
Saat mendengar penjelasan Putri si jiwa pedang hitam itu, Refo terlihat sedikit cemas, karena tubuhnya diluar sana sedang diserang oleh musuh, karena itu dia menghentikan penjelasan jiwa pedang tersebut.
"Aku tidak ada waktu sekarang untuk mendengar penjelasan mu, aku hanya butuh kekuatan. Bagaimana caranya supaya aku mendapatkan kekuatan mu?"
"Aku harus cepat pergi dari sini, karena tubuh ku diluar sana lagi terdesak karena diserang oleh musuh, sedangkan aku terlalu lama disini dan membuang waktu, mungkin saja kami sudah kalah sekarang."
"Aku tidak tahu apa yang terjadi kepada tubuhku, aku juga mencemaskan teman temanku, cepat beri aku kekuatan mu, buktikan kepadaku kalau kamu memang benar ingin menjadikanku sebagai tuan mu" kata Refo yang terburu buru.
"Tenang saja, kamu tidak perlu memikirkan itu, karena waktu disini dengan dunia luar itu jauh berbeda, satu detik di dunia luar sama dengan 10 jam di alam jiwa ini, jadi setelah kamu keluar nanti belum sampai satu detik kamu meninggalkan tubuhmu."
"Masih banyak waktu yang bisa kita manfaatkan, karena itu tolong dengarkan penjelasan ku terlebih dahulu, agar kamu nanti tidak gegabah dan salah dalam menggunakan kekuatan yang besar ini."
"Karena sedikit saja melakukan kesalahan akan berakibat fatal, dan itu bisa membahayakan nyawamu sendiri, maka dari itu tenang dulu dan dengarkan aku, supaya kamu bisa mengendalikan kekuatanku dengan sempurna nantinya" jelas Putri si jiwa pedang itu.
Setelah mendengar itu Refo menjadi lega, karena tubuhnya dan juga teman temanya masih aman diluar sana.
Dia juga kaget dan sedikit kagum setelah mendengar perbedaan waktu yang luar biasa itu, karena hal itu baru pertama kali di alaminya, bisa masuk ke alam jiwanya sendiri adalah suatu hal yang berbeda dan tidak pernah dia duga sebelum nya, apalagi perbedaan waktu yang sangat jauh itu yang membuatnya bisa jauh lebih lega dan bisa memulihkan kekuatan jiwanya.
Oleh karena itu setelah kecemasan nya hilang Refo fokus untuk mendengar penjelasan Putri si jiwa pedang tersebut.
__ADS_1
"Ada satu syarat penting lagi yang harus kamu lengkapi, agar kamu bisa menggunakan kekuatan ku dengan sempurna."
"Sebelum aku memberikan semua kekuatanku, dan menjadikanmu sebagai tuanku, lalu sepenuhnya tunduk kepadamu, maka kamu harus memenuhi syarat tersebut terlebih dahulu."
"Lalu syaratnya apa...? apakah menukarkan tubuhku dengan kekuatan, seperti menjadikan tubuhku sebagai tumbal dan wadah baru mu, yang mengharuskan ku untuk mengorbankan nyawa ku sendiri."
"Jika seperti itu, aku tidak akan pernah setuju, aku tidak akan pernah menyia nyiakan kehidupanku yang sangat berarti ini, aku baru saja mendapatkan keluarga dan teman di kehidupan baru ini, yang mulai membuatku bahagia dan menikmati hidup yang belum pernah aku rasakan sebelum nya"
"Sedangkan kamu tidak tahu apa apa tentangku, dan kita juga baru saja bertemu, lalu kamu ingin merusak semua kebahagian ku itu dengan mudahnya. Tentu saja aku menolak dan tidak akan pernah mau memenuhi syarat seperti itu"
"Kalau kamu meyuruhku untuk mengorbankan hidupku, aku tidak akan mau. Lebih baik aku tidak punya kekuatan sama sekali, dan menjadi orang biasa biasa saja, karena hal yang sangat penting bagiku bukanlah kekuatan yang dahsyat untuk menguasai dunia ini, seperti yang orang orang dambakan."
"Aku hanya butuh sebuah kebahagiaan, hanya satu kata sederhana itulah yang aku inginkan" kata Refo yang curiga dan menebak asal asalan sampai panjang lebar, seolah olah syarat yang diberikan putri itu adalah tentang keburukan yang dia pikirkan melalui Fantasi liarnya.
Karena itu Refo masih was was, dan mengira akan terjadi hal seperti itu juga kepadanya, Refo mulai meragukan putri setelah mendengar ada sebuah syarat penting yang perlu di ikuti untuk mendapatkan kekuatan tadi.
Setelah mendengar penjelasan Refo yang tidak benar itu, Putri si jiwa pedang lansung ternganga karena terkejut dengan imajinasi Refo yang luar biasa itu, sayang nya yang ditakutkan Refo itu berbanding terbalik dengan syarat yang akan dikatakan Putri.
"Apa...? tidak akan mungkin aku melakukan hal aneh seperti itu... dan aku tidak ada berniat jahat seperti yang kamu jelaskan itu sedikitpun, dari mana kamu mendengarkan hal aneh yang membuatmu kesal itu." Tanya putri yang membela dirinya, karena memang benar dia tidak ada niat seperti itu.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah sekejam itu, makanya dengar dulu penjelasan ku" kata putri sambil tersenyum dan sedikit kesal kepada Refo yang menuduhnya akan berbuat jahat. Akan tetapi dia memaklumi penjelasan aneh Refo itu, karena semua orang yang mengalami hal seperti ini sudah pasti akan curiga dan waspada.
"Baiklah... untuk menghilangkan kecurigaan mu beserta membenarkan tebakan salahmu itu, aku akan menjelaskan nya kepadamu dan tolong dengarkan baik baik, jangan memotong pembicaraan ku seperti sebelumnya, agar kamu tidak asal menebak lagi", kata Putri yang masih tersenyum melihat tingkah aneh Refo.
"Syarat nya yaitu, kamu harus menjalin sebuah kontrak dulu denganku, kontrak ini adalah kontrak darah, yang berperan penting untuk mengikat jiwa ku agar selalu setia kepadamu, dan ingat, kontrak ini tidak bisa di anggap remeh, apa lagi kamu anggap sebagai lelucon, karena sekali terikat tidak akan bisa membatalkan nya seumur hidup."
"Karena itu kamu harus benar benar memikirkan nya terlebih dahulu, kontrak ini tidak akan sukses dengan unsur keterpaksaan, karena harus ada persetujuan di antara kedua belah pihak."
"Kalau sedikit saja ada keraguan dihatimu saat menjalin kontrak, maka jiwamu akan lenyap seketika, karena terserap, dan lansung disegel oleh tubuhku, yaitu pedang hitam unik yang selalu kamu bawa itu, saat itu terjadi tentunya konsekuensi yang kamu terima adalah kematian." Jelas Putri kepada Refo.
"Bagaimana pun kontraknya maka akan tetap aku lakukan, asalkan itu tidak untuk mengorbankan nyawa ku sendiri. Kalau sudah ada penjelasan yang membuatku mengetahui tentang semua itu, maka tidak akan pernah terjadi kesalahan, dan tentunya kontrak tersebut akan sukses dengan mudah" kata Refo yang percaya diri.
"Maka dari itu selagi waktu masih banyak, aku ingin kamu menjelaskan lebih jauh lagi tentang kontrak darah ini" kata Refo yang semakin penasaran.
"Baiklah... karena kamu sudah tenang, dan juga mulai memahami tentang semua ini, maka aku akan menjelaskan lebih jauh lagi, supaya tidak terjadi kesalahan sedikitpun saat kamu melakukan kontrak darah dengan tubuhku diluar sana nantinya, kata putri yang sedikit bahagia karena Refo sudah mulai percaya kepada nya.
..................................................
:) (:
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terimakasih.🙏🤗