
Saphira terus mencari celah untuk menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Aku harus memikirkan cara termudah untuk menahan orang ini".Kata Saphira dalam benaknya.
"Sepertinya aku hanya bisa mengandalkan pedang Brataga ini".Kata Saphira terus berpikir dalam benaknya.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya terus menghindar dari serangan pedang Brataga milik Saphira,lalu menghindar dengan Jurus Mata:Gerakan Cepat.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung mengeluarkan jurusnya dengan tiba-tiba,setelah mengeluarkan jurus untuk menghindar dari jurus pedang Brataga milik Saphira.
"Matta:Hunus Tajam".
"SRAAAK".
Jurus Matta:Hunus Tajam masih dapat ditahan oleh Saphira dengan pedang Brataga miliknya.
"Rasakan ini".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu terus menerus menyerang Saphira dan membuat Saphira terdesak,karena dibelakangnya ada pepohonan.
"Mati kau!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu yang langsung menyerang Saphira.
"Aaagagagh".
Saphira berteriak keras setelah terkena sabetan dari pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Untung saja lukanya cukup kecil,sepertinya aku harus mundur dulu dan menahan orang ini sebentar lagi".Kata Saphira berpikir dalam benaknya.
Lalu Saphira mundur dari jangkauan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu dengan diam-diam.
"Mau kemana kau!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu setelah sadar bahwa Saphira melarikan diri dari jangkauannya.
Lalu tiba-tiba dari dalam lubang,Irwan pun keluar dari lubang yang dibuat olehnya sendiri.
"Rasakan ini".Kata Irwan yang langsung menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu dengan pedangnya.
"SEETTT".
"AAAAGHHHHH".
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu berteriak sangat keras karena tusukan dari pedang Samtana milik Irwan.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Huh hah".Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu menarik nafas dalam-dalam karena kelelahan dan lukanya.
"Sepertinya aku harus menyelesaikan semua ini!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu dalam benaknya.
Lalu orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu minum Cairan Penyembuh Luka dan Pil Pemulih yang diambil dari Cincin Penyimpanan nya.
Kemudian orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung bersiap-siap untuk mengeluarkan jurus pamungkas nya.
"Matta:Penarik Jiwa".
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung mengeluarkan Jurus Matta:Penarik Jiwa yang bisa menarik jiwa.
Tidak jauh dari tempat pertarungan antara Irwan dan Saphira dengan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
__ADS_1
"AAAGGGHHHH".
Orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya langsung bangkit kembali dan menjadi seperti makhluk hidup yang digerakkan dengan bayangan hitam.
Dan tidak jauh dari orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya,orang berbaju hitam yang sedikit keriting dan berwajah seram bangkit kembali setelah terkena jurus dari orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya dari dalam tanah.
Jurus Matta:Penarik Jiwa mengalir dari dalam tanah dan menyebar ke dalam tanah dan menggerakkan empat orang berbaju hitam yang lainnya.
"WAAAAHHH".
Empat orang berbaju hitam itu mengarah ke arah tempat Irwan dan Saphira berada.
Dengan cepatnya empat orang berbaju hitam lainnya ke tempat orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Lalu ketika di perjalanan ke arah tempat Irwan dan Saphira,Adi melihat empat orang berbaju hitam itu.
"Apa yang terjadi?Mengapa mereka menjadi seperti itu?".Kata Adi berbicara sendiri.
Lalu setelah Adi bicara,Guru Braja keluar dari cincin dan berkata.
"Sepertinya mereka sudah di kendalikan orang".Kata Guru Natha menjawab perkataan Adi.
"Jadi begitu Guru".Kata Adi menjawab Guru Natha.
Lalu Adi mengikuti keempat orang berbaju hitam yang sudah di kendalikan itu yang mengarah ke tempat Irwan dan Saphira.
Sementara itu Irwan dan Saphira terus menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Tapi ternyata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu bisa menahannya dengan Jurus Pelindung Badai.
"Sepertinya orang itu tadi berbuat sesuatu!".Kata Saphira kepada Irwan.
Lalu tidak lama kemudian,empat orang berbaju hitam yang digerakkan oleh orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya datang ke arah Irwan dan Saphira.
"Mengapa mereka bisa kesini?dan bagaimana dengan Adi dan lainnya?".Kata Irwan bertanya-tanya.
"Aku juga tidak tahu,tapi dilihat dari mata mereka,sepertinya mereka digerakkan oleh orang berbaju hitam itu".Kata Saphira menjawab pertanyaan Irwan.
Setelah sampai ke tempat Irwan dan Saphira,orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya langsung mengarahkan empat orang berbaju hitam ke arah Irwan dan Saphira.
""WAAAAHHH".
Keempat orang berbaju hitam yang digerakkan oleh orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung menyerang Irwan dan Saphira.
Irwan dan Saphira langsung bersiap siaga dengan menarik pedang dari punggungnya.
Lalu orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu mengarahkan orang berbaju hitam yang sedikit keriting dan berwajah seram ke arah Adi dan Irwan.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung meledakan orang berbaju hitam yang sedikit keriting dan berwajah seram ke arah Irwan dan Saphira.
Irwan dan Saphira belum sempat menghindar dari ledakkan itu,mereka berdua pun terkena ledakkan itu.
"Sepertinya aku harus menggunakan jurus pamungkas ku dan memanggil Bahuwirya".Kata Irwan berpikir dalam benaknya.
Lalu Irwan yang masih dalam ledakkan itu langsung mengeluarkan jurus pemanggil.
"Jurus Pemanggil:Naga Bahuwirya".
__ADS_1
"GRRRRAAAOOOO".
Irwan dan Saphira langsung menaiki Naga Bahuwirya dan selamat dari ledakan yang disebabkan oleh orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Naga Bahuwirya memfokuskan kekuatannya di mulutnya dengan mengeluarkan semburan api yang sangat besar,hingga membuat tanah di sekitar lumer dan menjadi lava yang sangat panas dan membuat orang berbaju hitam yang sedikit keriting dan berwajah seram hangus terbakar.
"Ternyata anak muda itu masih hidup!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangan dalam benaknya.
"Semburan Api Besar".
Api yang sangat panas keluar dari mulut Naga Bahuwirya menyembur ke arah orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya tidak tinggal diam,ia langsung mengeluarkan Jurus Pelindung Badai dengan berlapis-lapis yang memenuhi tempat pertarungan dan membentuk pelindung yang menghalangi semburan api milik Naga Bahuwirya.
Semburan api Naga Bahuwirya dan Jurus Pelindung Badai berbenturan menghasilkan ledakan yang membuat hutan di sekitar pertarungan menjadi hangus terbakar.
"Akan ku akhiri ini,serang ia dengan cepat Bahuwirya!".Kata Irwan memberi perintah kepada Naga Bahuwirya.
Irwan juga menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya dan tiga orang berbaju hitam yang digerakkan dengan mengeluarkan jurusnya dan menjadi seperti jurus gabungan.
"Elemen Tanah:Terjangan Tanah".
"Semburan Lahar Panas".
Jurus Terjangan Tanah untuk menimbun dan Semburan Lahar Panas untuk menyiram hingga hampir membuat tiga orang berbaju hitam yang digerakkan oleh orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya langsung hangus terbakar menjadi abu.
"Matta:Pusaran Badai".
"Matta:Tusukan Badai".
Jurus Matta:Pusaran Badai langsung membentuk sebuah badai yang berputar-putar mengelilingi Irwan dan Saphira yang sedang menaiki Naga Bahuwirya.
Jurus Matta:Tusukan Badai juga menyerang dengan cepat,ratusan pisau-pisau kecil menyerang Irwan dan Saphira dari berbagai arah.
INFO
Takhim Kamir
Ras:Manusia(Keluarga Kamir,Suku Gelam)
Pekerjaan:Mata-mata
Takhim adalah salah seorang dari lima orang berbaju hitam dan ia adalah salah satu dari dua orang berbaju hitam yang menyerang tiga pendekar muda yang tersisa,Takhim adalah seorang anggota dari kelompok mata-mata Bayangan Hitam atau Burung Hantu,
dan perannya adalah mencari informasi serta menyerang musuh.
Takhim menjadi mata-mata adalah karena diajak oleh temannya Ragyad,Takhim bertempat tinggal di Desa Sinargema,Negeri Lebak Pakam.
Ragyad Gudratya
Ras:Manusia(Keluarga Gudratya,Suku Gayus)
Pekerjaan:Mata-mata
Ragyad adalah salah seorang dari lima orang berbaju hitam dan ia adalah salah satu dari dua orang berbaju hitam yang menyerang tiga pendekar muda yang tersisa,Ragyad adalah seorang anggota dari kelompok mata-mata Bayangan Hitam atau Burung Hantu,dan perannya adalah mencari informasi serta menyerang musuh.
Ragyad menjadi mata-mata adalah karena keinginannya sendiri dan ia mengajak Takhim untuk ikut serta,
__ADS_1
Ragyad bertempat tinggal di Kota Gurkabraka,Negeri Lebak Pakam.