PENGUASA DUNIA SIHIR

PENGUASA DUNIA SIHIR
Episode 55 Refo Dalam Mode Pedang Iblis Part I


__ADS_3

Karena Refo dan team tidak bisa bergerak, mereka hanya bisa mengamati pergerakan musuh dengan tenang. Untung nya tadi saat aura sihir pembunuh kuat itu menekan mereka, secara refleks mereka berhasil membuat perisai sihir.


Itulah yang membuat mereka tetap tenang saat ini. Pertarungan yang sudah cukup lama ini, tentunya akan berakhir setelah orang dari guild kegelapan itu lepas kendali. Refo dan team harus tetap bertahan dengan perisai sihir yang mereka buat tadi, sampai orang dari guild kegelapan tersebut lepas kendali seperti yang sudah direncanakan.


Meski tadinya Refo menebak nebak bahwa orang guild kegelapan itu bisa mengendalikan aura kuat itu sepenuhnya, namun tebakan itu belum pasti.


Karena itu Refo hanya bisa mengikuti rencana awal untuk terus bertahan, dan memancing orang dari guild kegelapan itu lebih lama lagi supaya aura pembunuhnya tersebut lepas kendali.


Akan tetapi apa yang mereka lakukan itu percuma saja, itu semua tentunya akan sia sia, karena orang dari guild kegelapan itu benar benar bisa mengendalikan aura pembunuh nya dengan sempurna.


Berapa lama pun mereka bertahan, tetap saja tidak akan bisa membuat orang dari guild kegelapan itu lepas kendali terhadap aura pembunuhnya, bisa bisa mereka yang akan pingsan, karena jiwa mereka tertekan aura pembunuh yang kuat itu terlalu lama. Yang mengetahui itu semua hanya Bu mut seorang, namun sekarang Bu mut sudah tidak sadarkan diri.


Team Badas yang menyaksikan team Refo terpaku seperti patung di depan mereka, lalu mereka tertawa bahagia dan mengejek.


"Rasakan itu anak anak nakal, akan kami hancurkan kalian semua, dan akan kami beri kalian hadiah sebagai kenang kenangan, yaitu kekalahan yang tidak akan pernah bisa kalian lupakan seumur hidup" kata tiga orang itu tertawa bahagia, mereka sangat percaya diri dan kembali sombong karena saat itu mereka tahu, bahwa tekanan aura sihir pembunuh dekingan nya berhasil melumpuhkan pergerakan team Refo.


Lalu mereka lansung menyerang dengan beberapa sihir kuat, akan tetapi tidak berhasil menembus perisai berlapis milik team Refo.


Mereka terus mencoba, setelah setengah jam menyerang secara membabi buta, terlihat anak anak team Badas tersebut sudah kelelahan dan mulai kehabisan energi sihir.


Karena aura pembunuh itu sangat kuat, mental anak anak dari team Refo dalam setengah jam juga terganggu, mereka tiba tiba merasa sangat ketakutan, dan membuat tubuh mereka bergemetar hebat.

__ADS_1


Pada akhirnya perisai sihir mereka pecah dengan sendiri nya, namun pada sat itu mereka masih belum bisa bergerak, karena orang dari guild kegelapan itu masih memusatkan aura pembunuh berlevel duanya itu ke arah team Refo.


Karena itulah mereka masih tertekan dan yang bisa mereka lakukan hanyalah menggerakkan bola mata ke kanan atau pun ke kiri.


Melihat team Refo tidak berdaya, anak anak dari team Badas itu lansung melontarkan beberapa sihir lagi kearah team Refo.


Karena perisai sihir team Refo sudah tidak ada, mereka terkena serangan sihir team Badas tersebut secara lansung.


Ravit, Safar, dan Loli lansung terlempar kebelakang, itu karena sihir tersebut lumayan kuat, dan juga mengenai team Refo yang tidak bisa bergerak lagi, apalagi mental mereka sudah tertekan dalam waktu yang cukup lama, karena itu sihir musuh itu mendarat dengan sempurna, dan juga tepat sasaran mengenai team Refo, sama halnya seperti sebuah apel yang dijadikan sebagai sasaran, tentunya akan menjadi incaran beberapa anak panah.


Mereka terluka dan pingsan bukan karena sihir itu, namun karena jiwa mereka sudah kelelahan oleh tekanan aura pembunuh berlevel dua tersebut, sihir anak anak dari team Badas itu hanyalah sebagai pendorong tubuh lemah mereka yang tidak berdaya lagi, sama halnya seperti angin yang mendorong pohon rapuh di tebing yang tinggi.


Sekarang hanya tersisa Rozi dan Refo, pada saat melihat teman teman mereka tergeletak di tanah dan terluka, mereka berdua lansung marah, dan akan lepas kendali, namun mereka mengingat pesan Bu mut lagi harus tetap tenang dan menjaga rahasia.


Di arena pertandingan, sekarang terlihat hanya Rozi dan Refo yang masih bertahan. Karena tidak bisa bergerak, Refo dan Rozi masih bersemangat untuk menggerakkan tubuh nya yang kaku, akan tetapi tubuh mereka masih saja tidak bisa digerakkan. Karena tidak bisa melakukan apa apa lagi, mereka hanya bisa pasrah, dan menunggu detik detik kekalahan.


Beberapa saat kemudian team Badas melempar sihir penghabisan untuk mengakhiri pertandingan tersebut, sihir tersebut berhasil mengenai Refo dan Rozi, namun saat itu tidak ada efek sedikitpun kepada Refo.


Karena pada saat sihir itu melayang kearah Refo, pedang hitam Refo itu seakan hidup, dan bergerak sendiri untuk menyadarkan Refo dari tekanan aura pembunuh kuat itu. Bukan hanya itu saja, yang lebih menakjubkan lagi pedang tersebut berhasil menyerap energi sihir itu, dan melenyapkan sihir tersebut dalam sekejab mata.


Setelah itu Refo bisa bergerak dengan bebas, berbeda dengan Rozi yang juga sudah terkapar di tengah arena, karena tadi dia terkena sebagian sihir yang tidak terserap oleh pedang Refo tersebut.

__ADS_1


Apalagi kekuatan jiwa Rozi juga sudah melemah sama seperti yang lain, karena itu dia juga lansung pingsan.


Pada saat ini hanya Refo seorang yang berdiri di tengah arena sebagai perwakilan dari team nya.


Uniknya Refo tidak gentar sedikitpun, terlihat dia lebih kuat dan tidak ada rasa takut sedikitpun di matanya, setelah itu Refo bergerak bebas dibawah tekanan aura pembunuh kuat itu dengan bebas, dia berlari seperti sedang berada di atas angin. Pada saat dia lari secepat kilat kearah musuh tersebut, Refo seperti acuh tak acuh, dia melanjutkan pertarungan seolah olah seperti tidak ada yang terjadi sedikit pun.


Dengan cepat Refo berhasil melumpuhkan dua orang musuh lagi yang terlihat bingung, seakan mereka tidak percaya ada anak kecil yang mampu bergerak bebas di bawah tekanan aura pembunuh master mereka tersebut.


"Apa...?" kata orang dari guild kegelapan itu, dia sangat kaget seakan tidak percaya, "bukan kah itu pedang legenda...? Tidak salah lagi itu memang pedang raja iblis pertama yang sangat kuat seperti di legenda itu. Dikabarkan pedang tersebut hilang beberapa ratus ribu tahun yang lalu, kenapa anak ini memilikinya... pantas saja aura pembunuh ku tidak berpengaruh kepada anak ini " Gumam orang dari guild kegelapan itu di dalam hati.


Aura sihir pembunuh itu sedikit demi sedikit diserap oleh pedang Refo. Hal itu membuat orang dari guild kegelapan itu ketakutan dan lansung berkeringat dingin.


Karena raja iblis pertama dulu meninggalkan sebagain besar kekuatannya didalam pedang tersebut, makanya pedang itu sangat kuat. Tadi setelah menyerap sedikit aura pembunuh yang kuat itu, pedang Refo itu sedikit terbangun karena mendapat makanan.


Dengan cepat pedang itu membantu Refo sebagai tuan nya yang baru. Lalu pedang itu memberi Refo kekuatan untuk bergerak bebas, karena pedang itu memiliki anti aura sihir pembunuh, sama persis seperti kekuatan raja iblis zaman dulu.


..........................................


:) (:


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Terimakasih. 🙏🤗


__ADS_2