PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Raksasa Aryabajra


__ADS_3

"Mari kita mulai pertarungan keempat babak 8 besar Pertarungan Antar Keluarga".


"Badrol Si Pendekar Raksasa Tanah melawan Radja Si Pendekar Tanpa Tarung".


"Baiklah mulai!!!".


"Aku tidak akan mengalah disini Radja aku akan mengalahkan mu".Badrol dengan semangatnya yang tinggi.


"Hem,terserah kamu saja".Radja menjawab Badrol dengan acuh tak acuh.


Badrol langsung menyerang Radja dengan mengeluarkan Raksasa Tanah.


"GRAAOOUU".


Dua Raksasa Tanah terbentuk dari elemen tanah Badrol dan langsung menyerang Radja.


Serangan dua Raksasa Tanah menuju titik vital Radja yang dapat mengakibatkan cedera parah hingga kematian.


Beruntung Radja menggunakan Jurus Langkah Petir untuk menghindar dari dua Raksasa Tanah yang memegang senjata Gada dan menghempaskannya ke tubuh Radja.


Serangan terus dilancarkan oleh Badrol menggunakan dua Raksasa Tanah dengan bertubi-tubi namun belum juga menemukan celah dari pertahanan Radja.


Badrol terus menyerang Radja dengan dua Raksasa Tanah untuk menemukan celah dan akhirnya ia menemukan celah untuk menyerang Radja,saat menemukan celah Irwan langsung menyerang Radja dengan dua Raksasa Tanah.


"Gada Penghancur".


Dengan cepatnya dua Raksasa Tanah menyerang Radja dengan Gada nya,belum sempat mengenai badan,dengan cepatnya Radja menghindar dengan Jurus Langkah Petir.


Saat Badrol ingin menyerang Radja lagi,Radja langsung menghindar dan mencari celah untuk memukul Badrol dengan jurusnya,saat Radja menemukan celah disaat Badrol lengah Radja langsung memukul Badrol dengan Tinju Petir.


"Tinju Petir".


Dengan memanfaatkan celah itu Radja berhasil memukul Badrol dengan Jurus Tinju Petir mengenai dadanya,tapi Badrol masih bisa bertahan,Badrol langsung menghindar dan menjauh dari Radja untuk mencari celah agar dapat melancarkan serangan balik.


"Pertahanan yang sungguh kuat".Gumam Radja dalam benaknya.


Saat dua Raksasa Tanah menyerang Radja lagi saat itulah Radja mengeluarkan jurusnya.


"Ledakan Petir".


"DUUUUUARRRRR".


Dua Raksasa Tanah buatan Badrol hancur tak bersisa.


"Hebat juga kamu bisa menghancurkan Raksasa Tanah ku Radja".


"Hem,tak perlu memuji ku".


Selama beberapa jam Badrol terus mencari celah untuk menyerang balik Radja dengan dua Raksasa Tanah nya,tapi ia belum menemukan celah.


"Aku harus menemukan celah untuk mengalahkannya".Badrol terus mencari celah untuk mengalahkan Radja.


"Usahamu belum bisa untuk menemukan celah pertahanan ku ini Badrol".Radja terus menyerang Badrol dengan Jurus Tinju Petir.


"Tinju Petir".


"BAAAMMM".


Akhirnya Jurus Tinju Petir mendarat di perut Badrol karena ia belum sempat menghindar hingga membuatnya merasakan sakit bukan kepalang dan terpental beberapa meter dari garis batas hampir saja keluar dari arena pertarungan.


"Sekarang aku akan serius".Kata Badrol dengan semangatnya yang membara karena tidak mau kalah.

__ADS_1


Radja kembali menyerang Badrol dengan Jurus Tinju Petir nya dengan bertubi-tubi tanpa jeda sedikit pun.


"Akan ku akhiri ini dengan cepat".Radja mengeluarkan jurus petir lebih besar dari yang tadi.


"Tapak Petir Suci".


"Baiklah akan ku halau Jurus Tapak Petir Suci mu dengan Jurus Raksasa Tanah ku".Badrol langsung mendatangkan Raksasa yang lebih besar dari elemen tanah nya.


"Raksasa Aryabajra".


Datang dari bawah tanah yang membuat arena pertarungan retak dan longsor, Raksasa Aryabajra dengan membawa Gada Satrianusa.


Jurus Tapak Petir Suci dapat di halau oleh Raksasa Aryabajra dengan mudah menggunakan Gada Satrianusa.


"Apa?jurus ku tak bisa menghancurkan nya!!".


Pertarungan menjadi lebih sengit antara pengguna elemen petir dan pengguna elemen tanah pun terjadi,pertarungan antar keluarga semakin seru dan semakin panas.


Radja terkena hantaman Gada Satrianusa saat ia tidak sempat menghindar serangan beberapa Gada Satrianusa dan membuat Radja terluka parah karena hantaman Gada Satrianusa dan hampir tidak bisa berdiri.


"Kuakui Kamu memang pendekar yang berbakat Badrol,sepertinya aku harus mengeluarkan jurus pamungkas ku untuk mengalahkan mu".Radja berpikir untuk mengalahkan Badrol dengan jurus pamungkasnya.


"Hem,kamu juga hebat dalam penggunaan elemen petir".Badrol memuji Radja karena ia hebat dalam penggunaan elemen petir.


Radja dengan cepat langsung mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk mengalahkan Badrol.


"Hantaman Petir".


Tiba-tiba saja awan menjadi gelap dari atas langit datang gumpalan petir yang menyambar.


Jurus Hantaman Petir itu daya ledaknya begitu besar,semua orang yang melihat menyingkir dari tempat pertarungan dan menjauh mencari tempat yang aman, beberapa ratus meter dari tempat pertarungan,tapi kali ini arena pertarungan telah ada persiapan untuk menahan serangan yang kuat.


Tapi dengan mudahnya Badrol menghalau Jurus Hantaman Petir dengan menyerang balik dengan menggunakan Raksasa Aryabajra.


"DUUUUAAAARRR".


Jurus Hantaman Petir dan Gada Satrianusa milik Raksasa Aryabajra beradu yang menghasilkan dentuman yang besar dan kuat.


"Tidak bisa dipercaya,Badrol sangat kuat".Ketua suku Sialang tidak percaya Badrol dengan mudahnya dapat menghancurkan Jurus Hantaman Petir dengan menggunakan Raksasa Aryabajra.


Radja terpental sangat jauh hampir beberapa ratus meter hingga membuat tanah menjadi retak.


"Baiklah pertarungan keempat babak 8 besar di menangkan oleh Badrol Si Pendekar Raksasa Tanah dari Keluarga Iskandar.


"Akhirnya".Badrol bersyukur karena bisa memenangkan pertarungan nya karena saat-saat terakhir hampir saja ia menyerah.


"Karena pertarungan babak 8 besar telah usai maka pertarungan final akan diadakan besok di desa Ujung Sadar,Pulau Tanjung Para".


"Pendekar yang masuk final silahkan istirahat dan jangan lupa besok pertarungan akan dimulai dari sini".Kata Junaidi Taufik mengumumkan hasil dari pertarungan babak 8 besar.


Keesokan harinya...


"Untuk ke desa Ujung Sadar kita akan menggunakan kapal ini".


Selama beberapa menit menggunakan kapal akhirnya sampai juga di desa Ujung Sadar Pulau Tanjung Para.


"Wah,indah juga pulau ini".Kata Adi mengagumi keindahan alam pulau Tanjung Para.


"Selamat karena kalian bisa sampai ke final Pertarungan Antar Keluarga,saya Gajah Tapa kepala desa ini,baiklah Pertarungan Final Pertarungan Antar Keluarga Irwan Si Pendekar Tanah Tinggi melawan Badrol Si Pendekar Raksasa Tanah".


"Mulai".

__ADS_1


Saat pertarungan baru di mulai Irwan langsung menyerang Badrol dengan jurusnya.


""Jurus Debu Tanah".


Jurus Debu Tanah mengenai mata Badrol hingga membuat nya tidak bisa melihat apa-apa.


"Aduuhh".Badrol terkena Jurus Debu Tanah Irwan dan membuat nya kesakitan di mata nya.


Badrol lalu mengusap mata nya yang terkenal Jurus Debu Tanah Irwan dengan menggunakan air yang ada di botol bambu nya yang diselipkannya di pinggangnya.


Lalu setelah mata nya bisa melihat lagi Badrol menghindar dan menjauh dari jangkauan Irwan,lalu membuat lima Raksasa Tanah.


"Panca Raksasa".


Lima Raksasa Tanah datang dari bawah tanah di dalam arena dengan sama-sama membawa Gada.


"Serang dia Panca Raksasa".


Irwan kesulitan saat akan mengatasi lima Raksasa Tanah buatan Badrol,lalu karena kebingungan Irwan menarik pedangnya dan menggunakan teknik pedangnya.


"Samtana:Ledakan Tanah".


"DUUUUUARRRRR".


"Samtana:Ledakan Tanah".


"DUUUUUARRRRR".


"Samtana:Ledakan Tanah".


"DUAAUUUUUR DUUUUUARRRRR ".


Irwan mengeluarkan Teknik pedang Samtana tiga kali hingga membuat Panca Raksasa buatan Badrol hancur lebur dan tak bersisa.


"Gila!hebat juga kamu Irwan".


Lalu Badrol mendatangkan Raksasa Aryabajra dari bawah tanah di dalam arena.


"Aryabajra cepat serang dia".


Tapi Irwan menghalau Gada Satrianusa dengan menyerang balik dengan menggunakan pedang Samtana.


"DUUUUAAAARRR".


Hantaman Gada Satrianusa milik Raksasa Aryabajra beradu dengan Pedang Samtana yang menghasilkan ledakan yang besar dan kuat.


Tidak sampai di situ Raksasa Aryabajra menyerang dengan bertubi-tubi Irwan dengan menggunakan Gada Satrianusa.


"BAMMM BAAAMM BAAAMM".


Hampir semua serangan Raksasa Aryabajra dapat dihindari oleh Irwan dengan pedang Samtana.


Irwan Zulkifli menjauh dari Raksasa Aryabajra dan mencari celah untuk menghancurkannya.


Dengan melemparkan Jurus Debu Tanah yang membuat mata Badrol kedua kalinya tidak bisa melihat apa-apa.


Saat menemukan celah nya Irwan langsung mengeluarkan jurusnya hingga membuat Badrol terkena ledakan dari jurus pedang Samtana milik Irwan karena tidak bisa menghindar.


Akhirnya Badrol di tusuk menggunakan pedang Samtana oleh Irwan dan membuat Badrol mengeluarkan darah yang banyak dan membuatnya hampir hilang kesadaran.


Raksasa Aryabajra pun menghilang dari arena pertarungan dan akhirnya Irwan pun menang telak.

__ADS_1


"Pemenang Pertarungan Final Pertarungan Pertama Pertarungan Antar Keluarga adalah Irwan Si Pendekar Tanah Tinggi dari Keluarga Zulkifli".Gajah Tapa mengumumkan pemenang Pertarungan Pertama Pertarungan Final Pertarungan Antar Keluarga.


__ADS_2