
Bu Mut lansung menyerang tiga orang yang dibelakang dengan sihirnya, malam yang gelap lansung menjadi terang karena percikan cahaya sihir yang saling berbenturan.
Pada saat dua orang musuh tersebut akan membantu temanya yang di serang Bu Mut,
Refo dan team lansung menghadang, Refo maju dan menggunakan pedangnya dengan kecepatan luar biasanya, musuh terkejut dengan kecepatan Refo. Namun setelah Refo sampai di belakang musuh, saat akan membunuh musuh, ternyata musuh tersebut kuat dan ahli berpedang juga.
Beberapa saat kemudian, Refo mundur karena terpojok oleh dua orang tersebut, dan saat musuh itu mengejar, mereka terjebak masuk ke perangkap sihir tanah Rozi.
Perlahan kaki mereka tenggelam, saat mereka berusaha keluar, Loli mengikat kaki mereka dengan sihir es, tak memberi musuh kesempatan, Safar lansung menyambar musuh dengan sihir api petirnya, lalu Ravit juga combo dengan Safar menggunakan sihir badai petir, gabungan sihir angin Ravit dan sihir petir Safar. Efek nya begitu dahsyat, terlihat petir berputar dalam badai angin.
Saat sihir tersebut masih melayang di udara,
listrik menyambar di sekeliling badai petir tersebut. Musuh sadar diri dan mengetahui mereka akan terkena sihir kuat tersebut, tentunya mereka akan tewas seketika, lalu musuh tersebut pasrah dan memohon ampun.
"Kami disuruh oleh pihak lain, dan mereka mengancam kami, jika kami tidak membunuh kalian hari ini, maka keluarga kami akan mereka bunuh, tolong jangan bunuh kami, kami mempunyai keluarga dirumah dan membutuhkan uang untuk menghidupi mereka, hanya kami tulang punggung keluarga, tolong ampuni kami, kami akan pergi setelah ini" kata salah satu musuh tersebut yang berpura pura sedih.
Refo dan team sedikit tersentuh dan bertanya, "siapa yang mengutus kalian"? tanya nya.
Karena percaya bahwa musuh tersebut benar benar akan bertaubat dan pergi setelah itu, makanya mereka menghilangkan sihir besar tersebut.
Namun pada saat mereka menghilangkan sihir besar tersebut, salah satu musuh itu lansung melemparkan sihir kuat ke arah team Refo.
"Mereka dari guild kegelapan begitu licik kata Refo."
__ADS_1
Lalu dengan cepat Rozi membentuk perisai sihir baja dari elemen tanah. Tentunya sihir musuh itu tidak bisa menembusnya, dan energi sihir tersebut perlahan juga di serap pedang Refo. "Jangan beri mereka kesempatan lagi, atau tidak kita yang akan mati" kata Refo.
"Ada apa dengan kalian, kenapa kalian begitu kuat bocah bocah berandalan" hina mereka.
"Bukankah kalian baru berumur lima tahun,
apakah kalian reinkarnasi iblis", katanya yang mulai ketakutan.
Mereka mengabaikan pertanyaan musuh tersebut, dan tidak memberi kesempatan lagi.
Lalu Loli dan Rozi menghujani musuh itu dengan sihir air tingkat tinggi, dan keduanya tertusuk air berkecepatan tinggi, badan mereka tembus seperti dihujani ribuan jarum. Setelah itu mereka memastikan musuh tersebut tewas. Saat Refo dan team akan pergi membantu Bu Mut, tiba tiba keluar aura sihir hitam yang kuat dari kedua orang yang sudah tewas tadi.
Ternyata itu kekuatan iblis, sama seperti anak anak guild hitam waktu itu, namun sekarang kekuatan nya sangat dahsyat, dan lebih kuat lagi juga ada aura mengintimidasi.
Saat kedua musuh yang sudah di kuasai iblis tersebut mulai memecahkan sihir es Loli yang menahan badan bagian bawah mereka.
Lalu Ravit dan Safar kembali membuat sihir badai petir, akan tetapi saat ini lebih besar dari yang tadi, Rozi juga menambahkan sihir api kedalam badai petir tersebut. Karena musuh mereka menggunakan kekuatan iblis, makanya mereka memakai combo sihir tiga orang, atas intruksi Refo, dengan tujuan untuk menghabisi musuh tersebut dalam sekali serang. Loli juga memperkuat sihir es yang retak tadi untuk menahan mereka lebih lama.
Meski mereka sudah berjuang sekuat tenaga untuk keluar dari sihir lumpur Rozi dan sihir es loli, akan tetapi loli terus memperkuat sihir es nya.
Terlihat mereka masih saja berjuang dengan sihir kegelapan nya, dan terlihat sihir es Loli sedikit lagi akan hancur, retakan demi retakan sudah terlihat. Akan tetapi sebelum sihir tersebut hancur sepenuhnya, sihir combo Safar, Ravit dan Rozi sudah mengenai mereka.
Mereka sempat menahan dengan perisai sihir, namun dengan mudah hancur oleh sihir combo itu, lalu tubuh mereka bukan hanya tersobek angin yang tajam, tetapi juga disambar petir yang dhasyat, dan juga terbakar api yang diperkuat oleh angin. Terlihat efeknya begitu kuat, tubuh musuh tersebut terbakar menyisakan tulang benulang saja.
__ADS_1
Saat itu terlihat letusan dan cahaya besar dari kejauhan, teman teman musuh tersebut tidak bisa untuk tidak terkejut, karena mereka baru saja melihat combo sihir tingkat tinggi, dan itu sihir gabungan antara tiga orang sekali Gus, itu merupakan pencapaian yang sangat langka, dan tidak ada dalam sejarah sihir di benua ini, bahkan beberapa petualang kuat hanya bisa combo sihir dua elemen. Itupun sudah mencapai tingkat yang berbeda, bisa dibilang mereka petualang petualang khusus yang levelnya sangat tinggi.
"Bagaimana mungkin anak anak yang berumur lima tahun bisa menggunakannya, rahasia apa yang ada pada mereka" gumam pemimpin bos tersebut.
Bu Mut juga terkejut, "dalam sekejab mereka berhasil memecahkan rekor, sejauh mana bakat anak anak ini, dan juga rahasia yang tersimpan pada Refo sangat besar dan luar biasa, namun tidak ada yang perlu di pikirkan lagi, dari awal anak anak ini sudah memberi kejutan yang sangat luar biasa" gumam Bu mut dalam hati.
Bu Mut dari awal sudah bertanya tanya tentang anak anak muridnya ini, karena perkembangan mereka sangat cepat dan diluar kendali orang orang biasa, mereka adalah anak anak up normal.
Untung saja dulu pak Zon sudah menjelaskan beberapa keistimewaan anak anak ini pada Bu mut, makanya dia tidak terlalu terkejut, dan bertekad akan melanjutkan jalan pak Zon untuk membimbing mereka.
Saat Refo dan team sudah memastikan kedua musuh tersebut tewas. Lalu mereka menunggu beberapa saat, akan kah tulang tersebut masih bisa bangkit dengan sihir kegelapan, seperti mereka bangkit tadi, namun tidak ada pergerakan lagi. Saat mereka akan pergi tiba tiba tengkorak musuh tersebut bergetar sedikit, Refo dan team lansung melihat kearah tengkorak tersebut dan waspada, ternyata itu hanya seperti energi kegelapan yang keluar dari tubuh orang orang tersebut, yang terbang kelangit.
Lalu mereka lansung mendekat untuk membantu Bu Mut. Tiga orang yang menyaksikan temanya tewas seperti itu oleh anak anak yang masih berumur lima tahun, dan dengan level sihir yang jauh dibawah mereka, seakan tidak percaya. Dan tadi saat mereka ingin menolong temanya, Bu mut tidak memberi kesempatan dan terus menghalangi dengan melontarkan sihirnya pada musuh.
Karena itu mereka hanya bisa pasrah dan menyaksikan temanya tewas didepan matanya.
....................................
:) (:
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terimakasih.
__ADS_1