
Acara lamaran Kinaya dan Aska akhirnya berjalan dengan lancar, selama acara Aku dan Nathan jadi sering bersama, kami bagaikan kembaran calon pengantin, dimana ada Aska dan Kinaya disitu ada Aku dan Nathan, ternyata ngobrol sama Nathan sangat enak wawasannya luas dan simpel memandang kehidupan. Ketika acara lamaran berlangsung Aku sempat dikenalkan kepada keluarga Nathan, dan Nathan juga aku kenalkan ke Mama Papa yang juga hadir diacara tersebut. Setelah seluruh rangkaian acara lamaran selesai, keluarga besar ku kembali ke Jakarta begitu juga Mama Papa dan Keluarga Kinaya hanya tinggal Aku, Nathan dan Aska kami berencana tinggal beberapa waktu. Aku dan Nathan hendak menikmati suasana Jogja sedangkan Aska hendak mempersiapkan acara pernikahannya dengan Kinaya yang akan dilangsungkan beberapa bulan kedepan. Pemberkatannya akan dilaksanakan diJogja setelah itu mereka akan menggelar resepsi di Jakarta.
Hari ini Aska dan Kinaya ada temu janji dengan EO mereka, tadi pagi Kinaya mengajakku agar tidak bosan dirumah, namun aku berfikir ini adalah waktu mereka berdua maka aku menolaknya dengan alasan hendak jalan jalan sendiri saja melihat lihat Jogja, ketika mendengar jawabanku Nathan menawarkan untuk jalan bersamanya, Aku pikir tidak masalah selain itu Nathan pasti lebih mengenal daerah ini. Akhirnya kami putuskan untuk berangkat jam 10 pagi. Aska dan Kinaya ke tempat EO mereka, Aku dan Nathan akan jalan jalan keliling Jogja meminjam mobil ayahnya Kinaya
"Kamu sudah pernah kemana saja Fris?" tanya Nathan
"Aku belum pernah ke Jogja Mas, ini baru pertama kalinya Aku menginjakan kakiku disini"
"Wah... berarti kamu beruntung, pertama kali ke Jogja ketemu Aku, jadi Aku bisa jadi Guide kamu selama diJogja"
"Terimakasih sekali kalau Mas tidak keberatan menjadi Guide ku" ujarku sambil tertawa
"Jangan panggil Mas, panggil Nathan saja, sepertinya kita seumuran, biar lebih akrab, kok manggil Mas kesannya lebih tua"
"Hemn..baiklah Nathan"
"Nah gitu dong.. oiya kamu mau aku antar kemana?"
"Kemana aja deh Nat yang penting asik"
"Bagaimana kalau hari ini kita ke Pantai saja, dekat kok kepantai Parangtritis, kamu suka laut gak?"
"Bolehlah, aku sangat menyukai laut"
"Oke hari ini kita ke pantai, besok kalau Kinaya dan Aska tidak sibuk kita ajak mereka ke Borobudur, cuma kalau kesana kita harus berangkat lebih pagi lagi" ucap Nathan seraya menambah kecepatan mobilnya.
Setibanya dipantai kami segera mencari tempat duduk untuk dapat menikmati keindahan pantai
"Kamu mau makan apa minum dulu Fris?" Tanya Nathan
"Minum aja dulu Nat, kita kan baru makan ketika mau berangkat tadi, aku masih kenyang, atau kamu mau makan?"
__ADS_1
"Aku juga belum lapar kok, air kelapa muda mau? disini kelapanya muda kok, enak"
"Wah ilmu marketing kamu jago juga ya, baiklah aku mau satu ya, gak usah pakai es ya Nat"
"Siap bu Dokter"Jawab Nathan sambil berjalan ketempat jualan kelapa muda, tak lama dia kembali
"Nanti dianteri sama kang kelapa nya" jelas Nathan
"Kamu sudah sering ke Jogja Nat?"
"Sering sih gak, cuma pernah beberapa kali, seringnya main kerumah Bude, pernah sendiri, pernah ramai ramai sama teman teman wakti SMA"
"Berarti kamu tau dong jalan jalan diJogja ini, sudah keliling Jogja"
"Sekedar tau aja Fris, paling yang sering aku kunjungi Malioboro kalau malam, sesekali ke Borobudur atau Prambanan jika bersama teman teman dulu"
"Aku suka deh suasana kota Jogja ini, nyaman gak kayak Jakarta kemacetan nya suka buat sakit kepala"
"Hahahaha setiap orang Jakarta yang ke Jogja ratarata pasti bilang begitu, itu lah alasannya Paman sama Bude gak mau pindah dari Jogja ini, katanya udara disini bisa membuat mereka awet muda, meski usaha Paman mengharuskan Paman bolak balik pulang pergi Jogja Jakarta padahal Paman sama Bude itu asli orang Jakarta, Bude kuliah diJogja dan ketemu Paman di kampusnya eh malah lebih betah tinggal diJogja dari pada disuruh ke Jakarta"
Tak lama datang seseorang yang mengantarkan pesanan kami, kami menikmati sajian kelapa muda sembari menikmati angin dan pemandangan pantai sambil bercerita. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 15.00.
"Wah sudah sore aja, gak terasa ya, balik yuk Nat, nanti Kinaya kecarian aku lupa kasih kabar ke Kinaya dan Aska tadi"
"Aku sudah kasih kabar ke Kinaya kok, mau langsung balik atau makan dulu Fris?"
"Oh kalau kamu sudah kabari Kinaya kita makan dulu yok Nat, Aku mulai lapar"
"Ya sudah kita makan dulu, kamu mau makan apa Fris?"
"Apa aja deh yang penting enak, kan kamu guide aku, kamu dong harus rekomendasikan apa yang enak" ujarku sambil tertawa
__ADS_1
"Baiklah kalau itu mau mu, ayo kita berangkat" ujarnya sambil berdiri.
Setelah makan, kami bergegas pulang, meski sudah menberi kabar ke Kinaya dan Aska tetap saja kurang enak kalau pulang terlalu sore. Setibanya dirumah Kinaya kami melihat Paman,Bude, Kinaya dan Aska sedang duduk diteras rumah menikmati sajian wedang jahe dan bakpia.
"Nah itu mereka sudah kembali, ayo sini duduk ada wedang dan bakpia" ujar paman ketika melihat kami tiba" Kin buatkan wedang buat Mas mu dan Temanmu" sambung bapak
"Sudah biar ibu saja yang buat, Kinaya disini temani Aska, sebentar ibu buatkan ya, ayo duduk nak Frisca, Nat" Ujar ibus seraya bangkit menuju dapur
"Iya bu, terimakasih"
"Iya Bude, buatin yang enakk ya Bude" kudengar teriakan Nathan disambut gelak tawa Paman, Kinaya dan Aska
"Kamu gak berubah juga ya Nat, paling doyan wedang buatan Bude mu" ujar paman.
"Iya dong Paman, mana ada tandingannya wedang buatan Bude"
"Kalian dari mana saja tadi, sampai
sore baru kembali"tanya Kinaya sambil tersenyum ke arah Nathan
"Dari pantai doang, habis itu makan pulang deh" jawab Nathan
"Idih Mas masa cuma dibawa jalan ke Pantai, padahal banyak tempat wisata yang bagus bagus daerah sini loh, gimana sih Mas, Frisca baru sekali ini ke Jogja, Mas ajakin dong lihat lihat kota Jogja" sambung Kinaya
"Bawel ah..iya besok rencananya mau ke Borobudur, kalian ada waktu kan?"
"Boleh... besok kita gak kemana mana kan Mas?" tanya Kinaya pada Aska
"Ya boleh lah besok kita ke Borobudur"jawab Aska
"Kalian kalau mau ke sana berangkat pagi, suruh Bude mu pesankan makanan ke Mak Ning biar Mal Ning siapkan bekal kalian, lebih enak bawa bekal sendiri" sahut Paman "Kalian pakai mobil Paman saja biar lebih lapang, kalau mobil Kinaya kan kecil " sambung Paman
__ADS_1
"Baik Ayah, nanti Kinaya minta ibu bicara ke Mak Ning buatkan bekal kami besok" sahut Kinaya sambil tersenyum.
Sore itu kami habiskan bercerita dan mendengarkan cerita Paman dan Bude bagaimana kisah mereka ketika bertemu, pacaran hingga akhirnya Bude mau menikah dengan Paman.