
Setelah memperbaiki tempat pertarungan,akhirnya pertarungan kedua babak 15 besar pertarungan antar keluarga dimulai lagi.
"Ganyar Zulkarnain dari Keluarga Zulkarnain melawan Maryani Zulkifli dari Keluarga Zulkifli".
"Baiklah pertarungan kedua babak 15 besar dimulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan kedua babak 15 besar pertarungan antar keluarga.
"Ayo kita mulai".Maryani memegang erat rantai di kedua tangannya.
"Iya,mari kita mulai".Ganyar bersiap untuk menyerang Maryani.
Lalu mereka memulai pertarungan, dengan Maryani mengeluarkan jurus pertamanya.
"Jayasakti:Rantai Kematian".
Rantai-rantai keluar dari tanah yang langsung menyerang Ganyar dan menariknya hingga ia tidak bisa melepaskannya.
"Kamu akan kalah menyerahlah Ganyar".Kata Maryani dengan sombongnya.
"Aku tidak akan kalah disini".Kata Ganyar dengan tegasnya.
Lalu Ganyar langsung berubah menjadi Siluman Kera Besar dan mengamuk lalu Siluman Kera Besar itu memukul Maryani hingga garis pertarungan,tapi tidak sampai keluar arena karena Maryani memakai rantai untuk menariknya agar tidak keluar dari tempat pertarungan.
Pertarungan menjadi begitu sengit antara Ganyar Zulkarnain dan Maryani Zulkifli.
"Hebat juga kamu Ganyar".Kata Maryani dengan nafas terengah-engah.
Lalu Maryani mendatangkan Binatang Iblis Ular,ular itu bernama Ular Rakasaga.
"Teknik Pemanggil:Ular Rakasaga". Ular Rakasaga pun datang ke tempat pertarungan.
"Sssss".
"Serang dia Rakasaga".Kata Maryani menyuruh ular Rakasaga menyerang Ganyar.
Terjadilah pertarungan antara Siluman Kera Besar dengan Binatang Iblis Ular pertarungan menjadi lebih sengit dan hampir memakan waktu sekitar 1 jam.
"Garraarrrrrrrr".
Siluman Kera Besar menyerang Binatang Iblis Ular dengan pukulan nya hingga membuat ular Rakasaga terpental tapi Maryani memakai rantai untuk membuat dinding agar ular Rakasaga tidak keluar dari tempat pertarungan.
Lalu ular Rakasaga menyerang Ganyar dan menyemburkan cairan gas dari mulutnya dan langsung mengenai Siluman Kera Besar hingga membuatnya kepanasan.
"Pertarungan yang begitu sengit".Kata salah satu pendekar Suku Sialang yang melihat pertarungan antara Siluman Kera Besar dengan Binatang Iblis Ular.
Tidak sampai disitu ular Rakasaga sesudah ia menyemburkan cairan gas ia langsung menyerang Siluman Kera Besar dengan racun mematikannya dan mengigit tangan Siluman Kera Besar hingga membuat Siluman Kera Besar keracunan.
"Hahaha rasakan itu siluman jelek".Kata Maryani dengan sombongnya saat ia melihat Ganyar yang berubah menjadi Siluman Kera Besar keracunan.
"Aahhhh".
Siluman Kera Besar mengeluarkan busa dari mulutnya ia pun keracunan.
"Baiklah pertarungan kedua dimenangkan...
"DUUUAAR".
Tiba-tiba saja Siluman Kera Besar menjadi lebih besar dari yang tadi ia mengamuk dan menghancurkan tempat pertarungan lalu ia mengeluarkan senjatanya,yaitu Tongkat Kasarung.
Lalu Siluman Kera Besar memegang erat Tongkat Kasarung dan mengeluarkan jurusnya.
Awan menjadi begitu gelap dan semuanya menjadi seperti malam,hujan pun datang petir menyambar,semua orang yang menonton menjadi begitu panik.
__ADS_1
Petir pun menyambar ke arena pertarungan hingga membuat tempat pertarungan hampir saja hancur.
"DUUUAAR".
"Apa? kekuatannya ternyata sangat besar dan kuat".Kata Maryani dengan gemetarnya karena kekuatan yang dikeluarkan Ganyar begitu besar.
"Aku tidak akan kalah disini".Lalu Maryani menyuruh ular Rakasaga menyerang Siluman Kera Besar.
Terjadi lagi pertarungan antara Siluman Kera Besar dengan Binatang Iblis Ular, tapi Binatang Iblis Ular kekuatannya tidak setara dengan Siluman Kera Besar.
Lalu Siluman Kera Besar menghantam Ular Rakasaga dengan Tongkat Kasarung hingga membuat ular itu terpental tapi Ular Rakasaga masih bisa bertahan lalu Ular Rakasaga mengeluarkan racun dari mulutnya.
"Sssss".
Tapi racun Ular Rakasaga tidak mengenai Siluman Kera Besar karena racunnya ditahan oleh Siluman Kera Besar dengan tongkatnya.
Lalu Siluman Kera Besar menyerang Ular Rakasaga dengan tongkatnya lagi hingga membuat Binatang Iblis Ular itu kewalahan dan menghilang dari tempat pertarungan.
"Ular ku menghilang".Maryani panik karena Ular Rakasaga telah meninggalkan tempat pertarungan.
Siluman Kera Besar melempar tongkatnya ke arah Maryani hingga membuatnya terpental jauh dari tempat pertarungan.
Dengan begitu kemenangan sudah di tangan Ganyar dari Keluarga Zulkarnain.
Lalu Siluman Kera Besar pun juga tumbang dan berubah lagi menjadi Ganyar Zulkarnain.
"Pertarungan kedua dimenangkan oleh Ganyar Zulkarnain".Kata Naufal Muzakki mengumumkan hasil pertarungan kedua.
"Akhirnya".Kata Ganyar Zulkarnain saat ia sudah sadar.
Setelah pertarungan kedua pertarungan ketiga akhirnya dimulai.
Selama beberapa jam tempat pertarungan akhirnya selesai dibangun dan pertarungan ketiga pun dimulai.
Pertarungan ketiga akan mempertemukan Adi Iskandar melawan Aryan Zulkifli dari Keluarga Zulkifli.
"Baiklah pertarungan ketiga dimulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan ketiga.
"Mohon bantuannya".
"Iya aku akan membantu untuk mengalahkan mu".
"Mari kita mulai Aryan".
"Baiklah kalau itu mau mu Adi sekarang saatnya aku menunjukkan kekuatanku kepada semua orang".
Aryan langsung menyerang Adi dengan dua bilah pisau di tangannya,Aryan perwakilan dari Keluarga Zulkifli mengerahkan seluruh kekuatannya dari awal pertarungan,ia tahu bahwa Adi yang sekarang bukanlah Adi yang dulu.
Gerakan serangan dua bilah pisau Aryan begitu cepat dan lincah hingga sulit diikuti oleh orang biasa.
Untuk diawal serangan Adi bisa mengikutinya tapi serangan demi serangan dilancarkan oleh Aryan ke arah Adi.
Serangan dua bilah pisau Aryan sangat cepat hingga Adi tidak bisa mengimbanginya Adi menjaga jarak antara ia dan Aryan.
Aryan langsung berpikir untuk menyerang Adi dengan sebuah pukulan saat Adi kewalahan menghadapi serangan dua bilah pisau nya.
"Hebat juga teknik dua bilah pisau anak dari keluarga Zulkifli itu".Kata salah satu petinggi Suku Sialang.
Lalu Aryan memukul Adi hingga terpental jauh sampai hampir keluar dari arena pertarungan.
"Hampir saja".
__ADS_1
Adi bangkit dari jatuh terpental nya,lalu ia menarik Golok Rimau dari punggungnya,saat Adi menarik Golok Rimau keluarlah aura berwarna merah dan tanah menjadi retak dari dalamnya keluar api yang membakar semua yang ada di sekitar Adi.
Semua orang yang melihat Golok Rimau begitu takjub dan terkejut.
"Apa?itukan".Kata salah satu pendekar yang melihat Adi menarik Golok Rimau dari punggungnya.
"Golok Rimau".Kata pendekar yang berasal dari Suku Balai yang melihat Golok Rimau yang dipegang oleh Adi.
"Ternyata ada pendekar yang bisa mencabutnya".Kata perwakilan dari Suku Balai.
Adi menggenggam Golok Rimau dan mulai maju untuk menghadapi dua bilah pisau Aryan.
"Golok Rimau: Api Membara".
"Teknik Pisau:Pembelah Gunung".
"DUUUUAAAARRR".
Tempat pertarungan hancur karena benturan kedua jurus yang digunakan Adi dan Aryan.
Terlihat ditengah arena pertarungan yang hancur seorang pendekar muda yang menggenggam dua bilah pisau di tangannya dan tetap berdiri tegak tanpa terganggu area sekitar nya yang hancur,pendekar tersebut ialah Aryan Zulkifli.
Adi terjatuh dalam sebuah lubang dalam arena pertarungan saat terjadi benturan keras antara jurusnya dan jurus Aryan.
"Wah,sia-sia saja pendekar yang membawa golok itu".Kata salah satu pendekar Suku Balai.
"Pertarungan ketiga dimenangkan oleh...
"DUUUUAAAARRR".
Tiba-tiba saja Adi keluar dari lubang itu dengan Tenaga Dalam yang membara dan aura yang keluar dari tubuhnya sangat kuat.
"Ternyata tingkatan Adi sudah Pendekar Langit Tahap Awal".Kata ayah Adi yang melihat Tenaga Dalam dan aura Adi yang begitu membara.
"Aku tak kan kalah darimu Adi".
"Ya,kalau boleh tahu dapat darimana kamu dua bilah pisau itu Aryan".
"Dua bilah pisau ku ini bernama Pisau Salading senjata ini adalah senjata terkuat yang dimiliki keluarga ku dan ayahku mempercayakan senjata ini kepadaku".
"Hem,jadi senjata mu kuat ya?".
"Tidak usah omong lagi sekarang aku akan mengalahkan mu".
Aryan langsung mengeluarkan jurusnya.
"Teknik Pisau:Pembelah Langit".
Lalu Adi juga mengeluarkan jurusnya.
"Golok Rimau:Api Harimau".
Arena pertarungan hancur dan di dalamnya terdapat lubang kedua Dan lebih besar dari lubang yang pertama dan sangat dalam karena benturan keras dan kuat jurus yang digunakan oleh kedua pendekar muda tersebut.
Terlihat ditengah arena pertarungan yang hancur lebur dalam sebuah lubang terlihat seorang pendekar muda dengan Golok Rimau di tangan kanannya dan tetap berdiri tegak tanpa terganggu area sekitar nya yang hancur,pendekar tersebut ialah Adi Iskandar.
Adi memenangkan pertarungan ketiga setelah Aryan yang hilang kesadaran dan kehabisan Tenaga Dalam.
Pertarungan selanjutnya akan mempertemukan perwakilan dari Keluarga Mulya melawan Keluarga Latief.
Tapi sepertinya pertarungan akan ditunda,karena arena pertarungan hancur lebur sebab pertarungan antara Adi dan Aryan.
__ADS_1