
Adi dan Galang terus beradu pukulan hingga beberapa menit,sampai beberapa waktu kemudian mereka berdua terus beradu pukulan.
"Hah huh huh".Adi menarik nafas dalam ketika dalam pertarungannya melawan Galang.
"Senior apa apa sebenarnya tujuanmu?".
Kata Adi bertanya pada Galang Riphat.
"Tujuanku adalah menjadi yang terhebat dalam generasi ku".Kata Galang Riphat menjawab pertanyaan Adi.
"Memangnya kuat membuat senior bahagia?".Kata Adi bertanya lagi kepada Galang Riphat.
"Tidak juga,aku menjadi seorang pendekar adalah untuk mencari kesenangan saja".Kata Galang Riphat menjawab pertanyaan Adi.
"Jadi begitu".Kata Adi kepada Galang Riphat.
Adi dan Galang terus beradu pukulan hingga menunggu salah satu dari mereka kelelahan baru mereka berhenti.
"Kamu tidak menyerah Adi?".Kata Galang Riphat kepada Adi.
"Tidak,selama saya mempunya tekad saya akan berpegang teguh pada prinsip".Kata Adi menjawab pertanyaan Galang Riphat.
Adi mengarahkan Jurus Tapak Naga Penghancur ke arah Galang Riphat,dengan cepatnya Galang Riphat menghindar dari Jurus Tapak Naga Penghancur,tapi ternyata Jurus Tapak Naga Penghancur hanya pengalihan saja,lalu Adi berpindah tempat dengan Ilmu Gerakan Kilat,dan dengan cepatnya menghantam punggung Galang Riphat dari arah belakang.
"BAAMMMMM".
Galang Riphat tidak tinggal diam saat punggungnya dihantam oleh Adi dengan pukulannya,Galang Riphat balik menghantam Adi dengan pukulannya ke arah Adi beberapa kali hingga mengenai perut dan dada Adi.
Adi pun merasakan sakit di sekitar perutnya setelah tidak bisa menghindar dari pukulan Galang Riphat,lalu Galang Riphat mengangkat Adi dengan kedua tangannya,Galang Riphat melemparkan Adi ke arah pepohonan.
"Aghhhh".Kata Adi berteriak kesakitan setelah punggungnya terkena ranting pepohonan.
Galang Riphat tidak memberi waktu Adi untuk bangun dan menyembuhkan lukanya terlebih dahulu,Galang Riphat berlari ke arah Adi dan langsung menghajar Adi dengan habis-habisan.
"Ohhoook uhuukkk".Adi terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya setelah terkena beberapa kali pukulan dari Galang Riphat.
Baru saja Galang Riphat ingin memukul lagi,Adi membalasnya dengan pukulan ke arah Galang Riphat dan pukulan Adi mengenai mata Galang Riphat,Galang Riphat tidak bisa melihat setelah terkena pukulan dari Adi,ternyata saat memukul Galang Riphat tadi,Adi mengambil tanah terlebih dahulu untuk membuat mata Galang Riphat tidak bisa melihat.
Karena matanya tidak bisa melihat setelah terkena tanah dari pukulan Adi yang ada di pukulannya,Galang Riphat tidak bisa melihat pergerakan Adi, karena terlihat linglung,Adi memukul kepala dan perut dari Galang Riphat hingga bertubi-tubi.
Galang Riphat hampir saja hilang kesadaran setelah terkena pukulan bertubi-tubi dari Adi,tapi Galang Riphat masih bisa mengatasi Adi dengan memegang tangan Adi,lalu ia menghempaskan Adi ke tanah.
Adi berteriak kesakitan setelah dihempaskan oleh Galang Riphat ke tanah,tubuh Adi terluka setelah terhempas.
"Ahhhak uhukk".Adi terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Aku harus sadar".Kata Adi dalam benaknya.
__ADS_1
Lalu sebelum ia kehilangan kesadaran,Adi berjalan ke arah Galang Riphat yang masih juga dalam keadaan terluka parah,kemudian Adi meninju perut Galang Riphat hingga membuatnya terpental beberapa meter dan membuat Galang Riphat terguling-guling setelah terkena tinjuan dari Adi.
"Ahhhak uhukk oohhokk".Galang Riphat mengeluarkan darah dari mulutnya.
Belum sempat mengambil nafas,Adi menghantam Galang Riphat dengan pukulannya,hingga membuat tanah yang dipijak oleh Galang Riphat membentuk sebuah lubang dan Galang Riphat terhempas sampai ke dalam tanah.
Galang Riphat terhempas dalam tanah setelah terkena tinju dari Adi,Galang Riphat dalam keadaan pingsan setelah terkena tinju dari punggungnya.
Galang Riphat pingsan dan tubuhnya penuh dengan luka serta berdarah-darah,sedangkan Adi juga dalam keadaan luka parah yang diterimanya setelah melawan Galang Riphat.
Adi terjatuh ke tanah dan jatuh pingsan setelah melihat Galang Riphat pingsan karena luka yang diterimanya.
Akhirnya Galang Riphat dan Adi jatuh pingsan karena luka yang mereka terima setelah melakukan pertarungan.
Sementara itu tidak jauh dari tempat pertarungan Adi dan Galang Riphat,akhirnya Abhirawa bangun dari pingsannya yang kedua kalinya.
"Uhuuuk uhuuuuk".Kata Abhirawa terbatuk-batuk.
Lalu Abhirawa bangun dan berdiri melihat keadaan sekitar,dan mencari keberadaan Adi,Abhirawa bertanya-tanya kenapa semua Pasukan Mayat Hidup telah dikalahkan.
"Sebaiknya aku bertapa dulu untuk mengembalikan Tenaga Dalam ku atau mencari Tuan Muda terlebih dahulu?".
Kata Abhirawa dalam benaknya.
"Baiklah aku akan bertapa terlebih dahulu baru kemudian mencari Tuan Muda,maafkan saya Tuan Muda karena hanya mementingkan diri sendiri".Kata Abhirawa berbicara sendiri.
Sementara itu Adi terbangun dari jatuhnya tadi dan mencari tempat untuk memulihkan tenaganya,tubuh Adi penuh dengan luka parah.
"Huhhh hahhhhh huhhh haahh".Adi menarik nafas dan mengeluarkannya beberapa kali sembari duduk bersila untuk memulai pertapaan.
Beberapa jam kemudian akhirnya Adi selesai mengembangkan tingkatan beladiri nya dan mengembalikan tenaganya serta menyembuhkan luka-lukanya.
"Hah akhirnya selesai juga dan syukurlah tingkatan ku telah naik sepertinya".Kata Adi berbicara sendiri.
"Selamat Adi tingkatanmu telah naik ke Pendekar Langit Bintang II dari semulanya Pendekar Langit Bintang VII".Guru Natha keluar dari cincin dan memberi tahu Adi tingkatannya.
"Kekuatan ini masih belum cukup,aku akan terus berjuang untuk meningkatkan tingkatan beladiri ku".Kata Adi kepada Guru Natha.
"Adi,Abhirawa tujuanmu selanjutnya adalah mencari Abhirawa,ia tidak jauh dari sini".Kata Guru Natha kepada Adi.
"Baik Rajaguru terima kasih karena telah memberi tahu ku".Kata Adi kepada Guru Natha.
Lalu Adi berjalan menuju ke arah tempat Abhirawa berada,ketika ada disitu Adi cuma melihat Tamaruda yang sedang pingsan dan tergeletak di tanah.
"Dimana senior?senior dimana Anda?".Kata Adi memanggil Abhirawa.
"Adi aku ada disini".Kata Abhirawa yang langsung datang menghampiri Adi.
__ADS_1
"Apa Anda sudah tidak apa-apa senior?".Kata Adi bertanya kepada Abhirawa.
"Aku sudah baikan,sekarang mari kita cari yang lainnya".Kata Abhirawa kepada Adi.
"Baik senior".Kata Adi mengiyakan saja.
Lalu Abhirawa dan Adi melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari dalang dari semua kekacauan yang ada.
Sementara itu ditempat lain dua tetua dan beberapa murid masih melawan Pasukan Mayat Hidup yang tersisa.
"Tebasan Seribu Api".Kata salah satu murid dari Perguruan Rajabunga.
"Elemen Air:Hembusan Air".Kata salah satu dari murid Perguruan Rajabunga.
Stelah beberapa lama menyerang Pasukan Mayat Hidup,akhirnya habis semua Pasukan Mayat Hidup yang tersisa.
"Sepertinya ini yang terakhir".Kata tetua yang memegang pedang di tangan kanannya dengan cepat membunuh prajurit Pasukan Mayat Hidup yang tersisa.
"Selanjutnya mari kita kembali ke tempat Abhirawa dan Tuan Muda berada".Kata tetua yang memegang pedang kepada murid Perguruan Rajabunga.
"Baik tetua".Kata murid Perguruan Rajabunga dengan serempak menjawab tetua yang memegang pedang di tangan kanannya.
Lalu dua tetua dan beberapa murid dari Perguruan Rajabunga berjalan ke arah tempat Adi dan Abhirawa berada.
Tidak jauh dari tempat dua tetua dan beberapa murid dari Perguruan Rajabunga,tetua yang memegang tongkat dan beberapa murid dari Perguruan Rajabunga masih memata-matai keberadaan Pasukan Mayat Hidup yang ada di balai desa Rembanta.
"Bagaimana mereka ada sebanyak ini disini?".Kata salah satu dari murid Perguruan Rajabunga.
"Mungkin mereka berkumpul disini untuk melakukan sesuatu dan ada pemimpinnya".Timpal salah satu murid Perguruan Rajabunga.
"Benar,mari kita sembunyi terlebih dahulu jika ada sesuatu mari kita sergap mereka".Kata tetua yang memegang tongkat kepada beberapa murid Perguruan Rajabunga.
Tidak jauh dari tempat tetua yang memegang tongkat dan beberapa murid Perguruan Rajabunga,prajurit Pasukan Mayat Hidup berkumpul di balai Desa Rembanta.
"Hahahahha,dengan pasukan sebanyak ini akan kuhancurkan maka kita bisa menghancurkan orang-orang dari kerajaan".Kata Rangsageni Tebeanja kepada para pasukannya.
"Iya tuanku,jika kita membunuh mereka maka kita akan menjadi yang terhebat".
Kata salah satu prajurit dari pasukan Setan Kober.
"Aku Rangsageni Tebeanja pemimpin Setan Kober akan menguasai dunia,hahahahhahahahahahahha".Kata Rangsageni Tebeanja dengan lantangnya.
INFO
Setan Kober
Setan Kober adalah salah satu kelompok dari sekian banyak kelompok yang beraliansi dengan kelompok Cakar Merah,Rangsageni adalah pemimpin dari kelompok Setan Kober,Setan Kober adalah nama kelompok dan Rangsageni dijuluki Setan Kober dari Desa Rembanta adalah karena nama kelompoknya.
__ADS_1
Tidak hanya beraliansi dengan kelompok Cakar Merah,Setan Kober juga beraliansi dengan kelompok Taring Biru.