PENGUASA DUNIA SIHIR

PENGUASA DUNIA SIHIR
Episode 61 Akhir Dari Kesepian Yang Terpendam Selama Ratusan Ribu Tahun


__ADS_3

"Aku sudah lama kesepian dan menunggu seorang tuan dari ratusan ribu tahun yang lalu, namun sekarang entah kenapa aku bisa luluh dengan kebaikan mu."


"Bahkan aku sangat kagum kepada mu, karena bakat hebat mu itu belum pernah aku temui selama berkelana di seluruh dunia ini."


"Kamu adalah manusia yang sangat beruntung, karena menerima anugrah langka seperti bakat hebat itu, karena itulah aku bersungguh sungguh ingin menjadikanmu sebagai tuanku, dan aku sudah bertekad untuk memberikan apa pun yang aku miliki kepada mu, mulai dari sekarang cita cita dan tujuan yang akan kamu capai, tentunya akan menjadi cita cita dan tujuanku juga."


"Kamu bukan hanya baik hati dan berbakat, namun kamu juga sangat jenius, dengan gabungan bakat hebat dan kejeniusan, ditambah nilai plus yaitu kebaikan hatimu, kamu sangat berpotensi untuk menjadi penguasa dunia ini di masa depan", jelas Putri yang kagum dan sangat mempercayai Refo.


Refo yang mendengar cerita Putri dari tadi sekarang sudah mulai luluh, dan mulai menyukai ketulusan dan kebaikan Putri itu.


"Putri si jiwa pedang ini terlihat jujur dan baik, tidak mungkin dia akan berbohong kepadaku, dan juga dia sudah menceritakan semuanya kepadaku, cerita itu juga masuk akal dan memang seperti sebuah kenyatan, tidak ada yang dibuat buat, aku akan mempercayainya akan ku jaga dan rawat tubuhnya yang merupakan pedang ku itu."


"Meski sudah mempercayainya aku tidak akan terlalu dekat dulu dengannya, dan aku akan memastikan bahwa dia jujur dan benar benar baik, setelah membuktikan nya sendiri maka barulah aku akan mempercayai dia sepenuhnya."


"Meskipun begitu, namun mulai dari sekarang aku sudah memutuskan untuk menjadikan dia sebagai temanku. Karena aku tahu rasanya kesepian saat tidak memiliki teman ataupun keluarga satupun, sama seperti saat aku dibumi dulu."


"Hidup sendirian itu sangat menyedihkan, aku tidak akan membiarkan dia kesepian lagi, lagipula aku dulu hanya beberapa tahun saja merasakan itu, sedangkan dia sudah mengalami selama ratusan ribu tahun, itu adalah waktu yang sangat lama." Gumam Refo dalam hati, yang saat itu terlihat seperti orang kebingungan.


"Refo... Refo... apakah kamu baik baik saja..?"


Kata putri yang cemas memanggil nama Refo berulang kali, karena sedari tadi Refo terlihat diam saja, dan juga melamun seperti jiwa yang tidak berdaya.

__ADS_1


"Maaf... aku baik baik saja, kalau begitu aku akan kembali ke tubuhku dulu, nanti aku pasti akan menemui kamu lagi, o... iya,, bagaimana caranya supaya aku bisa kembali lagi kesini" tanya Refo yang penasaran.


"Cara nya sangat mudah, setelah kita terikat kontrak darah, kamu pegang pedang hitam mu yang merupakan tubuhku itu, dan karena kamu belum memiliki energi sihir maka aku akan mengalirkan energi sihirku ketubuhmu, saat energi sihirku bersatu denganmu, kamu akan bebas keluar masuk ke alam jiwa mu ini.


"Ingat.. pada saat itu kamu harus tetap tenang, dan membayangkan alam jiwa mu ini dengan cara meditasi, kunci utama untuk kembali kesini adalah berkonsentrasi." Jelas putri sambil tersenyum bahagia, karena mendengar Refo yang mau kembali lagi, dan berbincang dengan jiwanya yang kesepian itu.


"Baiklah... terimakasih,,, aku akan kembali lagi nanti, pastinya untuk menemui mu, dan juga aku ingin berteman baik dengan mu, karena aku tidak mau menjadikan mu sebagai budak yang patuh kepadaku, aku sangat membenci hal yang tidak berperi kemanusiaan seperti itu."


"Aku ingin kita berteman saja, dimana yang ada bukan kata kata perintah, namun perkataan minta tolong disaat kita saling membutuhkan, dan membantu satu sama lain di masa depan" kata Refo sambil tersenyum kepada Putri.


Putri si jiwa pedang yang kesepian itu tidak bisa untuk tidak terharu, karena baru saja bertemu dengan orang yang tidak dikenal, namun orang tersebut sudah sangat baik dan tulus kepadanya, yang membuat hati putri tersentuh karena nya.


Karena selama ini dia hanya menemui orang jahat yang menjadikanya sebagai budak, dimana dia digunakan untuk melakukan apapun yang tuanya mau, seperti memusnahkan satu negara, bahkan kekuatan nya digunakan untuk menebas orang baik yang tidak bersalah.


Namun sekarang untuk pertama kalinya, ada tuan yang menawarkan kepadanya status pertemanan, bukan lagi hubungan antara tuan dan budak, tapi hubungan antara teman dan teman.


Dia sangat terharu dan bahagia karena selama ratusan ribu tahun ini, dia sudah melihat pergantian generasi demi generasi, namun tidak ada manusia yang istimewa seperti Refo yang ditemui nya. Oleh karena itu di saat melihat senyuman Refo yang tulus kepadanya, dia sangat bahagia dan berbunga bunga.


"Anak ini benar benar baik dan tulus, bukan hanya bakatnya yang luar biasa, namun dia juga terlihat polos dan lumayan tampan, kali ini pilihanku sangat tepat, aku tidak menyesal sedikitpun telah memilih dia sebagai tuanku, dimana sekarang aku juga dijadikan sebagai teman baik nya, kebahagiaan ku yang telah lama hilang, kini sudah kembali lagi. Aku tidak akan pernah mengkhianati nya, dan jiwaku ini aku persembahkan hanya untuk dia sampai mati" gumam putri dalam hati sambil tersenyum senyum sendiri.


"Kamu kenapa tersenyum senyum sendiri, ayo bantu aku, aku akan keluar dulu dari sini, dan menjalin kontrak darah dengan tubuhmu diluar sana" kata Refo yang membuat putri terbangun dari lamunan nya.

__ADS_1


"Ah.. eh.. tung.. tunggu dulu..." kata Putri yang terbata bata karena malu setelah terciduk oleh Refo pada saat melamun dan tersenyum senyum sendiri tadi.


"Sebelum kamu keluar aku ingin menguji kekuatanmu terlebih dahulu" kata putri tiba tiba yang membuat Refo terkejut.


"Apa...? tadi katamu syarat nya hanyalah sebatas kontrak darah, dan juga selama ini kamu sudah mengujiku, lalu kenapa sekarang harus di uji lagi, apakah kamu ingin mempermainkan ku" kata Refo dengan sorotan mata yang tajam, karena sedikit marah setelah merasa dipermainkan oleh Putri.


"Ayo serang aku, gunakan semua kemampuan mu. Karena kita berada di alam jiwa, maka melakukan uji coba seperti ini tidak akan menguras tenagamu sedikitpun, tenang saja meskipun kamu kalah sekalipun aku akan tetap tunduk kepadamu, dan mengganggap mu sebagai tuanku di masa depan" kata putri yang tidak menjelaskan alasannya, kenapa dia tiba tiba menguji Refo lagi.


"Apakah kamu ingin membuat jiwaku lelah, agar kamu bisa menelan jiwaku dengan mudah disaat aku kelelahan nanti" tanya Refo yang mulai curiga lagi, karena tiba tiba ada ujian mendadak seperti itu.


"Sebenarnya,, itu bisa saja aku lakukan kalau aku menginginkan nya, malahan dari tadi bisa aku lakukan dalam sekejab mata, karena akan sangat mudah bagiku untuk melenyapkan jiwa mu, dan juga mengambil alih tubuhmu itu, tapi aku sudah bertekad untuk tunduk kepadamu, karena itu tidak akan mungkin aku melakukan hal keji seperti itu kepada tuanku sendiri, yang sekarang juga sudah menjadi satu satunya teman ku." kata putri menjelaskan ketulusan nya.


"Sebenarnya aku ingin menguji kekuatanmu, dan ingin sedikit lebih lama lagi berbicara denganmu, karena baru kali ini aku bisa terbuka kepada seseorang, maka izinkan aku untuk menguji kekuatanmu sambil bercerita."


.............................................


:) (:


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terimakasih. 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2