
frisca keluar dari kafe dan berpisah dengan nita dan grace segera menuju mobil dan meluncur pulang
"uh.. sudah jam tujuh lewat, mana jalanan mulai macet lagi, garagara keasikan ngobrol lupa waktu,semoga dokter stefan belum menunggu, lebih baik aku telp aja kali " sambil ku ambil ponselku dan mencari kontak stefan dan menghubunginya. ada nada sambung terdengar tapi tak kunjung diangkat
"huh... kemana sih dia, apa dia marah karena aku bakalan terlambat, salah sendiri buat janji mepet mepet waktunya,lebih baik aku bergegas supaya bisa segera sampai " ujar frisca sambil berusaha cepat untuk sampai diapartemen nya.
sesampainya diaparteman frisca melihat mobil stefan sudah diparkiran. maka dia bergegas menuju apartemen nya, ketika sampai frisca melihat stefan sudah berdiri didepan pintu kamarnya
" maaf ya mas... lama menunggu ya, tadi jalanan macet mas" ku sapa stefan yang sedang memainkan ponselnya
"ah gak kok, aku juga baru tiba,gimana tadi acaranya sama teman teman mu?"
" biasa mas, namanya ngumpul kadang suka lupa waktu" sahutku sambil membuka pintu apartemanku "ayo masuk mas" ajakku
"aku mau mandi sebentar, mas mau dibuatkan kopi dulu?"tanyaku pada stefan
"tidak usah, pergilah lekas mandi, aku sudah memesan tempat istimewa malam ini berdandanlah yang cantik nona" kata stefan
"emang kita mau kemana mas?"tanyaku
"sudah siapsiap sana, aku tunggu di sini segeralah" jawabnya tertawa sambil mendorong tubuhku untuk segera menuju kamar mandi.
tak butuh waktu lama aku untuk membersihkan diri, karena aku lihat stefan berpenampilan formal maka aku memilih menggunakan gaun berwana pastel rambutku hanya aku bentuk seadanya agar terliat rapi dan tak lupa menyapukan makeup tipis agar kelihatan segar. setelah selesai aku menuju ruang tamu tempat stefan menunggu ku
"ayo mas aku sudah siap" ujarku pada stefan.
dia menatapku terpana tatapannya membuatku tersipu malu
"wahh... cantik sekali kamu malam ini frisca" sahutnya sambil beranjak menuju kearahku "ayo kita segera jalan" sambung nya sambil menggenggam jariku.
kami meluncur menggunakan mobil stefan menuju ke salah satu restoran mewah yang berada disebuah gedung. dari atas nanti bisa melihat pemandangan ibu kota jakarta yang tidak pernah berhenti dari kesibukannya.
stefan menyiapkan makan malam yang sangat romantis menurut ku, namun aku tetap gelisah dengan segala perhatian dia tapi aku tetap tidak tahu apa sebenarnya hubungan kami, karena stefan sedikitpun tidak pernah membahas kejelasan hubungan kami.
"kenapa melamun fris? apa kamu kurang suka menu nya? bisa diganti kok, kamu maunya apa?" tanya stefan membuyarkan lamunanku
"ah..tidak kok mas aku menyukai menu nya enak, suasanannya juga nyaman, terimakasih sudah mengajakku untuk menikmati ini semua, apakah kita sedang merayakan sesuatu yang lain?" tanyaku
"ya kita sedang merayakan ulang tahun mu kan?" ujarnya sambil tersenyum
" astaga ... ini berlebihan mas kalau hanya merayakan ulang tahunku saja"
__ADS_1
"tidak ada ada yang berlebihan kalau untukmu nona, dimalam ini aku ingin merayakan tiga hal dengan mu fris"
"hemnn..tiga hal..apa aja itu mas?"
"yang pertama jelas merayakan ulang tahunmu, yang kedua merayakan promosi kenaikan jabatanku. aku dipromosikan sebaga kepala bagian bedah anak, tadi pagi aku dipanggil dokter febrian untuk menyampaikan kabar tersebut, tapi lebih spesifiknya hari senin nanti akan dilaksanakan pelantikannya menggantikan dokter febrian yang akan naik jabatan menjadi wakil direksi rumah sakit" jelas stefan
"wahh...selamat ya mas"sahutku gembira mendengar promosi jabatannya
" dan yang ketiga..."
"dan yang ketiga kita merayakan apa mas?"tanyaku tidak sabar
"aku tidak tau alasan yang ketiga ini nanti untuk dirayakan apa tidak karena aku juga belum tau jawaban nya apa nanti maka aku harus memastikannya dulu"ujarnya pelan
"maksudnya mas?"
"fris... selama beberapa waktu ini kita dekat, aku tidak tau perasaanmu yang sesungguhnya seperti apa padaku, tapi saat bersamamu aku nyaman melewati waktu, aku ingin menghabiskan banyak waktu bersamamu, kalau aku aja kau untuk menghabiskan waktu bersamaku, berjalan bersama ku, dan berada disisku terus maukah kamu frisca devira atmaja?"
aku terdiam mendengar penjelasan stefan,oh Tuhan apakah dia sedang menyatakan perasaannya,aku harus bagaimana,apa yang harus aku jawab.
"frisca... "ujar stefan sambil menggenggam tangan ku"maukah kau menemani harihariku?"
aku tak tau lagi harus bagaimana menjawab, maka aku hanya bisa mengangguk mengiyakan permintaan stefan dengan senyum bahagia.
"tapi mas, sampai aku dinyatakan lulus aku minta hubungan kita seperti biasa saja, aku tidak ingin menimbulkan desas desus dibagian anak, nanti dipikir mereka aku bisa lulus karena pacaran dengan kepala bagiannya" pintaku pada stefan
"baiklah selama dirumah sakit kita akan bersikap sebagai pembimbing dan mahasiswa nya saja, itu memang lebih baik untuk situasi mu"
"terimakasih mas, terimakasih buat malam yang indah ini"
"sudah malam, ayo kita pulang biar kamu bisa istirahat, aku tidak mau kamu jadi sakit dan tidak bisa melihat pelantikan ku nanti diangkat menjadi kepala bagian bedah anak" ajak stefan pulang.
akhirnya kami beranjak pulang stefan mengantarku hingga kedepan apartemanku namun dia tidak singgah lagi karena sudah larut. rasanya malam ini aku tidak bisa tidur cepat, hatiku terlalu bahagia akhir hubungan kami jelas, aku pacaran dengan stefan dokter ganteng dirumah sakit yang sebentar lagi menjadi kepala bagian. haruskah aku berbagi kebahagiaan ini dengan nita. ah mungkin sekarang nita sudah terlelap tidur sudah pukul 12.00 malam pasti nita sudah tidur ... stefan betapa aku mencintaimu ucapku sambil memeluk erat gulingku, dan ponselku berbunyi menandakan ada pesan masuk ... dari stefan "selamat beristirahat bidadari hatiku".
☆☆☆
pukul 23.20 akhirnya stefan tiba dirumahnya, hari ini menjadi sangat spesial buatnya. setelah dokter febrian memanggilnya tadi dan memberi tahu bahwa dialah yang dipercaya untuk menggantikan dokter febrian sebagai kepala bagian bedah anak. padahal dua kandidat lainnya dirasa stefan lebih berpengalaman dari nya.
__ADS_1
dan secara tidak sengaja dia mendengar hari ini adalah ulangtahun frisca maka dia mengajak frisca untuk merayakan kabar bahagia itu tersebut. tadinya stefan hanya ingin merayakan ulangtahun frisca dan kenaikan jabatannya namun ntah mengapa ketika melihat kecantikan frisca malam tadi dia sudah tidak mampu lagi menahan perasaannya akhirnya dia secara mendadak menyatakan perasaannya kepada frisca, syukurnya wanita tersebut juga memiliki perasaan yang sama dengannya.
selesai membersihkan diri dan hendak berbaring ditempat tidur ponselnya yang sedari tadi di setting tidak bersuara bergerak menandakan ada panggilan masuk
kulihat nama Lisa memanggil dengan sedikit perasaan bersalah akhirnya aku angkat
"hallo"
" halo sayang, ih dari mana aja sih fan, dari tadi aku telp tapi tidak direspon?" cerca lisa diujung telepon
"iya maaf tadi praktekku ramai, tidak sempat ngecek ponsel, ini baru sampai rumah"
" malam sekali kamu pulang praktek fan, oiya aku dengar dari lila kamu diangkat jadi kepala bagian ya sayang, selamat ya sayang akhirnya apa yang kamu impikan terwujud, tapi kamu kok gak kasih kabar ke aku sih yang"
" belum sempat aja, pulang dari rumah sakit langsung ke tempat praktek lis, ini baru mau aku kasih kabar" jelasku pada lisa.
"hemn.. ayah dan ibu sudah kamu kabari fan?"
"ya belum lah, kamu aja belum sempat aku kabari, mungkin besok aku akan pulang kerumah dulu, lagian senin aku baru akan dilantik oleh direktur rumah sakit. oiya kamu apa kabarnya disana?"
"aku sehat fan, aku senang bekerja disini semua baik dan mendukungku"
"hemn.. baiklah tapi kamu harus tetap jaga kesehatan ya dan jaga dirimu" ujarku pada lisa
"siap komandan, tunggu aku libur ya, kita akan merayakan kenaikan jabatanmu, uh..aku sudah tidak sabar untuk pulang ke indonesia dan merayakan nya bersamamu"
"iya iya..ya sudah ya lis, aku mau istirahat badanku sungguh lelah hari ini, kamu baik baik disana"
"ohh okeh missyou honey iloveyou" ujar lisa
aku masih terdiam mendengarnya
"fan..iloveyou" ujar lisa lagi
aku tau lisa menunggu balasannya, seperti dulu
"iya iya iloveyou too my bee" kujawab seperti kebiasaan kami dulu. lalu memutuskan saluran komunikasi tersebut.
aku terdiam menatap layar ponselku, ntah kenapa akhirnya aku malah membuka kontak frisca dan mengetik pesan untuknya
"selamat beristirahat bidadari hatiku"
__ADS_1
klik.. ku pencet tombop send dan terkirim pesan singkatku untuk frisca.