
Sekarang guru pembimbing dan orang dari guild kegelapan itu, sangat terkejut saat melihat Refo dan team tidak terpengaruh oleh efek aura pembunuh yang dia keluarkan tadi sama sekali.
Begitu juga dengan anak anak dari team Badas tersebut, mereka kaget bukan main dan sekarang kaki mereka bergemetaran dan tubuh ketiga anak yang tersisa itu juga penuh dengan keringat dingin. Mereka bukan hanya kena mental, tapi mereka seakan mau menyerah setelah terdesak dan dipermalukan di depan penggemar mereka.
Pada saat pertandingan dimulai tadi, tidak ada tekanan aura sihir pembunuh yang menekan tem Refo, tentunya itu karena bantuan dari Bu mut. Bu mut menahan aura sihir pembunuh itu dengan aura sihir pembunuh nya juga.
Selain menahan aura sihir pembunuh musuh itu dengan aura sihir pembunuhnya juga, Bu Mut juga menahan nya dengan kekuatan jiwa nya yang sudah berlevel dua. Karena kalau hanya mengandalkan aura sihir pembunuhnya saja, Bu mut sudah pasti akan kalah dengan mudah, karena aura sihir pembunuh Bu mut tertinggal satu level, oleh orang dari guild kegelapan itu.
Bu mut sebenarnya termasuk ke dalam golongan manusia yang berbakat langka. Karena Bu Mut bisa menggunakan kedua hal langka yang sangat sulit di dapatkan itu di waktu yang sama, yaitu kekuatan aura sihir pembunuh, dan juga kekuatan jiwa yang sudah di tingkatkan.
Selama ini belum ada orang yang pernah memiliki kedua bakat hebat itu sekaligus. Meski aura pembunuh dan kekuatan jiwa Bu Mut tersebut hanya berlevel rendah, akan tetapi dia adalah satu satunya manusia yang memiliki kedua hal tersebut untuk saat ini.
Karena itulah dalam beberapa menit pertama setelah pertandingan dimulai tadi, Bu mut berhasil menahan aura musuh itu, dan memberi kesempatan kepada murid nya untuk menyerang musuh.
Pada awalnya musuh bingung, karena ada yang menghalangi aura sihir pembunuh nya. "Ternyata di kerajaan lemah ini, juga ada yang mampu, dan beruntung mendapatkan aura sihir pembunuh ini ", gumam orang guild kegelapan itu di dalam hati.
Setelah mengetahui ada yang menghalanginya, dengan terpaksa dia mengeluarkan aura sihir pembunuhnya yang lebih kuat, tentunya untuk menyingkirkan Bu mut sebagai penghalang nya untuk membantu team Badas.
Dalam sekejab orang dari guild kegelapan itu lansung mengeluarkan aura sihir pembunuhnya yang berlevel dua, dan bewarna kuning. Pada saat itu, aura sihir pembunuh kuat itu lansung ditujukan kepada Bu Mut.
Setelah Bu Mut di tekan oleh aura pembunuh berlevel dua tersebut, dalam beberapa saat Bu mut masih bisa bertahan, karena kekuatan jiwanya sudah level dua tingkat maximal.
Namun karena Bu mut seorang perempuan yang memiliki kekuatan fisik yang lebih lemah, maka Bu mut mulai kelelahan, dan sedikit demi sedikit Bu mut merasakan tekanan kuat itu. Beberapa saat kemudian, Bu Mut kehabisan energi untuk bertahan.
__ADS_1
Oleh karena itulah, pada akhir nya Bu mut berhasil di lumpuhkan oleh orang dari guild kegelapan tersebut.
"Ini diluar dugaan ku, dia bisa mengendalikan aura sihir pembunuh berlevel dua dengan sangat sempurna, bagaimana ini, apa aku suruh saja anak anak untuk menyerah. ? "
"Tidak akan mungkin anak anak bertahan jika terkena aura sekuat itu, ini tidak sesuai dengan apa yang kami perkirakan, di dalam rencana orang guild kegelapan tersebut akan lepas kendali dengan aura sihir pembunuhnya, dan kecurangan mereka akan terungkap, tapi sekarang dia bisa mengendalikannya sesuka hati, tanpa ada tanda tanda lepas kendali sedikitpun, ini sangat beresiko untuk anak anak, aku harus menghentikan pertarungan ini " gumam Bu mut dalam hati.
Pada saat Bu mut akan mengangkat bendera putih untuk menyerah, dia tiba tiba tidak bisa bergerak, karena tadi jiwa Bu mut terluka oleh tekanan kuat dari aura sihir pembunuh musuh tersebut, kakinya bergemetaran dan menjadi lemas, hidung Bu mut mulai mengeluarkan darah, dan pada akhirnya Bu Mut lansung pingsan.
Pada saat itulah orang dari guild kegelapan itu berhasil memusatkan aura pembunuh nya ke dalam arena, lalu dalam sekejab dia menekan team Refo dengan aura pembunuhnya tersebut.
Kebetulan pada saat itu anak anak team Badas itu juga terdesak, dan akan dikalahkan oleh team Refo.
Pada saat itu juga orang dari guild kegelapan itu berhasil menyelamatkan muridnya. Setelah melihat team Refo tidak bergerak, dia tidak bisa untuk tidak lega, namun beberapa saat kemudian dia kaget lagi, karena saat itu dia melihat anak anak dari team Refo tidak terpengaruh sedikitpun oleh aura nya, "apakah tadi saat mereka terdiam, itu hanya berpura pura terkena tekanan aura pembunuh ku saja, apakah itu trik anak anak itu, untuk membuat kami lengah? " gumam orang guild kegelapan itu yang kebingungan di dalam hati.
dan mereka bergerak sesuka hati seperti tidak terjadi apa apa pada mereka.
Pada awal nya orang dari guild kegelapan itu sangat yakin, bahwa dia akan menumbangkan anak anak dari team Refo tersebut hanya dengan aura pembunuh berlevel satu. Karena itulah dia hanya menggunakan aura sihir pembunuh berlevel satu kepada team Refo.
Akan tetapi, apa yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang dia perkirakan. Itu karena Refo dan team memiliki jiwa kuat yang sudah di tingkatkan ke level satu juga, oleh karena itu level jiwa mereka bisa menahan aura pembunuh berlevel satu tersebut, meskipun mereka sedikit merasakan tekanan, tapi benar kata Bu mut, kekuatan jiwa itu bisa digunakan untuk melawan aura sihir pembunuh. Karena itulah aura sihir pembunuh berlevel satu itu tidak terlalu berpengaruh kepada mereka.
Setelah Refo kembali ke dalam formasi team, mereka menyerang anak anak dari team Badas tersebut dengan sihir bertubi tubi, tentunya itu instruksi dari ketua team, yang tidak lain adalah Refo.
Saat anak anak dari team Badas itu akan terkena sihir bertubi tersebut, aura sihir pembunuh yang lebih kuat lansung menekan team Refo, yaitu aura pembunuh bewarna kuning, itu adalah aura pembunuh berlevel dua yang berhasil melumpuhkan Bu mut tadi.
__ADS_1
Pada saat itu Refo dan team hanya bisa membentuk perisai sihir, mereka tidak bisa menggerakkan tubuh sedikitpun, jangankan tubuh, jari saja tidak bisa bergerak, yang bisa bergerak hanya kedua bola mata mereka. Tadi saat aura sihir pembunuh kuat itu menekan secara tiba tiba, mereka membentuk perisai sihir secara refleks.
Aneh nya pada saat tubuh mereka terpaku di tengah arena itu, namun masih tidak ada yang mengetahui kecurangan besar yang sedang terjadi itu.
Refo dan team kaget, "bukankah ini aura pembunuh berlevel dua, ini sepeti yang dikatakan Bu mut kemaren, bukankah kalau orang dari guild kegelapan itu mengeluarkan aura pembunuh berlevel dua seperti saat ini, maka aura pembunuhnya akan lepas kendali, dan akan mudah diketahui oleh panitia."
"Akan tetapi panitia terlihat menikmati pertandingan seperti biasanya, apa mungkin orang guild kegelapan itu bisa mengendalikan aura pembunuh berlevel dua ini dengan sempurna, makanya hanya khusus dituju kan kepada kami saja, oleh karena itu tidak ada seorangpun yang menyadari aura kuat ini ", gumam Refo di dalam hati, yang menggerakkan bola matanya ke arah panitia yang terlihat santai saja, seakan menyaksikan pertandingan seperti biasanya.
Pada saat aura pembunuh berlevel dua itu menekan Refo dan team, terlihat sihir beruntun yang akan mengenai team Badas tadi juga lansung lenyap dalam sekejab mata, sama halnya seperti asap yang hilang terbawa angin.
Saat menyaksikan itu, barulah penonton bersorak bahagia lagi, "ternyata team Badas memang sangat kuat, dan tadi mungkin mereka hanya menahan diri, makanya mereka berpura pura terdesak dengan tujuan melakukan serangan balik seperti yang baru saja kita lihat"
"Lihat mereka melenyapkan sihir team orang biasa itu pada saat di udara, yang lebih mengagumkan lagi, mereka melenyapkannya tanpa menyentuh sedikitpun, padahal sihir beruntun itu terlihat sangat kuat. Bakat team Badas ini memang nomor satu dan sangat luar biasa."
"Lihat juga, team orang biasa itu terpaku ketakutan disana, apakah mereka sadar bahwa sekarang mereka akan dikalahkan dengan mudah dengan serangan balik team Badas tersebut" kata mereka tertawa karena tidak menyadari kecurangan tersebut.
Bu Mut juga sudah pingsan, dan tidak ada yang bisa membela team Refo lagi. Dalam keadaan yang masih tertekan dan tidak bisa bergerak tersebut, Refo dan tem teringat pesan Bu mut, mereka harus terus bertahan lebih lama lagi, dan terus memancing orang guild kegelapan itu untuk menggunakan aura pembunuhnya secara membabi buta, dengan tujuan untuk membuat dia lepas kendali.
.......................................
:) (:
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Terimakasih.🙏🤗