PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Lima Orang Berbaju Hitam


__ADS_3

Sementara itu tidak beberapa jauh dari pertarungan Irwan dan Saphira melawan orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau.


"Adi,serahkan Bos nya padaku,kalian serang yang lain".Kata Guru Braja yang bersiap untuk menyerang orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya.


"Baiklah kalau begitu guru,kami serahkan dia kepadamu".Kata Adi kepada Guru Braja.


Lalu Adi dan tiga pendekar muda yang tersisa dihadang oleh tiga orang berbaju hitam yang tersisa.


"Serahkan saja mereka berdua kepada kami".Kata tiga pendekar muda yang tersisa menunjuk lawannya.


"Baiklah aku serahkan mereka berdua kepada kalian".Kata Adi mengiyakan saja.


Lalu Adi mencari tempat yang sedikit luas untuk melawan orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram.


"Apa kamu ingin melawanku bocah?".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram itu.


"Iya,mohon kerjasamanya".Kata Adi kepada orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram itu.


Lalu Adi bersiap untuk menyerang orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram itu dan mengalirkan Tenaga Dalam nya.


"Mari kita mulai!".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram itu kepada Adi.


Kemudian orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting berwajah seram memulai serangannya ke arah Adi,tapi dengan mudahnya dapat dihalau oleh Adi.


Adi berlari-lari menggunakan Ilmu Gerakan Kilat dan membuat orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu kesal.


"Hei bocah bodoh mau lari kemana kau!".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu.


Orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu


langsung menyerang Adi dengan pukulannya.


Dengan Ilmu Gerakan Kilat,Adi menghindar dari pukulan orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu dan langsung memberikannya pukulan dan membuatnya terpental jauh sampai beberapa meter.


"Sialan,ternyata anak muda ini sangat kuat".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu.


Orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu pun menyerang Adi lagi,dan langsung mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Api:Semburan Api Gunung".


Jurus dari orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu langsung mengarah ke Adi.


Adi pun menghindar sambil mengeluarkan jurus.


"Pukulan Penghancur Gunung".Ucap Adi dengan Ilmu Gerakan Kilat.


Pukulan Penghancur Gunung pun berbenturan dengan jurus dari orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu,tapi jurus dari orang itu kalah dari Jurus Pukulan Penghancur Gunung dan Jurus Pukulan Penghancur Gunung langsung mengenai orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu,ia pun terpental sampai beberapa meter.


"Aduh!!hebat juga kau bocah,bolehkah aku tahu siapa namamu?".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu


sambil berdiri sempoyongan karena terpental oleh pukulan Adi.


"Namaku adalah Adi Iskandar".Kata Adi menjawab pertanyaan perampok yang membawa golok tersebut.


"Bukankah kamu adalah juara 1 dari Pertarungan Antar Keluarga dari Suku Sialang?".Kata orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram itu bertanya kepada Adi.


"Iya memang".Jawab Adi dengan singkatnya.


"Pantas saja kamu terlihat hebat,oh iya kenalkan namaku Sarghoni Akalwa".


Belum sempat berdiri tegak Sarghoni Akalwa langsung hilang kesadaran lalu pingsan karena pukulan Adi.


Lalu tak disangka satu dari dua orang berbaju hitam yang menyerang tiga pendekar muda yang tersisa langsung menyerang Adi dan mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Petir:Sambaran Petir Gunung".


Kata orang berbaju hitam itu mengeluarkan jurusnya.


"Rasakan kekuatanku ini bocah!".Kata orang berbaju hitam itu mengeluarkan jurusnya.


Kemudian Langit menjadi gelap lalu datanglah petir dari langit menyambar mengarah kepada Adi.


Adi pun menghindar dengan Ilmu Gerakan Kilat nya,lalu menjauh ke arah hutan agar tidak sampai kena jangkauan jurus dari orang berbaju hitam itu.

__ADS_1


Lalu Adi pun terus menghindar dengan Ilmu Gerakan Kilat ke arah hutan


"Mau kemana kau bocah!".Kata orang berbaju hitam itu.


Lalu ketika orang berbaju hitam itu mendekat ke arah Adi,Adi langsung memukul dengan menggunakan tangan kanannya.


Orang berbaju hitam itu langsung menghindari pukulan Adi dan langsung menarik tangan Adi dan membuatnya terpental hingga beberapa meter.


Lalu Adi menghindar dan menjauh dari orang berbaju hitam itu,Adi langsung mengeluarkan jurusnya.


Lalu Adi bersiap-siap untuk mengeluarkan jurusnya.


"Jurus Tapak Naga Penghancur".


"Elemen Petir:Sambaran Petir Besi".


"DUUUUUARRRRR".


Benturan dari kedua jurus itu membuat pepohonan di sekitar Adi dan orang berbaju hitam itu langsung terbakar.


Orang berbaju hitam itu pun terluka parah dan pingsan setelah terjadi benturan keras antara jurusnya dan jurus yang dikeluarkan oleh Adi.


Sementara itu tidak jauh dari tempat Adi melawan orang berbaju hitam itu.


"Sepertinya kamu Braja!".Kata orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya kepada Guru Braja.


"Hem,anda bercanda".Kata Guru Braja kepada orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya.


Guru Braja terlihat terengah-engah dan kelelahan karena melawan orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya.


"Menyerahlah kau anak muda!".Kata orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya kepada Guru Braja.


"Aku tak kan menyerah".Kata Guru Braja yang masih berdiri kokoh karena pendiriannya.


Lalu orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu mulai menyerang Guru Braja lagi.


"Sugara:Tongkat Tembusan Angin".


Guru Braja langsung menghindar dari jurus orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu dengan Ilmu Gerakan Petir.


"Mau kemana kau!".kata orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


"Hem".Kata Guru Braja dalam benaknya yang sambil berpikir bagaimana cara mengalahkan orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


"Sugara:Tongkat Angin Badai".Kata


orang berbaju hitam yang ada luka di pipi itu mengeluarkan jurusnya.


Jurus itu pun menyerang secara tiba-tiba dan melukai di sekitar muka dan sedikit tergores.


"Untung saja luka sedikit".Kata Guru Braja dalam benaknya.


"Hahaha,rasakan itu anak muda".Kata


orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya sambil tertawa sinis.


Lalu Guru Braja berdiri dan mengambil nafas panjang dan mulai menyerang


orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


Guru Braja mulai berkonsentrasi untuk mengeluarkan jurusnya.


Dengan cepatnya Guru Braja menyerang


orang berbaju hitam yang ada luka di pipi dengan pukulannya yang melesat ke arah perut orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya,tapi dengan mudahnya orang berbaju hitam yang ada luka di pipi itu menghindari pukulan dari Guru Braja.


"Hiiiahhhh".


Orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu balik memukul Guru Braja,lalu


Guru Braja terkena pukulan dari orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu hingga membuat Guru Braja terpental hingga beberapa meter jauhnya.


Tapi Guru Braja langsung berdiri dan Guru Braja langsung mengeluarkan jurusnya.

__ADS_1


"Elemen Api:Semburan Naga Api".


Guru Braja mengeluarkan Jurus Semburan Naga Api,tapi orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu


menahannya dengan jurusnya.


"Sugara:Tongkat Angin Pelindung".


Benturan kedua jurus itu hampir saja membuat sebuah ledakan,tapi tidak jadi karena Guru Braja langsung menyerang


orang berbaju hitam yang ada luka di pipi itu lagi.


Lalu mereka memulai pertarungan lagi, dengan Guru Braja mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Api:Pukulan Berapi".


Jurus Pukulan Berapi mengenai dada


orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya dan membuatnya hampir terpental,tapi ternyata dada orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu sangat keras hampir tak berbekas.


"Sangat keras".Kata Guru Braja dalam benaknya setelah memukul di sekitar dada orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


Lalu orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya mundur beberapa langkah dan mulai mengeluarkan jurusnya.


"Sugara:Tongkat Tembusan Angin".


Jurus Tongkat Tembusan Angin milik


orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu mengenai Guru Braja di sekitar perutnya karena belum sempat menghindar.


"Kamu akan kalah anak muda!".Kata


orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu dengan sombongnya.


"Hem,sepertinya kamu yang kalah!".Kata Guru Braja dengan tegasnya kepada orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


Pertarungan menjadi sangat sengit antara Guru Braja dan orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


"Elemen Api:Pukulan Berapi".Kata Guru Braja mengeluarkan jurusnya dan langsung menghantam perut orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


Orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu pun terpental sampai mengenai pepohonan.


Orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu berdiri dan langsung mengeluarkan jurusnya.


"Sialan kau!rasakan ini"Kata Orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu.


"Sugara:Tongkat Pisau Badai".


Saat orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu mengeluarkan jurusnya,Guru Braja langsung mengeluarkan jurusnya juga.


"Jurus Tapak Naga Penghancur".Kata Guru Braja dengan sekuat tenaga karena ini pukulan terakhirnya.


Jurus Tapak Naga Penghancur dan Jurus Tongkat Pisau Badai saling beradu dan terjadi benturan antara kedua jurus itu.


"DUUUUAAAARRR".


Daya ledaknya begitu besar dan luas sampai beberapa ratus meter.


Lalu orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya itu terpental mengenai pepohonan.


INFO


Weghar Bedhi


Ras:Manusia(Keluarga Bedhi,Suku Sialang)


Pekerjaan:Mata-mata


Weghar adalah salah seorang dari lima orang berbaju hitam dan ia adalah orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau di tangannya,Weghar adalah seorang penyusun startegi dari kelompok mata-mata Bayangan Hitam atau Burung Hantu.


Weghar menjadi mata-mata adalah karena hilangnya pekerjaannya,


Weghar bertempat tinggal di Wilayah Kedua dari Suku Sialang tepatnya di Desa Ganestra.

__ADS_1


__ADS_2