PENGUASA DUNIA SIHIR

PENGUASA DUNIA SIHIR
Episode 09 Berburu Monster Sihir


__ADS_3

Pagi ini Refo sangat bersemangat, karena sekarang dia menjadi andalan teman temanya.


Lalu dia berangkat ke sekolah seperti hari kemaren, sesuai dengan yang di katakan pak Zon kemaren, bahwa hari ini adalah hari pertama kali mereka belajar sihir.


Setelah mereka semua hadir dan beberapa saat kemudian, bel pun berbunyi, pak Zon yang juga kelihatanya bersemangat, dengan sedikit senyum membawa beberapa buku pelajaran sihir masuk keruangan kelas.


Lalu dia menyapa muridnya, selamat pagi anak anak, hari ini kita akan belajar menggunakan sihir. Lalu mereka pun dikelompokkan berdasarkan elemen sihir yang sama, seperti elemen air sama elemen air, begitu juga elemen yang lain, karena rata-rata dikelas tersebut hanya memiliki satu elemen sihir, maka sangat mudah mengelompokkannya.


Kecuali untuk Rozi, Ravit, dan Safar, beserta si Loli anak bangsawan, yang memiliki dua atau lebih elemen sihir.


Refo yang menyaksikan itu sedikit murung, terlihat dari raut wajahnya, karena dia tidak memiliki elemen sihir sedikitpun. Lagian anak anak lain, selain temanya tiga sekawan tidak ada yang peduli pada refo, bahkan memandang refo dengan tatapan jijik.


Lalu pak Zon juga sedikit kasihan kepada Refo dan membiarkan refo memilih kelompok mana yang akan dimasukinya. Pembagian kelompok tersebut terdiri menjadi empat kelompok, kelompok sihir api, kelompok sihir tanah, kelompok sihir air, dan kelompok sihir angin, seharusnya itu menjadi lima, karena pengguna elemen petir hanya Safar seorang, makanya tidak ada kelompok petir.


Pada akhirnya refo lebih memilih untuk masuk kelompok sihir api. Karena disana dia bisa bergabung dengan teman tiga sekawan nya.


Lalu setelah pembagian kelompok selesai, pak Zon mulai membagikan satu buku sihir disetiap kelompok. Tentu saja buku sihir dengan elemen yang sama dengan kelompok tersebut.


Kelompok terbanyak adalah kelompok sihir air, sekitar 12 orang, disusul dengan kelompok sihir tanah yaitu 8 orang, kelompok sihir angin 6 orang, dan terakhir kelompok sihir api cuma empat orang.


Yang memiliki elemen kuat seperti elemen api, dan apalagi elemen petir sangat sedikit dan langka. Karena hanya beberapa yang memiliki bakat tersembunyi, atau bakat khusus saja yang beruntung mendapat elemen tersebut.


Pembagian kelompok pun selesai, mereka semua lalu mulai mempelajari dasar dasar penggunaan sihir. Buku ini sedikit berbeda dengan latihan refo kepada tiga sekawan nya kemaren, karena ajaran refo lebih mendalam. Di buku ini hanya ada dasar dasar cara membaca mantra sihir, dan juga petunjuk tentang bagaimana mengendalikan sihir, dan juga penjelasan untuk menaikan level sihir.


Dan di terakhir bab buku tersebut, barulah ada penjelasan tentang mengeluarkan elemen sihir.


Beserta juga ada satu mantra untuk serangan sihir, yang jaraknya pendek dan tidak terlalu kuat, dan juga ada satu pertahanan sihir.


Setelah muridnya paham teori dari buku-buku yang dia berikan, lalu pak Zon membawa mereka kepadang rumput tidak jauh dari sekolah untuk mempraktekan sihir tersebut.


Sesampainya di sana, empat kelompok tersebut mulai membaca mantra yang berbeda beda, berdasarkan elemen mereka masing masing.


Terlihat beberapa sihir mulai keluar,


akan tetapi berbagai perbedaan juga terlihat, karena level mereka masih rendah maka sihir yang keluar kebanyakan lemah.


Kelompok Refo, Rozi, Ravit dan Safar, sedang latihan dengan gaya yang berbeda, dan spektakuler, terlihat beberapa batu dan kayu sebagai target mulai mereka hantam dengan beberapa serangan sihir api yang cukup kuat.


Pak Zon yang melihat itu kaget,

__ADS_1


lalu dia bertanya, "sejak kapan kalian mempelajari serangan kuat seperti ini ? "


lalu pak Zon menjelaskan bahwa serangan sihir tersebut sudah berbeda level dari pemula dan itu adalah materi dan sihir untuk anak anak kelas dua. Setelah mendengar penjelasan pak Zon, lalu mereka kaget dan dalam hati mereka menggumam, " betapa luar biasanya refo, pelajaran untuk kelas dua, kemaren dibilanghanya hanya dasar dasar sihir." lalu pak Zon bertanya lagi, "tadi bapak lihat kalian tidak merapalkan mantra sama sekali kan, itu sangat mustahil didunia ini "


Mereka hanya menjawab pak Zon dengan senyum dan bilang, "itu semua adalah teori dari kepala Refo pak, dan Refolah yang melatih kita" kata mereka. lalu pak zon kaget lagi dan menggumam dalam hati, "dari mana anak ini mendapat teori yang hebat ini. Ini tidak masuk akal bukan.." Dan dia melihat kearah Refo sambil menggumam lagi dalam hati, "anak ini begitu misterius dan tampak berbeda, seandainya dia mempunyai energi sihir dia pasti sangat berpotensi dan hebat."


Lalu teman sekelasnya yang lain juga kaget seakan tak percaya bahwa itu adalah ajaran Refo.


Lalu pak zon memanggil Refo, dan bertanya "Refo, dari mana kamu belajar tentang teori sihir tersebut beserta penerapan nya juga, apa ada lagi sihir lainnya yang kamu ketahui.? " lalu refo menggangguk dan menjawab "hanya sedikit pak, teori sihir dari setiap elemen yang ada dalam pikiran saya. Itu karena, saya sering membaca buku seluruh ilmu pengetahuan sihir sejak masih kecil." katanya dengan sedikit


bohong, dan menjaga rahasianya.


"Dan teori sihir tanpa rapalan mantra sihir itu, saya juga tak tau darimana asalnya, itu tiba-tiba saja ada dalam pikiran saya sejak beberapa bulan yang lalu, saat saya memasuki usia lima tahun" jawab refo jujur.


Pak Zon kaget lagi, dan dia bilang "teruslah latih teman temanmu, supaya mereka menjadi kuat, dan kamu ingat, itu merupakan aset yang sangat berharga, jangan sampai mengajarkan dan memberitahukan kepada orang lain atau orang luar selain teman atau keluargamu, dan juga rahasiakan dari guru-guru yang lainya. Karena itu akan bisa membahayakan nyawamu." kata pak Zon yang peduli kepada Refo. "Terimaksih pak, saya akan merahasiakannya" kata Refo.


Walaupun pak Zon adalah seorang guru seperti berandalan, tetapi dia mempunyai hati yang baik, dan juga peduli kepada muridnya.


Alasan kenapa refo mengetahui berbagai macam sihir dari yang lemah sampai yang terkuat adalah, karena di waktu kecil dia selalu membaca buku-buku sihir langka yang ada dirumahnya. Karena dulu orangtuanya menjadi petualang mengelilingi dunia, makanya bnyak koleksi buku yang mereka kumpulkan.


Dan itu hanya sebagian kecil ilmu pengetahuan Refo.


Karena itu dia mulai mendapat gambaran dan pengetahuan sihir dari kotak tersebut.


Akan tetapi sampai sekarang Refo masih belum memiliki energi sihir sedikitpun.


Refo memang tidak bohong kepada pak Zon.


Refo mendapat ilmu pengetahuan sihir itu pada saat dia memasuki umur lima tahun, itu sekitar tiga bulan yang lalu,, tiba-tiba kepalanya pusing, dan berbagai rumus sihir, dan petunjuk penggunaaan sihir, dan ribuan sihir kuat misterius mulai melayang di kepalanya. Yang mana tak perlu merapalkan mantra untuk menggunakan sihir sihir tersebut.


Setelah itu pak Zon menyuruh mereka semua untuk istirahat, dan juga menyuruh mereka mempersiapkan diri, untuk membawa peralatan seperti pisau, panah, dan senjata tajam lainnya. Tentunya untuk berburu monster sihir nanti setelah jam istirahat.


*****


Jam istirahat pun berlalu, dan dengan bimbingan pak Zon, akhirnya mereka mulai menuju kedekat padang rumput di ujung hutan sihir, yang tidak jauh dari tempat mereka latihan sihir tadi.


Disana ada banyak monster sihir seperti slime dan monster sihir bola balon, mereka tidak menyerang manusia. Dan hanya Monster sihir lemah untuk pemula. Lalu pak Zon menjelaskan kepada mereka, untuk berburu Monster tersebut disekitar, dan dia mengingatkan supaya tidak terlalu jauh dengan nya, dan juga untuk tidak masuk hutan terlalu dalam. Karena disana ada terdapat binatang sihir lain nya, yang kuat dan menyerang manusia.


Lalu setelah mendengar instruksi pak Zon, mereka mulai berburu, untuk keamanan, mereka berburu secara berkelompok.

__ADS_1


Tentu saja Refo bersama dengan ketiga sahabatnya.


Beberapa kelompok mulai berpencar, pak Zon juga mengawasi mereka semua dari kejauhan.


Di kelompok Refo, Refo hanya bisa menjelaskan pada mereka tentang monster sihir, dan bagaimana cara mengalahkan mereka dengan mudah, karena refo mengetahui semua nama monster dan juga titik lemahnya.


Refo juga mengajarkan mereka mata sihir, supaya bisa melihat level monster atau level seseorang. Yaitu dengan mengandalkan salah satu elemen mereka, lalu memadukan sihir elemen tersebut dan menerapkan ke mata mereka, dan merekapun mulai mencoba, pada akhirnya mereka berhasil. Karena mereka bertiga memiliki elemen sihir api yang sama, maka mereka sepakat untuk menerapkan elemen api, dan tampak dimata mereka seperti mengeluarkan cahaya kemerahan bewarna merah api.


Biasanya sihir ini digunakan para petualang yang berlevel tinggi. Bahkan anak anak akademi tingkat lanjutan juga belom ada yang bisa menggunakan sihir ini.


Lalu Refo meminta mereka untuk merahasiakan ini. dan menjelaskan bahwa ini sihir tingkat menengah yang hanya petualang dan orang orang kuat saja yang bisa memakainya, merekapun bahagia dan menyetujuinya.


Setelah itu mereka mulai berburu dan membunuh beberapa slime satu persatu, baik itu dengan sihir ataupun dengan senjata tajam yang mereka bawa. Refo hanya bisa mengintruksikan dan melihat, karena refo tidak memiliki level jadi percuma membunuh monster sihir tersebut.


Tak lama setelah itu, semakin bnyak monster yang dibunuh, semakin cepat bertambah exp mereka. Dan Rozi pada saat itu meningkat ke level 20, Ravit kelevel 18, dan safar jadi level 16. Setelah meningkatnya level mereka kekuatan sihir mereka juga bertambah kuat.


Di dunia ini sihir paling tinggi adalah lvl 1000. itu sangat sulit untuk dicapai. Mudah untuk menaikan level sihir dari level satu sampai level 50. Dan untuk level 50 keatas akan lebih sulit dan lebih lama lagi menaikan level, karena membutuhkan banyak exp, semakin tinggi level, maka semakin banyak pula exp yang dibutuhkan untuk menaikan level tersebut.


Monster slime dan monster balon hanya memiliki level satu, dan hanya sedikit exp yang bisa mereka dapat saat membunuh monster tersebut. Maka siapa yang membunuh paling bnyak akan cepat naik levelnya. Karena kelompok refo sudah mulai mahir dalam sihir, makanya mereka membunuh monster tersebut dengan mudah, dan mereka cepat naik level.


Berbeda dengan murid lainnya, hanya bisa membunuh beberapa dengan menusuk monster tersebut, dan tentunya mendapat sedikit exp, otomatis level mereka juga sedikit naiknya..


Setelah beberapa saat kemudian, karena keasikan berburu kelompok refo tak sengaja masuk lebih dalam kehutan sihir tersebut.


Dan tiba-tiba terdengar ada suara yang menyeramkan. Itu adalah monster ular sihir, mereka kaget lalu melihat level monster tersebut dengan mata sihir mereka. ternyata level ular tersebut level 25, jauh lebih tinggi dari pada level mereka semua. Mereka agak sedikit ngeri dan refo menyuruh mereka untuk tenang dan mempersiapkan sihir mereka.


Selanjutnya, monster ular sihir itu mulai berdesis dan menyerang mereka....


\=\=\=\=\=\=\=


Terimakasih untuk pembaca, tunggu episode berikutnya ya.


:)


..........._______...........


... ......____..........


..............

__ADS_1


__ADS_2