PENGUASA DUNIA SIHIR

PENGUASA DUNIA SIHIR
Episode 62 Refo VS Putri Si Jiwa Pedang


__ADS_3

Putri kembali angkat bicara sebelum Refo menyerang dia, "Kalau boleh... aku juga akan meminta sesuatu kepadamu, nantinya di saat kontrak sudah terbentuk tentunya kita sudah bisa bertukar tubuh, maka dari itu aku memohon satu permintaan kecil sebagai tanda pertemanan kita."


"Permintaan tersebut hanyalah sebuah angan yang tidak bisa aku wujudkan selama ini, yaitu aku ingin melihat dunia luar yang indah dengan mata manusia lagi, makanya aku meminta izin kepadamu supaya kita bertukar tubuh sekali saja, dan aku ingin melihat keindahan dunia ini lagi dengan mata manusia mu itu." Kata putri menjelaskan permintaan sederhananya dengan penuh senyuman dan harapan.


"Itu adalah urusan yang sangat mudah, nanti saat waktunya tiba, aku akan mengizinkanmu bertukar tubuh dengan ku", kata Refo yang berhasil membuat putri tersenyum bahagia lagi.


"Jika suatu saat kamu terdesak dan jiwamu kelelahan, yang bisa membuatmu tidak sadarkan diri, saat itu lah aku juga bisa menggantikanmu untuk bertarung, itu adalah manfaat kecil lainya dari kontrak darah tersebut, aku bersungguh sungguh dan tidak akan pernah menipumu sedikitpun."


"Karena itulah aku ingin melihat sejauh mana kekuatan aslimu saat ini, supaya aku dapat memperkirakan dimana aku akan membantumu pada saat kamu mengalami pertarungan hidup dan mati, ini aku lakukan supaya kamu selalu berada dalam perlindungan kekuatanku."


"Ingat ini berlaku sampai suatu saat nanti, sampai kamu jauh lebih kuat daripada aku maka barulah aku akan menjadi tangan kanan dan alat mu, dan saat itu aku tidak perlu melindungi mu lagi, akan tetapi bertarung bersama denganmu"


"Nanti aku juga bisa melatihmu beberapa keahlian yang belum kamu kuasai, maka keluarkan lah semua kemampuan yang kamu punya, perlihatkanlah kepadaku setangguh apa dirimu itu, ayo serang aku" kata putri dengan wajah serius nya.


"Kalau memang seperti itu, maka akan aku lakukan dengan sekuat tenaga, berhati hatilah supaya kamu tidak terluka", kata Refo yang sedikit menganggap remeh putri, karena wujud manusianya terlihat lebih lemah dari diri nya.


Refo lansung berlari kearah putri untuk menyerang, "kamu boleh menggunakan tubuhku saat aku mengizinkamu nanti, tapi tentunya dengan satu syarat, yaitu kamu tidak boleh membunuh orang baik, dan lindungilah teman temanku pada saat itu. Tapi untuk orang jahat itu terserah kamu, kamu bebas mau melakukan apapun", kata Refo sambil menyerang putri dengan tangan kosong.

__ADS_1


Pergerakan Refo semakin cepat dan lincah, dia berlari dengan teknik kilat nya, dan ketik dia mengira sudah sampai dibelakang putri, akan tetapi saat itu putri sudah berada di posisi awal dia tadi.


"Apa...? lari Putri si jiwa pedang ini lebih cepat dari pada aku, dia juga sangat lincah dan bahkan tekniknya jauh lebih hebat dari milik ku, siapa kah dia sebenarnya, dia tidak bisa ku anggap remeh lagi, aku harus lebih serius lagi " gumam Refo dalam hati yang kaget menyaksikan itu.


"Kamu ternyata bukan hanya sekedar jiwa pedang biasa yang digunakan untuk menebas orang, dan selalu di jadikan sebagai alat, ternyata kamu juga bisa ilmu bela diri, bahkan kamu sangat kuat", kata Refo yang penasaran dan mengayunkan tinju kanan nya kearah putri.


Putri hanya membalas ucapan Refo itu dengan senyuman, lalu dia dengan mudah menghindari tinju Refo tersebut, dan secara tiba tiba dia sudah sampai dibelakang Refo lalu dia membentuk dua jari dengan cepat menusuk ekor Refo, sambil mengucapkan sebuah jurus, *jurus sakit seribu tahun*...


Setelah itu Refo terpental ke atas dan terlihat sangat kesakitan, "untung ini berada di alam jiwa, kalau kita didunia nyata maka kamu sudah merusak masa depanku" kata Refo yang kesal dan kesakitan.


"Kamu saja yang terlalu lamban, jika kamu bisa menghindari nya tentu saja kamu akan selamat dari serangan itu. Apa hanya segini kekuatan hebat yang kamu banggakan itu, bahkan kamu tidak bisa mengelak dari serangan kecil seperti itu, dan juga tinjumu itu sangat lamban bahkan sangat lemah seperti tidak ada tenaga sedikit pun."


Refo yang mendengar ejekan itu sangat marah, lalu dia berdiri sambil memegang buntut nya yang masih sakit, dan dia berpura pura tidak sakit sedikitpun, lalu Refo lansung melontarkan serangan bertubi tubinya kepada putri. Tentunya... itu semua dilakukan untuk membuktikan kehebatan nya, dan juga untuk mengembalikan harga dirinya setelah di injak injak oleh putri.


Akan tetapi upaya untuk mengembalikan harga diri itu lansung gagal dalam sekejab mata, karena tidak ada satupun serangan bertubi tubi Refo tersebut yang mengenai putri.


"Dia sangat kuat, aku tidak akan bisa mengalahkan nya untuk saat ini. Apakah sejauh ini jarak di antara kami? seandainya aku punya kekuatan sihir, mungkin saja aku tidak akan tertinggal sejauh ini oleh nya " gumam Refo yang terlihat cemas.

__ADS_1


"Kenapa kamu terlihat cemas begitu, ini baru pertarungan teknik bela diri, belum lagi teknik berpedang, dan juga kita belum menggunakan kekuatan sihir, bahkan pertarungan aura pun juga belum, namun kamu sudah kewalahan begitu" kata putri yang serius dan terlihat menakutkan.


"Ha ha ha... kamu tidak perlu cemas, tenang saja... ayo kita lanjutkan pertarungan ini, aku maklum saat ini kamu belum memiliki kekuatan sihir, maka dari itu kita akan bertarung secara adil dengan apa yang kamu bisa saja."


"Karena itu kamu tidak perlu ragu lagi, dan juga dari awal kan sudah aku bilang, kalau aku ingin melenyapkan jiwa mu itu, tentunya sangat mudah bagiku, inilah bukti dari perkataan ku itu."


"Aku rasa kamu juga sudah menyadari perbedaan kekuatan kita yang sangat jauh ini, makanya kamu harus percaya kepadaku, aku benar benar tidak ada niat untuk melakukan hal buruk seperti itu kepadamu, ingat setelah aku memilihmu untuk menjadi tuanku, maka selama nya kamu akan tetap menjadi tuanku."


"Apalagi sekarang kamu sudah menjadi teman ku satu satunya, aku akan selalu menjagamu bahkan dengan mengorbankan nyawaku sendiri aku pun mau, kata Putri yang tulus memberitahukan isi hatinya pada Refo, karena itu mulai dari sekarang berjuanglah untuk menjadi lebih kuat lagi, supaya kamu tidak kehilangan teman mu ini" kata putri lagi.


Refo yang mendengar ketulusan itu, tentunya lansung percaya sepenuhnya kepada teman barunya itu, akan tetapi sekarang dia hanya bisa pasrah dan terus menyerang, karena dengan kekuatanya yang sekarang, dia memang berada diposisi untuk di dihina, dia sadar karena perbandingan kekuatan dan tekniknya setara dengan satu banding 100 dengan kekuatan putri saat ini.


"Aku berjanji, aku akan menjadi lebih kuat lagi, cukup sekali ini saja aku terpuruk sampai sejauh ini, dikarenakan kekuatanku yang sangat lemah dan tidak bisa membalas apapun setelah harga diriku di injak injak oleh orang lain seperti saat ini, hal seperti ini tidak akan terulangi lagi dimasa depan nanti " gumam Refo yang sedih didalam hati, dan berjanji kepada dirinya sendiri untuk jadi lebih kuat lagi. Setelah itu dia terus menyerang putri meskipun sudah tahu kalau itu semua hanyalah sia sia.


...............................................


:) (:

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terimakasih..... jangan lupa like, karena like itu geratis ya teman teman 🙏🤗


__ADS_2