
Orang orang yang menyaksikan itu, tentunya terkejut akan hadiah besar itu.
"Tidak biasanya yang mulia begitu murah hati dan memberi hadiah sebesar itu, bukankah terlalu berlebihan memberi hadiah istimewa kepada sekumpulan anak anak rakyat jelata itu?" kata Mentri keuangan yang berbicara lantang karena tidak setuju dengan keputusan raja.
"Iya... saya juga sependapat dengan anda, anak anak ini memang tidak pantas mendapatkan hadiah sebesar itu. Takutnya nanti hadiah itu akan mereka jual untuk menutupi kemiskinan mereka, tentunya itu akan menjadi sia sia saja ditangan mereka. Kenapa tidak kita diberikan saja kepada kesatria kerajaan, mereka tentunya juga membutuhkan barang barang langka itu", kata Mentri lainnya yang menghina team Refo, karena dia ingin hadiah itu diberikan kepada saudaranya yang merupakan pimpinan dari kesatria kerajaan.
Ada juga beberapa yang mulai berbisik dan meragukan team Refo, karena mengingat Refo dan teamnya berasal dari kalangan rakyat jelata yang sangat miskin. Tetapi mereka tidak berani angkat bicara karena mereka hanya kesatria kerajaan biasa.
"Hadiah ini memang sangat luar biasa, tapi bakat anak anak ini lebih luar biasa lagi, tidak bisa dibandingkan dengan hadiah kecil itu. Jika di kerajaan lain mungkin saja bakat seperti ini akan dipuja sebagai dewa, apakah kalian yakin tidak setuju dengan pemberian yang mulia.?" Kata salah satu petualang kuat yang membela team Refo, karena dia sudah pergi keberbagai kerajaan dibenua ini, dan mengetahui bagaimana kerajaan kuat lainya menghargai anak anak generasi penerus yang sangat berbakat.
"Mereka memang pantas mendapatkan semua itu, bahkan menurut saya hadiah itu masih terbilang sangat sedikit untuk menghargai bakat hebat anak anak ini. Apakah kamu tidak melihat bakat anak anak ini tadinya saat bertanding..? ", Kata salah satu bangsawan menegur kedua Mentri itu dengan suara tegas dan marah. Bangsawan itu tentunya juga sangat berpengalaman karena mereka berbisnis ke kerajaan lain.
"Iya benar. Kalian berdua dan yang lainya yang meragukan anak anak ini jangan asal bicara, kalau tidak... terima saja konsekuensi karena sudah menghina mereka secara terang terangan seperti itu, apakah kalian mau tewas dalam sekejab mata seperti monster iblis yang mereka musnahkan tadi?."
"Meskipun mereka terlihat seperti anak anak, tapi mereka itu sangat kuat, bahkan mencincang tubuh berlemak kalian itu bisa mereka lakukan sambil memejamkan mata" kata perdana Mentri utama menjelaskan dengan serius, karena dia juga menyaksikan pertandingan final tadi siang.
Kata kata itu lansung membuat dua orang yang menghina team Refo tadi merinding dan berkeringat dingin karena ketakutan.
Mereka tadinya juga menyaksikan pertandingan itu, oleh karena itu bukan mereka saja mereka semua yang meragukan pemberian hadiah itu lansung terdiam dengan tubuh yang bergemetaran.
Setelah itu ruangan tersebut menjadi ramai dan berisik, karena mereka semua sibuk membicarakan keunggulan team Refo, dan juga marah kepada dua orang yang menentang pemberian hadiah tadi.
"ya... saya juga melihat pertarungan mereka, bahkan bisa mengalahkan monster iblis sambil melindungi kita semua, sungguh luar biasa", kata mereka saling berbisik satu sama lain.
Raja yang menyaksikan itu menenangkan mereka, dan pada akhirnya mereka semua setuju dengan pemberian hadiah beharga itu untuk team Refo. Karena rata rata, mereka semua sangat kagum kepada team Refo, tentunya mereka akan selalu membela Refo sebagai pahlawan penyelamat mereka.
Disisi lain, Bu mut berbicara kepada mereka setelah menerima hadiah itu.
"Syukurlah kerajaan memberi kita hadiah sebesar ini, dan juga banyak dari mereka yang membela kalian. Setelah ini kita harus lebih berhati hati lagi, karena bnyak juga dari mereka yang tidak suka kepada kalian." Kata Bu mut setelah menilai situasi di dalam ruangan itu.
"Setelah itu kalian harus secepatnya membentuk kontrak darah dengan cincin ruang tersebut, supaya hanya bisa digunakan oleh kalian saja. Jika di curi oleh oranglain maka akan kembali dengan sendirinya kepada tuanya itulah ke unggulan cincin ini, nanti akan ibu jelaskan lebih dalam lagi."
"Kesimpulanya jangan pernah memberi kesempatan kepada orang jahat, kalau mereka melihat cincin ruang yang beharga itu sudah di kontrak dan memiliki tuan, maka mereka tidak akan macam macam lagi, karena mereka tentunya tahu, cincin ruang yang sudah memiliki tuan... tidak akan ada gunanya lagi bagi mereka" kata Bu mut menjelaskan.
"Sedangkan untuk batu sihir ini nanti saja kita bahas mau kita apakan. Batu sihir ini tidak selangka cincin ruang, jadi tidak perlu terlalu cemas di incar orang lain, meskipun begitu tetapi kita tetap harus berhati hati juga. Untuk sementara waktu biar ibu simpan dulu didalam cincin ruang ibu", kata Bu mut yang lansung memasukkan uang beserta batu sihir, dan cincin ruang itu kedalam cincin ruang miliknya dalam sekejab.
__ADS_1
"Ternyata begitu cara penggunaan nya, dan ternyata Bu mut juga memiliki satu cincin ruang" gumam mereka dalam hati dengan wajah yang berseri seri karena kagum pada Bu Mut.
Lalu mereka mengangguk setuju dan bertanya tanya di dalam hati, untuk siapa saja cincin tersebut, karena mereka ada lima orang, sedangkan cincin itu cuma ada tiga.
Belum sempat Rozi bertanya kepada Bu Mut, mereka semua diberi tepuk tangan yang meriah oleh orang orang di ruangan itu, lalu Rozi memutuskan untuk menanyakan hal tersebut nantinya, karena tidak memungkinkan untuk bertanya lagi dalam situasi seperti itu.
Setelah pembagian hadiah itu mereka semua disuruh untuk beristirahat di istana kerajaan pada malam itu.
..............
Pada malam harinya, suasana begitu canggung dan sunyi.
Tiba tiba di dalam ruangan tempat team Refo beristirahat, datang seorang sosok misterius berpakaian serba hitam dan memakai topeng untuk menutupi wajahnya.
Sosok itu secara tiba tiba masuk ke dalam ruangan itu. Untung Bu Mut menyadarinya dengan cepat, dan memperingati anak anak supaya mempersiapkan diri untuk bertarung.
Karena pada saat itu Bu mut menjadi cemas lalu merasakan kekutan sihir yang sangat kuat. Apa yang di cemaskan Bu mut itu ternyata benar, secara tiba tiba aura sihir kuat menekan mereka semua, membuat mereka semua tidak bisa bergerak termasuk Bu mut.
"Semuanya berhati hatilah, orang ini sangat kuat, aura ini bukanlah aura sihir pembunuh yang bisa dilawan dengan kekutan jiwa, tapi itu adalah aura kuat dari senjata suci, dan hanya bisa dilawan dengan senjata suci juga", kata Bu mut memperingati mereka dengan suara terbata bata.
"Senjata suci...? " gumam Refo yang bertanya tanya di dalam hati.
Refo bisa bergerak dengan bebas setelah itu, bahkan orang misterius tersebut lansung terlihat takut dan begemetaran setelah terkena aura dari pedang suci Refo itu.
Aura pedang Refo berhasil menetralkan aura kuat senjata suci orang misterius itu dalam sekejab, lalu Refo lansung menodongkan pedangnya ke leher orang itu.
Saat Refo akan menebas leher orang misterius itu, tiba tiba orang itu angkat bicara dengan nada terbata bata karena takut, Bu mut dan yang lain juga sudah bersiap dengan sihir terkuat mereka masing masing, terlihat sihir combo juga menggebu ditangan mereka.
"Mereka sangat luar bisa, saya yang sudah sangat kuat ini, hanya seperti sampah di depan mereka, saya sudah terjebak karena masuk ke kandang singa, bahkan mereka tidak hanya punya senjata suci, tapi di umur mereka yang masih kecil sudah menguasai sihir tingkat khusus seperti itu" , gumanya dalam hati dan sangat ketakutan.
"Tunggu... ini... saya.. he.. he.. he.. selamat malam semua, maaf saya mengganggu. Saya hanya menguji kekuatan kalian saja, ternyata kalian memang sangat kuat dan selalu waspada, jika saya musuh sudah pasti akan tewas mengenaskan di ruangan ini", kata orang misterius itu membuka topeng dan jubah hitam nya.
"Yang mulia raja..? ternyata anda yang menyelinap kesini, bahkan menyerang kami, anda sudah membuat kami salah paham dan hampir saja membunuh Anda, karena kami kira anda adalah orang jahat yang mengincar hadiah beharga yang kami dapatkan tadi", kata Bu mut yang tidak menyangka kalau orang misterius itu adalah raja.
Mereka tidak menyadari sedikitpun karena raja memakai penutup wajah, dan juga jubah hitam untuk menyembunyikan dirinya.
__ADS_1
Raja mengunjungi mereka secara pribadi kekamar mewah yang sudah disediakan khusus untuk mereka itu sambil menguji kekuatan mereka, akan tetapi dia gagal total karena tidak cukup kuat, malahan membangunkan singa yang lagi tidur yang membuatnya hampir kehilangan nyawa.
Lalu setelah menyadari bahwa orang misterius itu adalah raja yang datang secara tiba tiba, untuk mengunjungi mereka dengan cara menguji, tentunya mereka sangat terkejut, dan tidak menduga hal itu akan terjadi sedikitpun.
Bahkan saat raja membuka topeng itu tadi, mereka ternganga, dan bola mata mereka seperti akan jatuh ketanah karena melihat tampang polos raja itu. Yang membuat jantung mereka berdegup lebih kencang lagi, karena hampir saja mereka akan membunuh seorang raja dengan tangan mereka sendiri.
Saat mengetahui itu adalah raja, Refo lansung menjauhkan pedangnya yang sudah menempel dileher raja itu, terlihat dileher sang raja sedikit meninggalkan goresan yang mengeluarkan beberapa tetes darah.
"Kalian sangat kejam, untung saja saya sempat bersuara, kalau tidak saya akan terbunuh oleh kalian" kata raja yang masih terbata bata karena hampir saja mengalami kematian yang tragis.
"Maaf yang mulia, kami tidak mengetahui kalau itu anda, kata Refo yang lansung meminta maaf setelah menyarung kan pedangnya. Kekuatan anda sangat kuat dan luar biasa, karena itu kami kira anda adalah orang guild kegelapan, karena itu kami tidak menahan diri sedikitpun" kata Refo sambil memberi obat kepada raja yang sudah dibawa masuk.
"Lupakan... lupakan saja,, lupakan kejadian tadi, anggap saja uji kekuatan saja, memang saya yang salah, dan untuk sekarang yang terpenting adalah saya sudah baik baik saja", kata raja sambil tersenyum puas untuk menghilangkan kekhawatiran mereka.
"Kalau boleh tahu.. ada apa seorang raja malam malam begini mengunjungi kami, bahkan menguji kekuatan kami" kata Bu mut yang penasaran.
"Saya sebenarnya punya banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan, tapi tadi siang saya tidak diperbolehkan untuk berkeliaran dengan bebas oleh singa betina itu" kata raja yang masih berkeringat dingin.
"Singa betina.....?" semua orang lansung membentuk tanda tanya di atas kepala mereka..
"Ha.. ha.. ha.. itu istri saya yang juga sebagai penasehat raja. Dia selalu mengawasi saya, kemanapun dan apapun yang saya lakukan, itu harus berada di bawah pengawasa nya, saya harus disiplin dan tidak boleh membuang buang waktu untuk keperluan pribadi, karena katanya raja itu harus selalu tegas dan berwibawa. Tapi kali ini saya melanggar aturan tersebut, karena ada sesuatu dari kalian yang membuat saya sangat penasaran." Kata raja yang mulai serius.
"Jadi begitu..., lalu bagaimana anda bisa lolos dari pengawasan istri Anda, bahkan anda tidak takut berlama lama disini, bukankah itu akan membuat istri Anda khawatir" kata Bu mut bertanya lagi kepada raja.
"Tenang saja... istri saya sudah tertidur, makanya saya baru bisa kesini secara diam diam," kata raja menjawab dengan canggung.
"Ada beberapa pertanyaan yang selalu mengganjal di dalam hati saya, itu semenjak saya menerima laporan adanya beberapa anak berbakat yang mengalahkan anak anak dari guild kegelapan, yang tidak lain adalah kalian. "
"Pada awalnya saya tidak percaya, namun setelah tadi sing saya menyaksikan kekuatan luar biasa kalian di arena, barulah saya mempercayai informasi tersebut, oleh karena itu ada beberapa hal yang ingin saya pastikan, dan juga tanyakan kepada kalian secara lansung. Makanya saya menemui kalian malam ini secara pribadi, karena kesempatan hanya ada untuk hari ini. Karena itulah saya memberanikan diri untuk melanggar aturan istri saya yang kejam itu, kata raja yang serius dan sedikit curhat.
"Ternyata sosok raja yang ganas, disiplin dan sangat berwibawa tadi siang, dimalam hari nya dia sangat ceria dan lucu", gumam Loli yang melihat perbedaan tersebut.
..................................................................
...:) (:...
__ADS_1
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
TERIMAKASIH 🙏🤗