
Akhirnya pertarungan babak 15 besar pertarungan antar keluarga selesai.
"Selamat karena kalian sudah menjadi Pendekar yang hebat".Kata ketua suku Sialang,Syahrul Iskandar.
"Terima kasih ketua".Delapan pendekar pemenang babak 15 besar pertarungan antar keluarga berterima kasih pada ketua suku Sialang.
Akhirnya mereka berdelapan diberi gelar oleh ketua suku Sialang.
Pendekar yang mendapat gelar disebut Pendekar Bergelar.
Adi Iskandar-Pendekar Harimau Membara (Julukannya diambil dari nama julukan goloknya dan jurusnya saat melawan Aryan Zulkifli).
Irwan Zulkifli-Pendekar Tanah Tinggi
(Julukannya diambil dari nama jurusnya saat melawan Rachman Taufik).
Ganyar Zulkarnain-Pendekar Siluman Kera (Julukannya diambil dari perubahannya saat menjadi Siluman Kera Besar).
Saphira Mulya-Pendekar Pedang Brataga (Julukannya diambil dari nama pedangnya).
Anggara Hidayat-Pendekar Kusuma Agni (Julukannya diambil dari nama jurusnya saat melawan Nasya Iskandar).
Dimas Latief-Pendekar Pelindung Samudera (Julukannya diambil dari nama jurus pedangnya).
Badrol Iskandar-Pendekar Raksasa Tanah (Julukannya diambil dari nama jurusnya).
Radja Latief-Pendekar Tanpa Tarung
(Julukannya diambil dari ia tidak bertarung dalam pertarungan).
"Babak 8 besar akan diadakan di desa
Lembak Jolor dan akan diadakan dalam 3 jam dari sekarang,siapa yang terlambat sampai sana maka akan dianggap kalah, boleh menggunakan apa saja untuk sampai ke sana".
"Baiklah pertarungan babak 8 besar dimulai".Kata Naufal Muzakki memulai pertarungan babak 8 besar.
Para petinggi,pendekar dan ketua suku Sialang menggunakan beberapa Binatang Iblis Jalak Putih untuk pergi ke desa Lembak Jolor.
Ganyar Zulkarnain langsung berubah menjadi Siluman Kera Besar untuk ke desa Lembak Jolor.
Irwan Zulkifli,Anggara Hidayat dan Dimas Latief menggunakan kuda untuk sampai ke desa Lembak Jolor.
Saphira Mulya terbang menggunakan Binatang Iblis Burung Merpati,Badrol Iskandar menaiki Raksasa Tanah dan Radja Latief menggunakan Binatang Iblis Badak Sumbu.
Sementara,Adi hanya duduk tenang dan mengambil gulungan lagu dan seruling yang diberikan oleh Binatang Iblis Elang Hitam untuk memanggilnya.
Lalu Adi meniup seruling yang diberikan oleh Elang Hitam dan menyanyikan lagunya.
Tidak lama kemudian,setelah Adi meniup dan menyanyikan lagu dalam gulungan dengan seruling Elang Hitam pun datang.
"Tuan ada yang bisa saya bantu".Elang Hitam menghampiri Adi yang sedang duduk di sekitar arena pertarungan di kota Bandarsyah.
"Bulang,antarkan aku ke desa Lembak Jolor".
"Baiklah tuan".
Lalu Adi menaiki Elang Hitam dan terbang menuju ke desa Lembak Jolor.
Elang Hitam terbang begitu cepat hingga meninggalkan beberapa Binatang Iblis Jalak Putih,Ganyar yang berubah jadi Siluman Kera,Irwan,Anggara dan Dimas yang berkuda,Saphira yang terbang dengan Binatang Iblis Merpati,Badrol yang menaiki Raksasa Tanah dan Radja yang menaiki Binatang Iblis Badak Sumbu.
"Apa itu".Kata Saphira melihat sesuatu yang melewatinya dengan begitu cepat.
__ADS_1
"Wah apa itu".Kata salah satu petinggi suku Sialang yang ada di atas Binatang Iblis Jalak Putih".
"Sepertinya itu Binatang Iblis Burung yang kuat".Kata ketua suku Sialang yang melihat Bulang melewati mereka.
Lalu tidak lama kemudian mereka semua akhirnya sampai di desa Lembak Jolor, tapi Adi telah lama sampai.
Akhirnya babak 8 besar pertarungan antar keluarga dimulai di desa Lembak Jolor.
"Pertarungan antar keluarga babak 8 besar akan diadakan di desa ini dan yang akan menjadi wasit adalah aku
Junaidi Taufik pemimpin desa Lembak Jolor".
"Pertarungan pertama babak 8 besar akan mempertemukan perwakilan dari keluarga Mulya melawan keluarga Zulkifli".
"Saphira Si Pendekar Pedang Brataga melawan Irwan Si Pendekar Tanah Tinggi,baiklah pertarungan pertama babak 8 besar dimulai".
"Mari kita mulai Saphira".
"Baiklah Irwan,tapi santai saja".
Irwan langsung menarik pedang Samtana dari punggungnya saat Saphira ingin menyerangnya.
Pedang Samtana mengeluarkan auranya yang begitu besar dan kuat.
"Samtana:Ledakan Tanah".
Irwan Zulkifli langsung mengeluarkan jurusnya hingga membuat Saphira terkena ledakan dari jurus pedang Samtana milik Irwan karena tidak bisa menghindar.
Lalu Saphira menjauh dari Irwan dan mulai menarik pedang Brataga dan mengeluarkan jurusnya.
"Brataga:Sabetan Mematikan".
Jurus Sabetan Mematikan dari pedang Brataga milik Saphira hampir mengenai perut Irwan,tapi Irwan menahannya dengan pedangnya.
Lalu Irwan menghindar dan menjauh dari jangkauan Saphira,lalu mengeluarkan jurusnya.
"Jurus Debu Tanah".
Saphira menggunakan jurus penghalang untuk menghalangi Jurus Debu Tanah.
"Brataga:Api Penghalang".
Jurus Debu Tanah yang dikeluarkan oleh Irwan langsung hilang saat terkena penghalang yang dibuat Saphira.
"Apa?Jurus Debu Tanahku hilang".
"Tak kan kubiarkan aku kalah disini".Kata Irwan dengan semangat yang membara-bara.
Saat Irwan yang sedang lengah karena serangannya tidak mengenai sasaran. Saphira langsung mengarahkan pedang Brataga nya ke arah titik vital Irwan.
Irwan kesulitan saat akan mengatasi jurus pedang Brataga milik Saphira.
Lalu karena kebingungan ia menggunakan teknik pedangnya.
"Samtana:Ledakan Tanah Longsor".
"DUUUAAR".
Saphira terpental jauh sampai beberapa meter dari tempat pertarungan hampir saja keluar karena tidak bisa menahan teknik pedang Samtana milik Irwan.
Pertarungan belum selesai Irwan langsung menyerang Saphira dengan pedang Samtana nya.
__ADS_1
"Samtana:Tanah Tinggi".
Saphira langsung berdiri dan bersiap menghalangi jurus Irwan,Saphira langsung menghadang jurus Irwan.
"Brataga:Sabetan Mematikan".
Hantaman antara pedang Samtana dan Brataga terjadi hingga bertubi-tubi dan membuat pertarungan menjadi lebih sengit.
Hingga membuat dua pendekar muda itu kewalahan dan hampir kehabisan Tenaga Dalam.
"Aku tidak akan kalah disini".Irwan terus menghantam Saphira dengan pedangnya.
"Aku juga".Saphira menghadang hantaman pedang Irwan.
"Menyerah lah kamu Saphira".Irwan menyuruh Saphira menyerah.
"Tidak akan aku tidak akan kalah disini aku akan mengalahkan mu Irwan".Saphira menjawab dengan tegasnya.
"Baiklah karena kamu memaksaku untuk mengalahkan mu maka aku akan mengeluarkan jurus pamungkas ku".
Irwan menghindar dan menjauh dari Saphira dan langsung mengeluarkan jurusnya.
"Samtana:Tanah Jatuh".
Tiba-tiba saja dari atas langit datang gundukan tanah yang begitu besar hampir sebesar gunung.
Gundukan tanah yang begitu besar dia atas arena pertarungan,semua orang yang melihat menyingkir dari tempat pertarungan dan menjauh mencari tempat yang aman,beberapa ratus meter dari tempat pertarungan,tapi tempat pertarungan itu sudah ada penghalangnya jadi aman untuk semua orang yang melihat pertarungan.
"Tenaga Dalam yang begitu besar hingga bisa mendatangkan Gundukan Tanah sebesar gunung".Kata pemimpin suku Sialang,Syahrul Iskandar.
Saphira kebingungan dan berpikir sejenak bagaimana cara agar dia bisa menghancurkan gundukan tanah itu.
Lalu Saphira langsung mengeluarkan jurus pamungkas nya.
"Brataga:Sabetan Penghancur".
"Kamu tak akan bisa mengalahkan jurus ku itu Saphira".Irwan langsung mengarahkan gundukan tanah itu ke arah Saphira.
"DUUUUAAAARRR".
Terjadi ledakan yang begitu besar akibat benturan dari Jurus Tanah Jatuh dengan Jurus Sabetan Penghancur".
Saphira terpental jauh sampai ratusan meter keluar dari arena pertarungan karena ia tidak sanggup menahan Jurus Tanah Jatuh milik Irwan.
Saphira memuntahkan darah dari mulutnya karena hantaman gundukan tanah itu ia pun kehilangan kesadaran dan pingsan.
"Baiklah pertarungan pertama babak 8 besar dimenangkan oleh Irwan Si Pendekar Tanah Tinggi".Kata Junaidi Taufik mengumumkan pemenang pertarungan pertama babak 8 besar.
"Akhirnya aku menang".Irwan langsung kehilangan kesadaran karena kehabisan Tenaga Dalam.
Setelah pertarungan Irwan dengan Saphira akhirnya giliran Adi menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya.
"Baiklah pertarungan kedua babak 8 besar dimulai".
"Adi Si Pendekar Harimau Membara melawan Ganyar Si Siluman Kera".
"Mulai".
"Sepertinya sekarang kamu telah kuat Ganyar".
"Hem,kamu juga Adi".
__ADS_1
"Baiklah mari kita mulai pertarungan Ganyar".Adi dengan Golok Rimau di punggungnya.
"Iya,mari kita mulai".Ganyar bersiap untuk menyerang Adi.