
Bu Mut yang mendengar pertanyaan Loli, lansung meneteskan air mata.
"Itu benar..! Ibu bersama pak Zon sangat sedih waktu itu, dan tidak berani lagi kembali ke level tersebut untuk melihat mayat mereka."
Pada saat itu banyak batu beharga yang kami dapat, kami akan kaya dan hidup bahagia kalau bisa menjual semuanya, namun batu batu itu di simpan di dalam cincin ruang milik senior kami itu. Akan tetapi senior itu tewas disana, tentunya kami tidak membawa apa apa selain mengambil batu batu sihir dilevel rendah.
Setelah itulah kami tidak berani lagi untuk masuk kedalam dungeon.
"Dulu ibu dan pak Zon memiliki dua pekerjaan, dari pagi sampai siang ibu menjadi tukang bersih bersih, dan pak Zon kalian mengajar menjadi guru, pada sore harinya kami menjadi petualang tingkat rendah untuk mendapatkan uang tambahan. Tetapi karena insiden itu, pak Zon dan ibu memutuskan untuk pensiun menjadi petualang dan fokus di sekolah saja, itu juga untuk melupakan kenangan mengerikan tersebut." Kata Bu Mut yang masih sedih setelah mengingat kenangan itu.
"Pantas saja monster disana sangat kuat, karena batu sihir yang di konsumsi ditingkat tinggi tentunya juga sangat berkualitas. Mungkin saja di tingkat 100 atau tingkat paling tinggi tersebut, monster-monster itu sangat kuat dan lebih ganas lagi." Kata Refo yang mulai paham dan sedikit menyimpulkan.
"Kalau memang benar apa yang dikatakan oleh Refo, berarti batu sihir di tingkat paling atas pasti sangat langka dan berkualitas tinggi.
Apa ibu tahu rekor paling tinggi yang pernah dicapai petualang untuk menaiki pohon itu....? Apa ada yang mencapai tingkat paling tinggi...? dan batu sihir jenis apa yang mereka dapat dipuncak itu..?" Kata Ravit penasaran.
Mendengar Ravit yang melempar pertanyaan bertubi-tubi seperti itu, Bu mut jadi bahagia dan tersenyum lagi.
"Ravit...! pertanyaan mu begitu menyiksa Bu mut, apa kamu tidak lihat Bu mut lagi sedih, kamu malah bertanya terlalu banyak." Kata Loli yang sedari tadi juga ikut menangis mendengar cerita itu.
"Sudah.... sudah.. tidak apa apa kok Loli, tadi ibu hanya sedikit sedih saja, jadi biarkan saja teman teman mu bertanya, sekarang ibu sudah sangat bahagia karena sudah ada kalian semua. Tentunya sudah ibu anggap sebagai anak sendiri" kata Bu mut tersenyum bahagia, dan tiba-tiba menarik Loli kedalam pangkuannya.
"Baiklah ibu jawab dulu pertanyaan Ravit.
Dalam sejarah, tingkat paling tinggi yang berhasil dikunjungi oleh para petualang hebat adalah tingkat 90. Dikatakan hanya satu kelompok petualang hebat lah yang mencapai tingkat tersebut, namun mereka juga tewas seperti senior ibu itu, dikatakan mereka tewas di tingkat 91 dan tidak ada yang selamat satu pun."
"Akan tetapi ibu mendapat informasi ada satu guild hebat dari kerajaan kristal yang melebihi mereka saat ini. Mereka adalah kelompok paling terkenal dan juga kuat, dikatakan mereka sudah menaklukan tingkat 93 dan akan naik ke tingkat 94, namun meski mereka sudah membawa banyak petualang kuat, mereka masih tidak mampu untuk melebihi tingkat 93."
"Meskipun banyak kehilangan anggota untuk mencapai tingkat tersebut, namun sekarang guild tersebut juga menjadi kaya dan terkenal. Bukan hanya itu, tentunya mereka juga menjadi guild terkuat, karena mereka mendapat batu sihir langka dan berkualitas tinggi untuk meningkatkan kekuatan mereka. Dimasa depan ibu yakin kalian akan mampu melampaui mereka" Kata Bu Mut yang bersemangat.
__ADS_1
"Pohon suci di dalam dungeon itu sangat mengerikan, bahkan kerajaan terkuat di benua ini belum mampu mencapai tingkat 100. Dan bukan hanya itu, dari ratusan guild hanya ada satu guild saja yang mampu ketingkat tinggi tersebut, bahkan sudah banyak yang tewas di sana. Apa mungkin di masa depan kita bisa kesana juga, dan menyusul rekor mereka..?" kata Safar yang sedikit ragu dan takut.
"Akan sangat mengerikan jika di cabik-cabik, dan di makan oleh monster-monster bergigi tajam pemakan batu sihir tersebut." Kata kakak Loli yang juga ngeri setelah mendengar Safar ketakutan.
"Tenang saja..! kita akan terus berlatih dan menjadi kuat, kita harus yakin kalau kita bisa. Ingat perkataan yang mulia raja tadi, yang paling penting didunia ini adalah kekuatan, setelah kita kuat maka tidak akan ada yang bisa menghalangi kita, karena itu kita harus tetap semangat dan terus berjuang untuk menjadi kuat" kata Refo menyemangati teman-temannya. Lalu mereka mengangguk setuju dan juga bersemangat setelah mendengar kata-kata Refo tersebut.
Bu Mut tersenyum bahagia melihat semangat mereka, dan dia menjelaskan lagi;
"Manusia yang tewas di atas pohon itu tidak akan dimakan oleh monster-monster tersebut. Monster tersebut hanya membunuh saja dan tidak memakan daging, karena mereka hanya memakan batu sihir saja."
"Mereka menganggap manusia dan makhluk lain yang masuk ke rumah mereka itu sebagai pencuri dan penganggu waktu makan mereka saja, karena itulah akan mereka singkirkan."
"Mereka akan menyerbu hingga ribuan ekor atas perintah bos monster di tingkat tersebut, karena itulah pohon suci itu disebut sebagai mini dungeon oleh para petualang."
"Kalian pasti sudah tahu kan dari buku sejarah, dungeon juga memiliki bos kuat disetiap level untuk menjaga lantai di level tersebut."
Lalu mereka semua mengangguk, karena mereka sudah mempelajari hal itu disekolah.
"Jika kalian sudah mempelajari dungeon lebih lanjut maka kalian pasti akan tahu, sayangnya kalian masih belajar dasarnya saja, baiklah akan ibu jelaskan;
"Di Dalam dungeon itu ada satu tempat yang paling aman di setiap lantainya, itu adalah portal teleportasi dungeon. Dengan portal itu kita akan bisa pindah secara lansung ke lantai yang kita inginkan."
"Akan tetapi portal itu hanya bisa dilalui oleh petualang yang sudah menaklukkan lantai-lantai tersebut, tentu saja dengan mengalahkan bos lantai itu. Setelah bosnya dikalahkan, maka monster-monster tersebut akan takut dan tidak berani lagi menyerang kelompok yang mengalahkan mereka itu. Meskipun ada bos baru lagi yang muncul setelah beberapa hari dikalahkan, tapi tetap saja bos itu akan takut dan membiarkan mereka bebas di lantai tersebut."
"Jadi dengan adanya portal tersebut, petualang yang sudah sampai kelantai tinggi, saat mereka kembali lagi ke dungeon maka dari lantai satu bisa lansung pergi kelantai mana saja, termasuk ke lantai tertinggi yang sudah mereka takhlukkan."
"Karena itulah setiap petualang terus berlomba lomba mencetak rekor untuk mengalahkan bos setiap lantai, supaya mereka lebih bebas dan mendapat banyak sumber daya dan keuntungan didalam dungeon."
"Begitu juga dengan pohon suci itu, pohon itu tentunya juga memiliki portal teleportasi yang sama dengan dungeon, karena itulah mereka sebut pohon suci itu sebagai mini dungeon."
__ADS_1
"Didalam dungeon itu sangat misterius, karena tidak bisa ditebak dan juga banyak hal-hal aneh diluar akal sehat manusia di sana." Kata Bu Mut menjelaskan.
"Ternyata begitu ya bu...! berarti jika mereka dikalahkan dan terdesak, maka mereka akan lari ke portal teleportasi pohon suci itu, dan berpindah ketingkat mana saja yang mereka inginkan, setelah mereka sampai di tingkat bawah yang sudah mereka takhlukkan tentunya mereka akan aman."
"Nah....betul sekali..! kamu pintar Refo" kata Bu mut memuji sambil tersenyum.
"Tapi bu...? portal itu hanya bisa digunakan setelah menaklukkan lantai tersebut, seandainya belum ada satupun lantai yang ditaklukkan, atau kita masih petualang pemula yang baru berpetualang kedalam dungeon, lalu bagaimana caranya untuk naik kelantai berikutnya Bu..?" kata Refo penasaran.
Teman-teman Refo yang mendengar pertanyaan Refo itu kelihatan agak sedikit bingung.
"Sebenarnya ini sudah pelajaran untuk anak-anak di tingkat akademi sihir lanjutan, tapi karena kalian penasaran maka akan ibu jelaskan;
"Untuk naik ke tingkat yang belum pernah di jajah di dalam dungeon, contohnya saat kalian baru menaklukkan lantai satu saja, tentunya kalian ingin naik lagi ke lantai dua, tapi tidak bisa berteleportasi ke lantai tersebut karena portal dilantai dua itu belum aktif, maka bagaimana kalian akan maju ke level berikutnya? begitu kan Refo maksud pertanyaan kamu tadi..? kata Bu Mut memperjelas pertanyaan itu dan membuat teman-teman Refo menjadi paham seketika.
"Iya Bu...!" kata Refo mengangguk.
"Saat itu kalian tidak perlu cemas, karena di dalam dungeon ataupun di pohon suci itu ada sebuah lubang khusus yang digunakan untuk mencapai level berikutnya."
"Disetiap level ada sebuah lubang kecil yang menjadi penghubung antara dua lantai, namun tidak ada monster yang bisa melewati lubang tersebut karena ukuranya sangat kecil. Kalian harus naik ke atas dengan cara memanjat, disanalah perjuangan sebenarnya untuk naik ke setiap tingkat."
"Jika sudah sampai di atas dan terjadi kendala, maka akan bisa lansung berteleportasi ke lantai yang sudah kalian takhlukkan, setelah itu tentunya harus memanjat lagi untuk naik ke atas, begitu selanjutnya diulangi sampai bisa menaklukkan lantai itu, dan membuka portal teleportasi di lantai tersebut."
"Suatu saat jika kalian sudah menjadi petualang, ibu akan menemani dan membimbing kalian untuk masuk kedalam dungeon pertama kalinya, jadi kalian tidak perlu cemas." Kata Bu mut tersenyum bahagia lalu meminum teh hangat yang sudah disediakan tadi.
.......................................................
...:) (:...
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
__ADS_1
Terimakasih.🤗🙏