PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Adi VS Karajaga


__ADS_3

"Kalian bertiga pergi dari sini,dia bukan lawan yang bisa kalian lawan dan bawa mereka bertiga pergi dari sini,biarkan aku yang melawannya dengan sisa-sisa Tenaga Dalam ku ini".Kata Guru Braja menyuruh Tim 3 pergi dari Hutan Salemba.


"Tidak Guru!kami yang akan melawannya".Serempak Tim 3 mengatakan tidak.


"Baiklah karena kalian bicara begitu,lakukan apa yang kalian bisa,aku akan mengumpulkan Tenaga Dalam ku,kalian akan mengulur waktu".Guru Braja langsung duduk bersila untuk mengumpulkan Tenaga Dalam nya sembari meminum obat pemilih.


Lalu Adi,Irwan,Saphira membicarakan strategi mereka dengan tiga pendekar muda yang tersisa.


Setelah menyusun strategi untuk mengalahkan Karajaga,Adi langsung menyerang Karajaga dari arah depan,Saphira dari arah samping kanan dan Irwan dari arah samping kiri.


Dan tiga pendekar muda yang tersisa akan menyerang Karajaga menggunakan serangan gabungan.


"Wararararara".


"Kalian semua terlalu nekad untuk mengalahkan ku para bocah".Karajaga menggelengkan kepala beberapa kali.


Karajaga menahan serangan dari pedang Brataga milik Saphira dan pedang Samtana milik Irwan dengan menggunakan Jurus Dinding Tanah nya.


Dan menahan serangan Adi dengan menggunakan sisa-sisa Seribu Siluman Kera.


"Sekarang".Kata Adi memberi kode pada tiga pendekar muda yang tersisa.


Tiga pendekar muda itu melakukan serangan gabungan antara elemen api,petir dan angin.


"Jurus Badai Angin Petir Api".


Jurus Badai Angin Petir Api mengelilingi Karajaga dan membuatnya tidak bisa keluar dari badai itu,tapi tak disangka,Karajaga dengan mudahnya menghilangkan badai itu menggunakan Jurus Tangan Kegelapan yang bisa menghisap apa pun.


"Kalian bisa membuat terpojok rupanya,tapi aku tidak akan tinggal diam".


Lalu Karajaga menyuruh sisa-sisa Seribu Siluman Kera menyerang Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa.


Sisa-sisa Seribu Siluman Kera langsung menyerang Tim 3 dan tiga pendekar muda itu.


"Nggeeedkkkkk".


"Brataga:Sabetan Mematikan".


Sisa-sisa Seribu Siluman Kera itu terputus kepalanya dan terbunuh oleh pedang Brataga milik Saphira.


"Kalian ternyata hebat juga".Kata Karajaga memuji Tim 3.


"Elemen Tanah:Tanah Tinggi".


Irwan langsung menyerang Karajaga dengan Jurus Tanah Tinggi dan Adi pun tidak tinggal diam,ia langsung mengeluarkan jurusnya.


"Jurus Pukulan Penghancur Gunung".


"DUUUUUARRRRR".


Terjadi benturan keras antara jurus gabungan Adi dan Irwan dengan Jurus Pelindung Tanah milik Karajaga.


"Sepertinya kalian begitu hebat ya!".Karajaga memuji Tim 3 lagi.


"Aku akan bunuh kalian!".Karajaga langsung mencari celah untuk mengalahkan Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa.


"Jurus Tangan Kegelapan".


Lalu Karajaga menggunakan Jurus Tangan Kegelapan kepada Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa.

__ADS_1


Jurus Tangan Kegelapan menarik Adi,Irwan,Saphira dan tiga pendekar muda yang tersisa ke dalam tanah.


"Wararararara".


"Kalian tidak akan bisa mengalahkan ku para bocah kecil".Kata Karajaga mengejek Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa.


Tapi ternyata Jurus Tangan Kegelapan tidak bisa menahan Adi,Adi keluar dari Jurus Tangan Kegelapan dengan menggunakan Golok Rimau nya.


"Wararararara".


"Ternyata kau bisa keluar bocah!".Karajaga lalu bersiap siaga karena baru kali ini seorang bocah bisa keluar dari jurusnya itu.


"Kalau boleh tahu siapa namamu anak muda?".Kata Karajaga bertanya kepada Adi.


"Namaku Adi Iskandar".Kata Adi menjawab pertanyaan Karajaga.


"Oh Iskandar rupanya!".Kata Karajaga sedikit mengenal tentang keluarga itu.


"Baiklah mari kita berduel,jika kau bisa mengalahkan ku maka kau akan memperbolehkan kalian keluar dari hutan ini".Kata Karajaga mengajak Adi berduel.


"Baiklah kalau begitu".Kata Adi dengan cepat bersiap siaga dan langsung memasang kuda-kuda.


"Aku akui tekad mu bocah kecil,tapi kau tak akan bisa mengalahkan ku".Gertak Karajaga kepada Adi.


"Hem,kalau belum dicoba bagaimana kita bisa tahu hasilnya".Adi membalas gertakan dari Karajaga.


"Aku akan menggunakan setengah kekuatan ku untuk mengalahkan mu bocah kecil!".Kata Karajaga ingin menggunakan setengah kekuatannya untuk mengalahkan Adi.


"Itu terserah padamu,mari kita mulai pertarungan kita".Lalu Adi mulai mencari celah untuk mengalahkan Karajaga.


"Bocah sombong ini,akan kubunuh kau!".Ancam Karajaga kepada Adi.


Lalu Adi mengalirkan Tenaga Dalam ke tangan nya dan langsung mengeluarkan jurus pertama nya.


"Jurus Pukulan Penghancur Gunung".


Jurus Pukulan Penghancur Gunung di tahan oleh Karajaga dengan Jurus Dinding Tanah.


"Mengalah bocah kecil!".Ancam Karajaga kepada Adi.


"Aku tak kan kalah!".Kata Adi dengan semangat nya yang tinggi.


Karajaga langsung menyerang Adi dengan berubah menjadi besar.


"WARRRRRAAAAAAA".


Auman Karajaga hampir saja memekakkan telinga,untung saja Adi langsung menutup telinganya dengan tangannya.


Lalu Karajaga yang telah menjadi seperti raksasa langsung menyerang Adi,serangan Karajaga menuju titik vital Adi yang dapat mengakibatkan cedera parah hingga kematian.


Beruntung Adi menggunakan Ilmu Gerakan Kilat untuk menghindar dari Karajaga yang memegang gundukan tanah di tangannya.


Serangan terus dilancarkan oleh Karajaga menggunakan gundukan tanah dengan bertubi-tubi,hampir saja Adi remuk oleh gundukan tanah yang di pegang oleh Karajaga.


Lalu Adi mulai menyerang Karajaga dengan Golok Rimau nya untuk menemukan celah,tapi baru mau mulai menyerang Adi langsung terkena gundukan tanah yang dipegang oleh Karajaga hingga membuat Adi terpental dan terhempas.


Lalu Adi mulai berdiri walaupun badannya sudah tidak sanggup lagi sambil mengeluarkan darah dari mulut nya.


Adi mulai mencari celah lagi untuk mengalahkan Karajaga dan akhirnya ia menemukan celah untuk menyerang Karajaga,saat menemukan celah Adi langsung menyerang Karajaga dengan menggunakan Golok Rimau.

__ADS_1


"Golok Rimau:Tusukan Api".


Dengan Ilmu Gerakan Kilat Adi menyerang Karajaga dengan Goloknya,dan langsung mengenai daerah yang lembut yang ada di badan Karajaga hingga membuat Karajaga menggeluarkan darah dari mulutnya.


"Bocah kecil sialan!".Ejek Karajaga kepada Adi.


Saat Adi ingin menyerang Karajaga lagi,Karajaga langsung menghindar dan mencari celah untuk memukul Adi dengan pukulannya,saat Karajaga menemukan celah disaat Adi lengah Karajaga langsung memukul Adi dengan


pukulannya.


"BAAAAMMMMMM".


Adi menahan pukulan Karajaga dengan Golok Rimau hingga membuat Adi terperosok ke dalam tanah.


"Pertahanan yang sungguh kuat".Kata Karajaga memuji Adi.


Lalu Karajaga mulai menyerang Adi lagi dengan pukulannya dan gundukan tanah yang di pegang nya.


Pukulan Karajaga mengenai Adi karena ia belum sempat menghindar hingga membuatnya merasakan sakit bukan kepalang dan terpental beberapa meter.


"Sekarang aku akan serius dan aku tidak akan kalah disini!".Kata Adi dengan semangatnya yang membara karena tidak mau kalah dari Karajaga.


Lalu Adi mulai berdiri dari jatuhnya tadi,dengan Ilmu Gerakan Kilat Adi melompat ke atas ke arah Karajaga.


"WARARARARARA".


"Aku akan mengalahkan mu bocah percuma saja!".Kata Karajaga meremehkan Adi.


Adi melompat setinggi-tingginya dan mengeluarkan jurusnya.


"Jurus Pukulan Penghancur Meteor".


Jurus Pukulan Penghancur Meteor tidak mengenai Karajaga karena ia menghindar dan Karajaga langsung menghempaskan Adi dengan gundukan tanah di tangannya dan membuat Adi terperosok hingga masuk ke dalam tanah beberapa meter.


"Rasakan itu bocah kecil,selesai sudah riwayat mu".Kata Karajaga dengan senangnya karena telah mengalahkan Adi.


"DUUUUAAAARRR".


Tiba-tiba Adi keluar dari tanah yang dalam itu dengan muka garang dan kehilangan kesadaran karena kesadaran dirinya telah diambil alih oleh Harimau yang ada di dalam golok miliknya.


"Apa?ternyata kau masih hidup bocah kecil!".Lalu Karajaga menyerang Adi dengan gundukan tanah di tangannya.


Tapi serangan Karajaga langsung di tahan Adi karena ia sudah kebal dari serangan apapun dan juga badannya telah menjadi lebih keras.


"Apa yang terjadi,kenapa bocah kecil ini jadi lebih kuat".Kata Karajaga bertanya-tanya.


Lalu Adi yang telah kehilangan kesadaran itu langsung menyerang Karajaga dengan pukulannya.


Karajaga langsung terpental jauh hampir beberapa kilometer jauhnya dan membuatnya terluka parah.


Beberapa saat kemudian Adi langsung kehilangan kesadaran.


INFO


Perguruan Rajabunga


Rajabunga adalah salah satu dari perguruan yang ada di Negeri Lebak Pakam,perguruan Rajabunga telah berdiri sejak 45 tahun yang lalu.


Jadi begini,Perguruan Rajabunga adalah salah satu dari 12 perguruan beladiri di Negeri Lebak Pakam,Perguruan Rajabunga didirikan oleh Mukhsin Iskandar".

__ADS_1


Perguruan Rajabunga telah banyak menghasilkan murid-murid yang hebat seperti,Hisyam Iskandar,Mocthar Iskandar,Jalil Taufik,Raffi Latif dan Syahrul Iskandar.


Perguruan Rajabunga berbatasan dengan wilayah Suku Sabrang,Suku Koba dan Suku Gelam,perguruan Rajabunga terletak di Kepulauan Lubuk Bangau di tengah Laut Hilir.


__ADS_2