
Pertandingan babak ke empat hari ini akan dimulai, seperti pertandingan babak pertama pembagian kelompok pun juga sudah ditetapkan. Ini ditetapkan secara acak dengan mengambil nomor lot.
Untungnya team Refo kali ini belum bertemu dengan team kuat yang semuanya level 50 kemaren. Tentu saja team itu yang menjadi lawan terberat mereka kali ini.
Pembagian team sudah ditentukan. Dan skema pertandingan juga telah dipampang di papan pengumuman.
Dari 12 team ini, akan disingkirkan enam team. Enam team yang menang ini, akan maju ke babak berikutnya, dan tentunya yang kalah akan tereliminasi dan pulang.
Pada saat team Refo melihat papan pengumuman pembagian team tersebut.
Team Refo akan berhadapan dengan team kakak Loli, pada saat itu ada sedikit kecanggungan terlihat pada Loli, namun Refo dan yang lain nya memberi Loli semangat.
Karena Loli yang sekarang, level dan juga kemampuan sihirnya jauh lebih tinggi daripada kakak kakaknya. Makanya setelah mendengar semangat dari teman teman nya, dia menjadi lebih percaya diri.
Sebelum pertandingan dimulai, kakak Loli sempat mengunjungi team Refo, apalagi kalau tidak untuk memprovokasi dan menghina team Refo.
"Kalian menjadi lawan kami hari ini, jangan sampai menangis saat kalah nanti, dan juga kamu Loli, kakak tidak akan menahan diri untuk menghajar mu, dasar anak cacat", kata salah satu dari mereka.
Loli hanya bisa diam, dan kelihatan mukanya memerah, adapun Refo dan yang lainnya hanya bisa tersenyum saja, "bagaimana mungkin orang orang ini begitu sombong" gumam Refo dalam hati.
Lalu setelah melihat seorang panitia yang mendekat ke arah mereka, akhirnya team kakak Loli tersebut, pergi dan takut untuk membuat masalah lebih jauh lagi.
Setelah kepergian kakak Loli tersebut, Refo angkat bicara, "kita harus sabar menghadapi orang orang seperti itu, kita harus tetap tenang, dan ayo semangat, kita buktikan kekuatan kita di arena" kata Refo menyemangati teman teman satu team nya.
Tadi Bu mut dan guru pembimbing lain nya dikumpulkan oleh panitia untuk memberi arahan, supaya bisa menjelaskan kepada murid mereka masing masing, tentang pertandingn babak ke empat ini. Makanya para murid bebas berkeliaran sebelum pertandingan dimulai.
__ADS_1
Tak lama setelah itu, Bu mut kembali dan lansung memberi arahan pada Refo dan team.
Bu Mut juga mengurutkan siapa yang akan bertanding terlebih dahulu, Loli yang sangat bersemangat karena lawan kali ini adalah team kakaknya, dan karena ini juga momen yang sangat bagus untuk menunjukan kemajuan kepada kakak kakak dan orangtuanya, makanya dia mengusulkan dirinya sendiri untuk berada di urutan pertama.
Bu mut dan yang lainnya juga mengetahui tentang kehidupan Loli dan keluarganya, tentu saja mereka tadinya mau mengusulkan Loli terlebih dahulu, tapi untung nya loli juga bersemngat untuk memanfaatkan momen yang bagus ini, untuk menghilangkan gelar anak cacat pada dirinya, makanya Bu mut setuju, dan anak anak yang lain juga setuju.
"Selanjutnya yang akan bertarung di urutan kedua adalah Refo", kata Bu Mut. "Karna musuh kali ini juga bisa bela diri, berpedang, dan juga gesit, maknya Refo adalah kandidat yang terbaik berikutnya, untuk urutan kedua" jelas Bu mut. "Ingat pertandingan ini juga untuk melatih diri kalian supaya mendapat pengalaman lebih bnyak lagi, jadi manfaatkan lah semaximal mungkin" tambah Bu Mut.
"Di urutan ketiga adalah Safar, sebisa mungkin buat musuh pingsan dengn sihir petir, dan kita akan menang kali ini", kata Bu mut memberi semangat. "Ibu rasa cukup, itu saja urutan tampil kita kali ini" tambah Bu Mut.
Lalu Ravit dan Rozi kelihatan bingung,
melihat kebingungan mereka, Refo mewakili mereka bertanya pada Bu mut,
"Bu,, bukankah ini adalah pertandingan 1vs1 dan diurut dari satu sampai lima, kenapa kita hanya mempersiapkan tiga orang saja" kata Refo penasaran, Ravit dan Rozi mengangguk setuju.
"menurut penilaian ibu, dengan tiga orang saja sudah bisa untuk memenangkan pertandingan kali ini, ibu lihat team kakak loli ini rata rata level 35, sejauh ini mereka hanya beruntung mendapatkan musuh yang lemah, sudah banyak musuh yang kuat dari mereka yang tereliminasi kemaren. Meskipun demikian, kalian tidak boleh lalai dan sombong, bertanding semaximal mungkin. Meski level kalian lebih tinggi, kalian tetap harus menunjukan peforma yang bagus" kata Bu mut menjelaskan sesuai fakta.
"Tapi nanti jika memang mereka kuat dan kalian terdesak, maka Ravit akan tampil diurutan ke empat, dan Rozi akan bertarung terakhir", kata Bu mut lagi dengan senyuman tipis.
Akhirnya mereka semua bahagia dan tersenyum. Lalu tiba tiba Bu Mut berbicara lagi "Dan ingat juga satu hal yang paling penting, kalian harus bisa menahan diri dengan kekuatan sihir kalian, seperti pesan ibu kemaren" kata Bu Mut tegas. "Baik Bu.." kata mereka serentak.
Pada pertandingn ini, Refo dan team akan bertanding di urutan pertama.
Saat pertandingan dimulai, guru pengawas dan empat anggota team lain nya akan menjadi penonton dari luar arena.
__ADS_1
Pertandingan pun dimulai.
Loli dan salah satu kakaknya dari team musuh sama sama masuk ke arena. Kakak nya ini berlevel 35.
Mereka berdua lansung merapal mantra sihir masing masing, karena mereka sama sama memiliki dua elemen sihir, yaitu elemen angin dan elemen air. Makanya sesuai kebiasaan keluarganya, loli dan kakaknya pertama Tama saling menyerang dengan menggunakan sihir air.
Namun terlihat jelas perbedaan sihir mereka. Sebenarnya kalau loli mau mengalahkan kakaknya dari awal, itu bisa saja dilakukan, karena dia tidak perlu merapal mantra, namun untuk menjaga rahasia Refo, dia pura pura merapal mantra.
Setelah sihir air mereka keluar, dan mereka lansung saling melontarkan sihir air tersebut. Sihir air itu pun bertemu ditengah arena, dan terlihat seperti letusan bom dan air berserakan dimana mana, kakak loli kaget, "apa..? kamu sekarang bisa mengimbangi sihir ku, bukankah beberapa bulan yang lalu kamu masih lemah dan sering aku basahi dengan sihir airku" katanya bingung.
Namun loli hanya tersenyum tipis, karena sihir air Loli yang telah berbenturan tadi masih tersisa separuhnya dan menyerang ke arah kakaknya itu. Pada saat itu dia tersenyum lagi dan bilang, "bukan hanya mengimbangi mu kak, kali ini aku akan mengalahkan mu", katanya sedikit bangga dan bahagia
Tak lama setelah itu, sihir air tersebut mengenai kakak loli, dan dia tidak bisa untuk mengelak, apalagi untuk merapal mantra sihir pertahan, dan akhirnya dia terkapar karena serangan tersebut.
Semua penonton yang menyaksikan itu kaget, "elemen sihir dan gaya mereka bertarung hampir sama, apa mereka adik kakak?, dan juga sihir anak itu lebih kuat" kata mereka yang masih bertanya tanya.
Panitia pembawa acara lansung mengumumkan, "pemenang pertandingan pertama babak pertama adalah Loli dari team hanya orang biasa".
Setelah itu terdengar tepuk tangan yang meriah.
................................................
:) (:
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Terimakasih.