
Anak yang dirasuki iblis itu, yang sekarang sudah menjadi monster iblis, setelah mengeluarkan sihir kuatnya begitu banyak, dan juga bertarung dengan Refo begitu lama, bahkan sampai sekarang masih bertarung dengan Refo, tiba tiba semua kekuatannya melemah, baik itu sihir kuatnya ataupun kekuatan fisiknya yang tak tertembus itu turun lansung turun drastis.
Setelah itu seluruh tubuhnya mulai mengeluarkan darah.
Dalam sekejab darah itu keluar semakin banyak dan bercucuran tanpa henti, saat itu tubuhnya terlihat seperti kantong plastik yang berisi air yang sudah dilubangi banyak paku.
Terlihat jiwa jiwa kegelapan yang masuk ke tubuh nya itu juga keluar dari mulutnya, dan tersebar lagi dengan cepat ke seluruh penjuru dunia. Itu membuat aura kuat yang terpancar dari tubuhnya itu mulai menipis dan hilang dalam sekejab.
Bahkan ekor berserta sayap iblis yang tumbuh sebelumnya juga sudah menghilang. Setelah itu anak tersebut muntah darah dan lansung tergeletak lemas di tanah.
Refo yang melihat itu lansung memanfaatkan situasi, dengan secepat kilat Refo lansung berlari kearah anak itu, sedetik kemudian dia sudah berada di depan anak tersebut.
Lalu dia tidak memberi kesempatan lagi pada anak itu, dan lansung memukul anak itu sekuat tenaga dengan kekutan nya yang sudah berkali kali lipat itu.
Dengan satu kali pukulan dari Refo, anak itu lansung terpuruk sejauh satu meter kedalam tanah padat itu, lalu Refo mengulangi hingga tiga kali pukulan berturut turut.
Refo bukanya kejam dan tidak berperikemanusiaan, malahan dia membantu anak itu untuk keluar dari penderitaan nya.
Karena pada saat itu dia melihat keadaan anak itu yang sangat menderita, dan nyawanya sudah berada di ujung nafasnya, namun anak itu masih belum bisa mati karena jiwa dari kelima iblis itu masih ada di dalam tubuhnya, dan itulah yang menunda kematian anak tersebut.
Refo menjadi lebih kasihan lagi setelah melihat wajah anak itu yang penuh dengan penyesalan dan kesedihan, bahkan tadi sebelum Refo memukulnya dia sempat menggerakkan bibirnya untuk mengatakan sesuatu kepada Refo, "(T..o..l..o..n..g.. B..u..n..u..h.. A..k..u..)"
setelah itu anak itu kesakitan dan juga menyemburkan darah lagi dari mulutnya.
Karena itulah Refo memilih untuk mengakhiri penderitaan anak itu dengan cara membunuh nya. Dan juga Refo ingin mengeluarkan jiwa iblis yang masih bersarang ditubuh anak itu supaya tidak bisa bangkit lagi seperti sebelumnya.
__ADS_1
Akan tetapi jika tidak dibunuh oleh Refo, saat jiwa iblis itu nantinya keluar dari tubuh anak tersebut, maka dengan kedaan seperti itu tentunya dia tidak akan bisa bertahan lagi, dan pada akhirnya juga akan tewas. Karena itulah Refo megambil tindakan.
"Kamu sudah sangat menderita teman, biar aku yang mengakhiri penderitaan mu, dan juga iblis laknat enyahlah kalian dari tubuhnya", kata Refo yang terlihat sedih dan marah. Lalu saat itulah tadi Refo memukul anak malang itu tiga kali berturut turut hingga terpuruk kedalam tanah.
Setelah anak itu tewas, barulah lima bayangan hitam yang merupakan jiwa iblis itu mulai keluar satu persatu dari tubuh anak tersebut.
Bayangan itu terlihat marah dan terkejut karena dikalahkan oleh Refo.
"Ha... ha... ha.. ha... kamu bisa menyadari keberadaan kami manusia rendahan.
"Kami akui kekutan mu sangat hebat, bisa mengalahkan kekutan kegelapan dan sedikit kekuatan dari kami, bahkan bisa merasakan kehadiran kami, dan juga melihat jiwa kami. kamu sangat luar biasa"
"Namun trik curang apa yang kamu gunakan, kekuatan apa yang kamu miliki, hingga bisa membuatmu sampai sejauh ini. Oh... iya, kami baru ingat, ciri khas ras kalian adalah pintar dalam kecurangan", kata iblis itu tertawa mengejek Refo dan ras manusia .
Setelah mereka melihat lagi kearah Refo, salah satu iblis itu berbicara, "cih... hanya anak kecil dari ras manusia. Berani sekali kau bermain main dengan kami nak" kata iblis itu merendahkan Refo.
"Pantas saja tadi kamu dengan mudah mengimbangi kekutan kami, tidak salah lagi itu adalah pedang hitam tuan kami."
"Dimana kamu mencurinya, dan bagaimana kamu bisa menggunakan kekuatan besar itu, bukankah tubuh kalian ras manusia sangat lemah, tapi kamu bisa mengendalikan kekuatan itu di dalam tubuhmu tanpa terluka sedikitpun" kata iblis itu terkejut saat melihat pedang hitam itu di genggaman refo dan berhasil dikendalikan Refo sepenuhnya.
"Bagaimana aku bisa mendapatkan pedang ini dan bagaimana aku bisa menggunakan kekuatannya itu bukan urusan kalian, kalian iblis yang sudah mati masih berani mencari masalah dan bergentayangan didunia ini, pergilah ke neraka dan jangan pernah merasuki manusia lagi."
"Jika tidak jangan salahkan aku akan memusnahkan bahkan menyegel jiwa kalian di pedang ini" kata Refo dengan nada marah setelah melihat Perbutan kejam mereka yang merasuki anak itu yang hampir membunuh bnyak manusia yang ada disana, bahkan membuat anak tersebut tewas karena dampak dari kekutan kegelapan yang dahsyat itu.
"Kamu terlalu sombong nak, bagi kami kamu hanyalah manusia rendahan yang akan mudah kami lenyapkan seperti seekor lalat, kamu hanya mencari kematian berbicara sombong seperti itu pada kami."
__ADS_1
"Kamu tidak pantas memiliki pedang tuan kami itu, di tangan mu kekuatanya hanya terbangkit satu persen saja, kamu sangat lemah dan tidak berbakat. Kami yakin tidak akan ada masa depan yang cerah untukmu", kata jiwa iblis tua itu yang bergema ke telinga Refo.
"Kami adalah jiwa lima jendral utama raja iblis pertama yang masih disegel didunia ini, kekuatan kami sebenarnya tidak bisa kamu anggap remeh. Untung saja itu hanya sedikit dari kekuatan kami yang merasuki anak itu, bahkan anak itu tidak bisa bertahan lebih lama lagi dan sudah mencapai batas saja."
"Dia adalah wadah gagal kami yang kesekian juta, itulah tubuh manusia, sangat lemah dan tidak bisa bertahan, bahkan bertahan dari sedikit kekuatan kami yang ditambah beberapa kekuatan kegelapan saja masih tidak mampu."
kata jiwa iblis kuno itu yang mencaci maki ras manusia.
"Kamu beruntung kali ini nak, akan kami biarkan kamu selamat sekali ini saja, tidak untuk pertemuan kita berikutnya ha..ha..ha.. dan ingat kami akan merebut lagi pedang tuan kami itu", kata kelima jiwa iblis itu yang terbang kelangit, dan menghilang dalam sekejab.
"Ingat jiwa dan kekutan kami masih tersegel didunia ini, tunggu saja kami memusnahkan mu... mu..... mu... " terdengar hanya suara nya saja dari atas langit yang samar samar bergema ke telinga Refo.
"Tenang saja akan ku tunggu kalian, bahkan aku akan mencari dimana kekuatan dan tubuh kalian itu tersegel didunia ini. Sebelum kalian menyerangku suatu saat nanti, maka aku akan mencari dan melenyapkan kalian duluan" kata Refo berteriak marah karena terbawa emosi.
Setelah itu jiwa lima jendaal iblis itu lenyap ditelan langit beserta suaranya, apakah mereka mendengar perkataan terakhir Refo atau tidak Refo pun tidak tahu.
Setelah anak yang dirasuki iblis itu tewas, mulutnya mengeluarkan busa darah, dan tubuh anak itu hancur seperti daging ayam yang sudah digiling, itu terjadi setelah tubuhnya ditinggalkan oleh lima jiwa iblis kuno itu.
Tentunya itu adalah resiko penggunaan kekuatan kegelapan tersebut.
.......................................
:) (:
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
...Terimakasih, jangan lupa like.🙏🤗...