
Setelah belajar Jurus Tangan Kegelapan,Adi mengikuti Karajaga menuju markasnya.
Adi dan Karajaga melewati banyak pepohonan dan semak belukar lalu masuk ke dalam Hutan Salemba lebih dalam.
Selama beberapa menit berjalan kaki akhirnya Adi dan Karajaga sampai di markas Karajaga.
"Ini markas mu Karajaga?".Kata Adi bertanya kepada Karajaga.
"Iya,silahkan masuk anggap rumah sendiri".Kata Karajaga mengajak masuk Adi ke dalam markasnya.
"Di jalan tadi aku melihat banyak Siluman Kera yang berjaga-jaga di sekitar markas mu,tapi kenapa mereka tidak menolong mu saat kamu melawan kami?".Kata Adi bertanya kepada Karajaga.
"Iya,karena saya tidak mau menyusahkan mereka dan juga sebagi pemimpin saya yang harus menjaga Hutan Salemba ini".Kata Karajaga menjawab pertanyaan Adi.
"Hem,jadi begitu".Kata Adi kepada Karajaga.
Lalu Karajaga dan Adi masuk ke dalam markas.
"Karajaga dimana teman-temanku?".Kata Adi bertanya kepada Karajaga.
"Sebentar Adi,aku akan bertanya kepada para penjaga dulu".Kata Karajaga kepada Adi.
"Pengawal,bawa enam orang manusia itu kesini".Kata Karajaga kepada pengawalnya.
"Siap Paduka,saya akan membawa mereka kesini".Kata Pengawal itu kepada Karajaga.
Lalu Pengawal itu mengajak Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa ke hadapan Karajaga dan Adi.
"Guru...teman-teman,kalian selamat".Adi bersyukur karena guru dan teman-temannya selamat.
"Iya,kita harus berterima kasih kepada mereka".Kata Guru Braja menjawab Adi.
Setelah menceritakan apa yang terjadi kepada Guru Braja dan Tim 3 serta tiga pendekar muda yang tersisa,mereka akhirnya bermalam di markas Karajaga.
"Oke malam ini kita akan bermalam disini,dan esok hari baru kita melanjutkan perjalanan ke Perguruan Rajabunga".Kata Guru Braja kepada Tim 3 dan tiga pendekar muda yang tersisa.
Lalu Tim 3 dan pendekar muda yang tersisa ditunjukkan tempat istirahat mereka oleh pengawal Karajaga.
Sebelum Guru Braja hendak tidur,Adi menghampiri Guru Braja dan mengutarakan niatnya kepada Guru Braja.
"Aku bisa mengajarimu Jurus Tapak Naga Penghancur,asalkan jangan digunakan untuk kejahatan".Kata Guru Braja yang siap mengajari Adi Jurus Tapak Naga Penghancur.
"Terima kasih guru".Adi berterima kasih kepada Guru Braja.
Lalu Adi dan Guru Braja mencari tempat untuk berlatih.
"Mari kita cari tempat yang luas".Kata Guru Braja kepada Adi.
"Baik guru".Adi menjawab Guru Braja.
__ADS_1
Adi mengikuti Guru Braja dari belakang untuk mencari lapangan yang luas untuk belajar jurus darinya.
"Adi,kekuatan bukanlah segalanya tapi,selama kita hidup kita harus memiliki kekuatan agar kita tidak tertindas".Kata Guru Braja menasehati Adi.
Lalu setelah berjalan beberapa kilometer ke arah utara Guru Braja menemukan tempat yang cocok untuk mengajari Adi.
"Baiklah tempat ini sangat cocok untuk latihan Juru Tapak Naga Penghancur,
mari kita mulai,tapi sebelum itu kamu harus menjauh dari jangkauan Jurus Tapak Naga Penghancur".Kata Guru Braja kepada Adi.
"Baik guru".Kata Adi kepada Guru Braja.
Kemudian Guru Braja terbang ke langit dan berdiri di atas langit di atas 1000 meter di atas permukaan laut.
Setelah itu,Guru Braja mengeluarkan Jurus Tapak Naga Penghancur.
"Jurus Tapak Naga Penghancur".
Adi menjauh dari jangkauan Jurus Tapak Naga Penghancur,sejauh beberapa meter dari jangkauan Jurus Tapak Naga Penghancur
"DUUUUUUUUAAAARRRR".Ledakan dan jangkauan dari Jurus Tapak Naga Penghancur sangat besar dan luas hingga membuat pepohonan dan semak belukar di sekitar Hutan Salemba yang masuk jangkauannya menjadi sebuah terbakar habis menjadi abu dengan seketika dan membuat tanah menjadi retak.
"Ternyata jurus ini lebih kuat dari yang aku kira".Kata Adi dalam benaknya.
"Bagiamana Adi,jurus ini yang sangat kuat kan?".Kata Guru Braja yang telah mengeluarkan Jurus Tapak Naga Penghancur dan menghampiri Adi yang sedang melihat ledakan dari jurusnya.
"Iya...itu..karena saat itu aku sedang terluka".Kata Guru Braja menjawab Adi dengan santainya.
"Kekuatan Tenaga Dalam setiap manusia memang sangat besar dan tersedia banyak,tapi ada juga yang tidak ada Tenaga Dalam dan ada juga yang sedikit,dan aku termasuk orang-orang yang memiliki sedikit Tenaga Dalam".
"Jurus Tapak Naga Penghancur adalah jurus yang kulatih agar cocok dengan kekuatanku,inti dari jurus ini adalah,
tidak perlu menggunakan Tenaga Dalam dari tubuh sendiri untuk mengerahkan jurus,tetapi bisa meminjam Tenaga dari alam di sekitar yaitu,Tenaga Alam".
"Selama kamu bisa mengendalikan kekuatan Tenaga Alam yang kamu serap dan bisa mengendalikannya maka kekuatan itu akan bisa kamu kerahkan dan menjadi kekuatanmu sendiri".
"Tapi sepertinya kamu telah mengerti apa yang aku bicarakan karena kamu telah belajar Jurus Tapak Harimau Ganas milik ACAY".
"Sebenarnya Jurus Tapak Harimau Ganas dan Jurus Tapak Naga Penghancur adalah jurus yang sama-sama menggunakan Tenaga Alam untuk mengeluarkannya menjadi kekuatan yang besar".
"Aku paham,setelah guru jelaskan,
baiklah aku akan mencobanya".Kata Adi kepada Guru Braja.
"Adi untuk lebih jelasnya kamu bisa lihat di dalam gulungan ini".Guru Braja memberikan Adi gulungan Jurus Tapak Naga Penghancur.
Selama beberapa jam Adi berlatih Jurus Tapak Naga Penghancur dari gulungan yang diberikan oleh Guru Braja.
"Aku mengerti,Jurus Tapak Naga Penghancur ini,langkah-langkahnya sama saja dengan Jurus Tapak Harimau Ganas yang diajarkan ACAY kepadaku".
__ADS_1
Kata Adi dalam benaknya.
Lalu Adi duduk bersila seperti bertapa untuk mengumpulkan Tenaga Alam dari lingkungan sekitar,lalu memfokuskan Tenaga Alam menjadi kekuatannya.
"Jurus Tapak Naga Penghancur".
Adi memulai berlatih Jurus Tapak Naga Penghancur dengan pohon yang ada di sekitarnya,dengan Jurus Tapak Naga Penghancur seketika pohon itu menjadi retak lalu hancur berkeping-keping dan langsung menjadi abu.
"Jurus ini memang kuat,jika Jurus Tapak Harimau Ganas menjadikan retak serta hancur berkeping-keping dan berapi-api,tapi Jurus Tapak Naga Penghancur menjadikan retak dan hancur berkeping-keping dan menjadi abu".
"Cepat sekali kamu bisa menguasai Jurus Tapak Naga Penghancur itu Adi,tapi tidak masalah,mari kita mulai mencobanya,coba kekuatanmu seperti aku tadi".Kata Guru Braja menyuruh Adi mencoba Jurus Tapak Naga Penghancur.
Kemudian Adi melompat tinggi ke langit dengan Ilmu Peringan Tubuh dan Ilmu Jalan Udara Serta Ilmu Gerakan Kilat.
Lalu Adi memulai untuk mengeluarkan Jurus Tapak Naga Penghancur dengan menyerap Tenaga Alam yang ada di sekitarnya dan menjadikannya sebagai kekuatannya.
"Jurus Tapak Naga Penghancur".
"DUUUUUARRRRR".
Ledakan dari Jurus Tapak Naga Penghancur yang dikeluarkan Adi sangat besar dan luasnya sekitar 300 meter.
Setelah mengeluarkan Jurus Tapak Naga Penghancur,Adi menghampiri Guru Braja yang sedang duduk di bongkahan batu dan memperhatikannya yang sedang berlatih.
"Bagus sekali Adi,sekarang kamu telah menguasai Jurus Tapak Naga Penghancur,tapi teruslah belajar hingga kamu lebih menguasainya".Kata Guru Braja memuji Adi karena telah menguasai Jurus Tapak Naga Penghancur dengan cepat.
"Terima kasih telah mengajariku jurus yang sangat hebat ini Guru Braja,aku akan terus berlatih untuk lebih menguasainya".Kata Adi berterima kasih kepada Guru Braja.
"Iya sama-sama,tapi aku juga berterima kasih karena kamu telah menyelamatkanku".Guru Braja balik berterima kasih kepada Adi.
"Tidak masalah Guru".Kata Adi dengan santainya menjawab gurunya.
Setelah belajar Jurus Tapak Naga Penghancur,Adi dan Guru Braja akhirnya kembali ke markas Karajaga.
"Sekali lagi terima kasih Guru".Adi berterima kasih lagi kepada Guru Braja.
"Tidak masalah Adi,aku hanya mengajarimu,belajarlah dengan baik selama ada Tekad,Tenaga dan Tujuan pasti semuanya akan baik-baik saja".Kata Guru Braja kepada Adi.
"Iya guru".Kata Adi membalas Guru Braja.
INFO
Cincin Penyimpanan
Cincin penyimpanan adalah cincin untuk menyimpan benda apa saja,luas cincin penyimpanan tergantung berapa luas membuatnya.
Cincin Penyimpanan sering dibawa oleh para pendekar,ksatria dan prajurit untuk menyimpan barang-barang seperti,obat-obatan,senjata dan lainnya.
Cincin Penyimpanan dibuat oleh seorang pandai besi,tapi ada juga pendekar dan duku yang membuatnya,Cincin Penyimpanan telah ada sejak zaman Kerajaan Jayakarsa belum berdiri.
__ADS_1