PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Pendekar Pedang dan Pendekar Panah


__ADS_3

Pertarungan keempat babak 15 besar pertarungan antar keluarga akhirnya dimulai.


Pertarungan keempat akan mempertemukan perwakilan Keluarga Mulya melawan Keluarga Latief.


"Saphira Mulya dari Keluarga Mulya melawan Asyifa Latief dari Keluarga Latief.


"Baiklah pertarungan keempat babak 15 besar dimulai".Naufal Muzakki memulai pertarungan keempat pertarungan antar keluarga.


"Tunjukkan kemampuan mu Syifa".Saphira membawa pedang Brataga di tangan kanannya.


"Akan ku tunjukkan untuk mengalahkan mu kak Phira".Asyifa memegang busur panah Wirakusuma.


Saat pertarungan baru dimulai,


Asyifa menarik anak panah dari punggungnya lalu menarik busurnya untuk menyerang Saphira.


"Wirakusuma:Kartika Agni".


Dari atas langit arena pertarungan datang bintang-bintang yang berapi-api.


Bintang-bintang itu menuju Saphira,karena sulit berpikir Saphira juga mengeluarkan jurus pedangnya.


"Brataga:Sabetan Mematikan".


"DUUUARR".


Benturan keras antara jurus panah Wirakusuma dan pedang Brataga terjadi,


membuat arena pertarungan hampir hancur,dua pendekar muda itu terpental hampir keluar dari arena pertarungan.


Lalu dua pendekar muda itu berdiri dari jatuh terpental nya.


"Hem,hebat juga kamu Syifa".


"Kakak pun juga hebat".


"Syifa ayo kita selesaikan pertarungan ini".


"Ayo kak".


Pertarungan antara Saphira dan Asyifa berlangsung lebih sengit,dua pendekar muda ini banyak mengeluarkan jurusnya.


"Wirakusuma:Kartika Yudha".


"Brataga:Sabetan Pemusnah".


"DUUUUAAAARRR".


Terjadi ledakan yang besar di arena pertarungan hingga membuat arena pertarungan hancur.


Saphira masih berdiri dan memegang pedang Brataga nya.


Dan terlihat di dalam arena pertarungan Asyifa tergeletak tidak berdaya dan hilang kesadaran karena kehabisan Tenaga Dalam.


"Pertarungan keempat babak 15 besar pertarungan antar keluarga pemenangnya adalah Saphira Mulya dari Keluarga Mulya".Kata Naufal Muzakki mengumumkan pemenang pertarungan keempat.


Sesudah pertarungan antara Saphira Mulya dengan Asyifa Latief,arena pertarungan akhirnya dibangun kembali untuk pertarungan selanjutnya.


"Baiklah pertarungan kelima babak 15 besar pertarungan antar keluarga dimulai".


"Yang mempertemukan Nasya Iskandar dari Keluarga Iskandar melawan Anggara Hidayat dari Keluarga Hidayat.


"Mulai".


Akhirnya pertarungan selanjutnya dimulai.


"Semangat Nasya".Kata Adi dari luar arena pertarungan.


"Siap kak".Kata Nasya membalas kakaknya.


"Mari kita mulai Nasya".

__ADS_1


"Ayo siap takut Kak Anggara".


Anggara mulai menyerang Nasya dari semua arah dengan bunga-bunga yang mengepung Nasya.


"Sepertinya bunga-bunga ini beracun".Kata Nasya dalam benaknya.


Lalu Nasya menghindar dari bunga-bunga dengan membuat dinding dari elemen tanah di arena pertarungan.


"Elemen Tanah:Dinding Tanah".


Dinding tanah mengelilingi Nasya.


"Dinding ini tak akan bisa menghadang bunga-bunga ku".Anggara meremehkan dinding tanah yang dibuat oleh Nasya.


"Tusukan Bunga".


Bunga-bunga yang mengepung Nasya menjadi lebih tajam dan menyerang dinding tanahnya dan ternyata dinding tanah itu tidak bisa ditembus oleh bunga-bunga Anggara.


"Ternyata sangat keras dinding ini,apakah kamu akan terus bertahan di dalam dinding itu Nasya?".


"Tidak,aku juga akan menyerang".Kata Nasya di dalam dinding tanah.


Lalu dinding tanahnya dihancurkannya,Nasya langsung menyerang Anggara dengan pedang yang di buatnya dari elemen tanah.


Anggara ternyata juga membuat pedang dari bunga-bunganya.


Terjadilah benturan keras antara pedang bunga milik Anggara dengan pedang tanah milik Nasya.


"Hebat juga kamu Nasya".


"Belum Tentu".


Nasya mundur dari benturan antara pedangnya dengan pedang Anggara.


Elemen Tanah:Tanah Runtuh".


Tanah di sekitar arena pertarungan runtuh karena jurus elemen tanah Nasya.


Anggara menghindar dari tempat tanah yang longsor karena jurus Nasya dengan terbang menggunakan bunga-bunganya.


"Kusuma Agni".


Anggara mengeluarkan Jurus Kusuma Agni,bunga-bunga yang mengepung Nasya menjadi lebih besar dan berapi-api dan langsung menyerang Nasya.


Nasya Iskandar tidak bisa menghindar karena longsoran tanah yang dibuat olehnya sendiri,karena tidak bisa menghindar lagi,Jurus Kusuma Agni akhirnya mengenai Nasya dan hampir membuatnya hangus terbakar.


"Pemenang pertarungan kelima adalah Anggara Hidayat dari Keluarga Hidayat".


Pertarungan selanjutnya tidak bisa dimulai karena arena pertarungan lagi-lagi hancur.


"Aku yang akan membangun arena pertarungan".Kata Fahri Muzakki salah satu tetua Suku Sialang dan ayah dari Naufal Muzakki.


"Hiaaah".


Fahri Muzakki memulai membangun ulang arena pertarungan dengan kekuatannya.


"Elemen Tanah:Tanah Raja".


Fahri Muzakki membangun arena pertarungan dengan Tanah Raja,salah satu tanah terkeras di Lebak Pakam.


Akhirnya arena pertarungan selesai dibangun dan pertarungan selanjutnya akan dimulai lagi.


"Baiklah pertarungan keenam babak 15 besar pertarungan antar keluarga antara Dimas Latief melawan Roy Sabri".


"Mulai".


"Akhirnya giliran aku melawan mu Roy Sabri".


"Sepertinya kau akan kalah Dimas Latief".


Roy Sabri memulai pertarungan dengan mendatangkan Burung Jalak Hitam yang berukuran besar,lalu Burung Jalak Hitam itu menyerang Dimas.

__ADS_1


"Ternyata kamu seorang Pendekar Pemanggil".Dimas menarik Pedang Garputala untuk menghalau serangan Burung Jalak Hitam itu,lalu Dimas langsung mengeluarkan jurusnya.


"Garputala:Tri Halang".


Dimas mengeluarkan Jurus Tri Halang,membuat tiga penghalang untuk menghalangi Burung Jalak Hitam yang menyerangnya.


Jurus Tri Halang dapat menghalangi Burung Jalak Hitam yang menyerang Dimas.


"Apa? ternyata Burung Jalak ku tidak bisa menghancurkan penghalang itu".


Lalu Roy Sabri mengeluarkan kekuatan penuhnya,dengan kekuatan penuhnya Roy Sabri mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk mengalahkan Dimas Latief.


"Jalak Hitam,ayo kerahkan kekuatan penuh kita".Jalak Hitam mengeluarkan jurus badai angin dari mulutnya.


Tapi Dimas Latief tidak tinggal diam ia juga mengeluarkan kekuatan penuhnya.


"Garputala:Pelindung Samudera".


Tanah di sekitar tempat pertarungan membentuk sebuah lautan yang dalam dan luas hingga hampir meluas keluar arena pertarungan tapi dihalangi oleh pelindung arena pertarungan,lalu Roy Sabri tenggelam dalam lautan yang dibuat oleh Dimas Latief hingga membuatnya hampir kehabisan nafas.


Saat Roy Sabri hampir kehabisan nafas tiba-tiba Dimas Latief menyerang dari langit dan langsung menyerang Rachman dengan Pedang Garputala nya.


"Garputala:Hantaman Samudera".


Pedang Garputala milik Dimas Latief hampir mengenai Roy Sabri,tapi Roy Sabri menghalaunya dengan sisa kekuatannya sebelum nafasnya habis.


Tidak sampai disitu Dimas Latief langsung menyerang Roy Sabri dengan Pedang Garputala nya saat Roy Sabri telah kehabisan nafas dan menusuk perut Roy Sabri hingga mengeluarkan banyak darah dan membuat Roy Sabri hilang kesadaran.


"Pertarungan keenam babak 15 besar dimenangkan oleh Dimas Latief dari Keluarga Latief".Kata Naufal Muzakki mengumumkan pemenang pertarungan


keenam babak 15 besar.


"Pertarungan ketujuh babak 15 besar antara Badrol Iskandar melawan Ridwan Mulya".


"Mulai".


"Hebat juga kamu bisa sampai babak 15 besar ini Ridwan".


"Kamu juga Badrol".


Badrol Iskandar adalah seorang pendekar terlatih dari Keluarga Iskandar memimpin jalannya pertarungan,tidak berapa lama setelah dimulainya pertarungan Badrol Iskandar langsung mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Tanah:Raksasa Tanah".


Raksasa tanah langsung menyerang Ridwan Mulya dengan pukulannya dan membuat Ridwan patah tulang dan pingsan karena pukulan Raksasa tanah.


"Hebat".Kata para penonton Pertarungan Antar Keluarga.


"Pemenang pertarungan ketujuh babak 15 besar dimenangkan oleh Badrol Iskandar dari Keluarga Iskandar".


"Baiklah pertarungan kedelapan dimulai,tapi pertarungan kedelapan langsung ada pemenangnya karena pertarungan kedelapan tidak ada lawan untuk bertarung".


"Pemenang pertarungan kedelapan adalah Radja Latief dari Keluarga Latief".


"Apa? Wah,Ternyata langsung menang".Kata para penonton yang hadir dalam pertarungan antar keluarga.


"Baiklah saya akan mengumumkan para pemenang babak 15 besar,para pemenangnya adalah:


1.Irwan Zulkifli


2.Ganyar Zulkarnain


3.Adi Iskandar


4.Saphira Mulya


5.Anggara Hidayat


6.Dimas Latief


7.Badrol Iskandar

__ADS_1


8.Radja Latief,merekalah para pemenang pertarungan babak 15 besar mari kita beri tepuk tangan".


"Prok prok prok".Suara tepuk tangan para penonton yang hadir dalam Pertarungan Antar Keluarga Suku Sialang.


__ADS_2