
"Baiklah.. tenang saja, aku tidak akan bercerita panjang lebar lagi, tadi aku hanya ingin kamu mengetahui sedikit tentang masa Lalu ku" kata Putri menjelaskan.
"Ringkas nya,,, karena kekuatan raja iblis itu menjadi ancaman untuk dunia ini, dan juga dia mencari tahu tentang sejarah dunia ini lebih jauh, maka suatu hari dia mendapat hukuman. secara tiba tiba kami berada didepan satu makhluk yang sangat mengerikan, mahkluk itu berasal dari ras Elf, dan pada saat itu kami sangat bingung karena tiba tiba berada di suatu tempat yang mengerikan seperti itu."
"Aku tidak tahu itu dimana, raja iblis bersama denganku tiba tiba di transfer ketempat itu oleh elf kuat tersebut, setelah itu raja iblis itu dengan mudah dikalahkan, bahkan dimusnahkan oleh Elf tersebut."
"Pada saat nafas terakhirnya, dia meminta maaf padaku, lalu pada saat itulah dia menyegel sebagian kekutan nya pada ku. Setelah itu aku dilempar kembali dengan sihir teleportasi nya ke dunia ini, tentunya dengan sisa sisa kekuatan terakhirnya, dan dia pun tewas tanpa ada sisa tubuh sedikitpun."
"Untungnya pada saat itu aku tidak dimusnahkan, karena berhasil diselamatkan raja iblis itu."
"Setelah di teleportasi secara acak, aku terdampar tidak jauh dari istana raja iblis, tepatnya berada dihutan sihir iblis, lalu aku ditemukan oleh beberapa orang dari ras iblis."
"Lalu aku dibawa untuk perang sebagai pedang biasa, karena mereka tidak ada yang cocok denganku, aku tidak berbicara dengan mereka seperti berbicara denganmu saat ini. Karena itu aku tidak mengeluarkan kekuatan ku untuk mereka, dan hanya mereka gunakan sebagai pedang biasa."
"Setelah itu aku terus berpindah tangan dari masa ke masa, sampai akhir nya aku ditemukan oleh ayah mu, saat aku sampai ditangan ayah mu, aku juga seperti benda mati karena juga tidak memberinya kekuatan sedikitpun padanya."
"Karena jutaan dari mereka baik itu ras manusia ataupun ras iblis yang sudah bertemu denganku, belum ada satupun yang memenuhi syarat untuk menjadi tuanku."
"Setelah itu ayahmu menyimpan ku di sebuah gudang, dan menjadikan ku sebagai pedang rongsokan. Meskipun begitu, aku rasa ayahmu sudah mengetahui tentang pedang hitam legendaris milik raja iblis pertama itu, namun karena aku tidak mengeluarkan kekuatanku saat di genggaman nya, makanya dia lebih memilih untuk menyembunyikan ku. Entah takdir atau bukan, pada akhir nya aku diberikan kepada mu." Kata putri menjelaskan dengan ringkas dan saat itu masih bertarung dengan Refo.
"Namun semua tentang ras yang menghilang itu, belum saatnya kamu mengetahuinya untuk saat ini, nanti saat waktunya tiba dan sat kamu sudah kuat, maka aku akan mengatakan semuanya kepada mu."
"Aku mengetahui sedikit tentang ras itu karena raja iblis sebagai tuan pertama ku itu, sudah berhasil mengungkap sedikit tentang ras tersebut. Itu kami ketahui setelah kami berkelana keberbagai benua dan beserta tempat tempat tersembunyi lain seperti dunia kegelapan tanpa ujung dan lain nya."
Kata putri yang merahasiakan sesuatu kepada Refo.
"Aku akan berusaha untuk menjadi lebih kuat lagi, dan pada sat itu tiba kamu harus berjanji padaku untuk menceritakan semu tentang ras yang menghilang itu", kata Refo yang penasaran. Lalu Putri mengangguk setuju.
__ADS_1
"Setelah kamu kembali lagi kesini, maka akan ku ajarkan padamu beberapa teknik kuat supaya kamu lebih kuat lagi, dan teknik itu bisa kamu gunakan sampai energi sihirmu bangkit di suatu hari nanti" kata putri yang keceplosan.
"Apa....? energi sihir ku bisa bangkit, kamu tidak berbohong padaku kan...?" kata Refo terkejut, saat mengetahui bahwa sihirnya benar benar akan bisa bangkit suatu saat nanti.
"Untuk apa aku berbohong padamu, aku sudah melihat sesuatu di dalam alam jiwamu ini, dan sesuatu itu sangat unik dan berpotensi, tetapi itu terletak di alam jiwamu yang paling dalam, karena itu saat ini kamu masih belum bisa melihat nya."
"Pokoknya tenang saja, suatu saat energi sihirmu akan bangkit" kata putri yang mau tidak mau harus memberitahu Refo alasan nya, karena dia sudah keceplosan.
"Dan juga teknik bela diri yang sudah kamu kuasai itu, aku lihat baru dasar dasar dari teknik bela diri saja, maka dari itu aku akan melatih mu, dan menambahkan teknik kuat lain nya nanti."
"Itu adalah ajaran dari ayahku, tapi itu sudah sangat kuat menurut ku, ternyata itu baru gerakan dasar, pantasan kamu dengan mudah menepis dan mengelak dari semua seranganku itu," kata Refo.
"Kamu harus menjadi kuat di masa depan, jika suatu saat ras lain kembali lagi ke planet ini, maka kamu yang akan menjadi ujung tombak untuk membela ras manusia", jelas putri yang sedikit tergagap karena keceplosan tadi, karena dia sudah mengetahui rahasia besar yang ada ditubuh Refo, namun belum saatnya untuk diketahui oleh Refo.
"Kalau begitu nanti aku akan belajar lebih dalam lagi kepadamu, dan aku akan mengalahkanmu setelah itu", kata Refo yang sedikit bahagia, karena dia sudah mulai dekat dengan teman baru nya itu.
"Kamu sudah boleh kembali ke tubuhmu sekarang, dan ingat setelah kembali lansung beri beberapa tetes darahmu pada tubuhku, maka aura pembunuh lemah dari orang guild kegelapan itu tidak akan berefek lagi kepadamu. Karena kekuatanmu saat itu sudah berada dilevel yang sangat berbeda dari orang lemah itu, pergilah dan berhati hatilah temanku." Kata putri yang perhatian.
"Baiklah terimakasih temanku, aku akan pergi dulu, nanti aku akan menemui mu lagi", kata Refo yang semakin bersemangat.
Setelah itu Refo lansung keluar dari alam jiwa nya, dan kembali ke tubuhnya yang berada didunia nyata, yang pada saat itu masih terkena tekanan aura pembunuh kuat orang guild kegelapan itu.
Setelah membuka mata barulah Refo tersadar, dan sedikit terkejut karena perbedaan waktu itu memang benar, seperti yang dikatakan putri kepada nya.
Waktu yang dia lalui setelah beberapa jam di alam jiwanya, ternyata di dunia nyata masih kurang dari satu detik, sekarang posisi Refo tersadar masih sama saat dia masuk ke alam jiwanya beberapa jam yang lalu.
Setelah itu dia melakukan apa yang disuruh Putri tadi. Karena dia tidak bisa bergerak, dia menggenggam tangkai pedang hitam itu dengan erat, yang membuat tangan nya terluka dan mengeluarkan darah.
__ADS_1
Lalu darah itu mengalir ke pedagang tersebut, dan dalam sekejab mata diserap oleh pedang itu, lalu tiba tiba pedang itu mengeluarkan aura merah pekat yang menggebu gebu seperti api kegelapan bewarna hitam.
Yang membuat pedang itu terlihat bersinar dan lebih hidup. "Ternyata benar yang dikatakan Putri, dia tidak berbohong kepadaku" gumam Refo dalam hati.
Setelah itu, kekuatan dahsyat dari pedang tersebut mulai mengalir kedalam tubuh Refo, yang membuat Refo terlihat kuat dan sangat berbeda dari sebelum nya, dan dalam sekejab dia bisa lepas dengan mudah dari tekanan aura pembunuh yang kuat itu.
Pada saat itulah dia diserang oleh team Badas yang sudah dalam mode iblis, karena mereka tadinya sudah memakan pil kegelapan.
Meski kekuatan yang bisa di keluarkan pedang tersebut masih satu persen, namun kekuatan nya sudah sangat besar dan dahsyat. Karena itulah Refo bisa bergerak bebas dan menghindari serangan mematikan dari team Badas tersebut.
Orang guild kegelapan yang masih melontarkan aura pembunuhnya kearah Refo itu, tiba tiba berkeringat dingin saat menyaksikan hal tersebut, karena sekarang pedang hitam yang di pegang Refo itu tiba tiba mengeluarkan aura merah pekat yang meluap luap, dan juga memberikan tekanan yang sangat kuat, yang mengalahkan tekanan dari aura pembunuh nya, karena itulah Refo bisa bergerak bebas di dalam tekanan aura pembunuh nya tersebut.
"Aura aneh apa Itu, aura yang sangat kuat dan nyata, aura itu bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang oleh semua orang."
"Apa...? mungkin kah... a... anak ini sudah membuat kontrak darah dengan pedang legendaris itu?, makanya kekuatan pedang tersebut bisa bangkit. Tapi itu tidak mungkin, pedang itu tidak mudah untuk di taklukkan, apalagi oleh seorang anak kecil seperti dia, bahkan dia tidak memiliki energi sihir sedikitpun, tidak mungkin pedang itu memilih dia sebagai tuan nya" gumam orang dari guild kegelapan itu.
Lalu dia lebih fokus lagi melihat kearah Refo, dan memastikan kalau dugaannya itu salah.
Ternyata saat dia melihat kearah Refo lagi, tiba tiba energi sihir bewarna merah pekat, yang sama seperti warna aura pedang tersebut mulai mengitari Refo, lalu dalam sekejab terpasang ke tubuh Refo dalam bentuk jubah sihir, saat menyaksikan itu barulah dia terdiam ketakutan.
"Ini sangat mengerikan, aku tidak bisa berbuat apa apalagi selain menunggu kematian ku, aku tidak tahu kalau misi kali ini sangat berbahaya seperti ini. Ini berada dilevel yang sangat tinggi, dan tidak akan bisa aku atasi " gumam orang guild kegelapan itu lagi yang yang sekarang sudah terpaku seperti terpenjara didalam bongkahan es.
................................................................
:) (:
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Terimakasih. jangan lupa like, vote dan komentar ya... selamat membaca semoga teman teman terhibur. 🤗🙏