PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Irwan Zulkifli


__ADS_3

Dan akhirnya setelah pertarungan dengan Rama,Adi kembali ke arena Pertarungan Antar Keluarga untuk melanjutkan pertarungan final.


"Selamat datang kembali semua,saya Kumara Latief akan memimpin pertarungan final antara Adi Si Pendekar Harimau Membara melawan Irwan Si Pendekar Tanah Tinggi,baiklah karena semua orang sudah tidak sabar mari kita mulai".


"Sepertinya kamu kelelahan Adi".Irwan mengejek Adi karena ia terlihat kelelahan.


"Hem,tapi kamu juga sepertinya".Adi membalikkannya kata-kata Irwan.


Irwan memulai pertarungan dengan menyerang Adi dengan menggunakan pedang Samtana.


Irwan mencari celah untuk menyerang titik vital Adi.


"Sepertinya pertarungan ini akan sulit dan lama,pertahanan Adi susah di tembus".Kata Irwan dalam benaknya.


Adi menghindar dari serangan pedang Samtana milik Irwan lalu menghindar dengan Gerakan Kilat.


Adi melakukan serangan tiba-tiba mengeluarkan jurusnya.


"Pukulan Penghancur Gunung".


"BAAMM".


Jurus Pukulan Penghancur Gunung dapat ditahan Irwan dengan pedang Samtana miliknya.


"Keras juga pedang Samtana milik mu Irwan".Adi memuji kekerasan pedang Samtana milik Irwan.


"Sepertinya Irwan ahli dalam menyusun strategi,aku akan mencari celah untuk mengalahkannya dengan serangan yang cepat".


Dengan Gerakan Kilat Adi mendekati Irwan,lalu mencari celah untuk mengalahkannya.


"Pukulan Penghancur Gunung".


"BAAMM".


Pukulan Penghancur Gunung ditahan oleh Irwan dengan kedua tangannya.


"Samtana:Tanah Tinggi".


Irwan mengeluarkan jurus Tanah Tinggi,membuat sebuah dinding dengan tanah tinggi mengelilingi area sekitarnya.


"Sepertinya dinding tanah ini sulit ditembus,tapi aku akan menghancurkannya dengan Jurus Pukulan Penghancur".Kata Adi dalam benaknya.


"Pukulan Penghancur Gunung".


"BAAMM".


"Ternyata tidak hancur".


"Pukulan Penghancur Gunung".


"BAAAMM".


"Sepertinya untuk menghancurkan dinding tanah ini aku harus memfokuskan Tenaga Dalam di tangan".Lalu Adi memfokuskan Tenaga Dalam nya di tangan kanannya.


"Pukulan Penghancur Gunung".Adi mundur belakang lalu menghancurkan dinding tanah Irwan dengan tangan yang berapi-api.


"DUUUUAR".


"Wah,hebat sekali kamu Adi".


"Hem".


Setelah menyerang Irwan,Adi menarik Golok Rimau dari punggungnya.


Adi menggenggam Golok Rimau dan mulai maju untuk menghadapi Irwan dengan pedang Samtana nya.


"Golok Rimau:Api Membara".


"Samtana:Ledakan Tanah".


"DUUUUAAAARRR".


Tempat pertarungan hancur karena benturan kedua teknik senjata yang digunakan Adi dan Irwan.


"Sepertinya kamu tak mudah kalah Adi".


"Hem".


Irwan terus menyerang Adi dengan pedang Samtana dan mencari celah untuk mengalahkannya.


"Samtana:Debu Tanah".

__ADS_1


"Rawa Bara".


Seketika air keluar dari bawah lantai arena pertarungan yang retak dan membentuk sebuah rawa-rawa dan mengeluarkan api yang sangat panas seperti lava gunung berapi.


Luas rawa-rawa yang dibuat Adi sekitar 300 meter,kedalaman mencapai 20 meter.


Hingga hampir membuat sebuah lubang yang dalam dan luas dan hampir saja membuat dinding penghalang arena pertarungan ikut runtuh.


"Hebat juga kamu Adi".


"Hem,ternyata belum selesai".Kata Adi dalam benaknya.


"Jurus Pemanggil:Naga Bahuwirya".


Tiba-tiba tanah di sekitar arena pertarungan hancur dan penghalang arena pertarungan pun ikut hancur karena getaran yang disebakan oleh datangnya Naga Bahuwirya.


"Itukan Naga penguasa gunung".


"Gila kali".


"Mantap kali luar".


"Ternyata dia mendatangkan Naga Bahuwirya Si Penguasa Gunung Byakta".


Kata Syahrul Iskandar yang melihat Naga Bahuwirya.


"Bagaimana ini?apa yang kulakukan?".Kata Adi dalam benaknya.


"Tenang saja Adi aku akan menolongmu,asalkan kamu mau meminjamkan ragamu".Kata sesuatu dalam diri Adi.


"Siapa kamu?".


"Aku Monster Kura-kura Biru yang kamu kalahkan".


"Mengapa bisa kamu ada dalam diriku".


"Ceritanya nanti saja,akan ku jelaskan nanti,sekarang fokus pada lawanmu".


"Baiklah".


Monster Kura-kura Biru mengambil alih tubuh Adi.


"HAAUUHAHHUU".


"Monster apa itu?".


"Sepertinya Penyu".


"Bukan,itu adalah Monster Kura-Kura Biru atau yang bergelar Kura-Kura Bratadaka Si Penguasa Danau Lebak".Kata salah satu pendekar dari Suku Balai.


"Ternyata Adi telah mengalahkannya".


Kata Syahrul Iskandar yang melihat Adi berubah menjadi Monster Kura-Kura Biru.


"Ternyata kamu bisa berubah jadi monster".


"Serang dia Bahuwirya".


"GRRRAAAOOOO".


Naga Bahuwirya mengigit ekor Kura-Kura Bratadaka dan Kura-Kura Bratadaka mengigit ekor Naga Bahuwirya.


Ekor keduanya hampir saja putus,Naga Bahuwirya mengeluarkan jurusnya.


"Semburan Api".


Api keluar dari mulut Naga Bahuwirya dan mengenai muka Kura-Kura Bratadaka.


"HAAUUHAHHUU".


Kura-Kura Bratadaka mundur dan menjauh dari jangkauan Naga Bahuwirya.


Kura-Kura Bratadaka mengeluarkan jurusnya.


Lantai arena pertarungan menjadi hancur karena air dari bawah arena dan air mulai mengisi arena pertarungan.


"HAAUUHAHHUU".


Suara Kura-Kura Bratadaka sangat kuat hingga memekakkan telinga,Kura-kura Bratadaka langsung menyerang Naga Bahuwirya dengan membuat gelombang air yang sangat besar hingga membuat arena pertarungan hancur dan Naga Bahuwirya terombang-ambing oleh air yang dibuat oleh Kura-Kura Bratadaka.


Irwan tidak tinggal diam ia menyuruh Naga Bahuwirya menyerang Kura-Kura Bratadaka dengan kekuatan penuhnya.

__ADS_1


"Serang dengan kekuatan penuh Bahuwirya".


Naga Bahuwirya memfokuskan kekuatannya di mulutnya dengan mengeluarkan semburan api yang sangat besar,hingga membuat arena pertarungan lumer menjadi lava yabg sangat panas dan membuat semua penonton hampir kepanasan.


"Padahal jaraknya sangat jauh,tapi masih terasa sangat panas".Kata salah satu pendekar yang menonton pertarungan Adi dengan Irwan.


"Semburan Api Besar".


Api yang sangat panas keluar dari mulut Naga Bahuwirya menyembur ke Kura-Kura Bratadaka.


Kura-Kura Bratadaka tidak tinggal diam,ia langsung mengeluarkan gumpalan air yang memenuhi arena pertarungan dan membentuk sebuah dinding air yang menghalangi semburan api milik Naga Bahuwirya.


Semburan api Naga Bahuwirya dan gumpalan air Kura-Kura Bratadaka berbenturan menghasilkan ledakan yang membuat air menguap dan menjadi air yang panas.


"Akan ku akhiri ini,serang ia dengan cepat Bahuwirya".


Irwan juga menyerang Kura-Kura Bratadaka dengan mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Tanah:Terjangan Tanah".


"Semburan Lahar Panas".


Jurus Terjangan Tanah menimbun Kura-Kura Bratadaka dan Semburan Lahar Panas menyiram Kura-Kura Bratadaka hingga hampir membuat cangkang Kura-kura Bratadaka meleleh.


"Luapan Samudra".


"Gelombang Samudra".


Air dari bawah arena pertarungan keluar dan meluap hingga membuat arena pertarungan menjadi sebuah danau yang sangat dalam dan luas.


Naga Bahuwirya dan Irwan terombang-ambing oleh Jurus Gelombang Samudra Kura-Kura Bratadaka.


"Hei kura-kura,keluar dari tubuh ku".


"Oke bos".


Kura-Kura Bratadaka menghilang dari arena pertarungan dan berubah menjadi Adi,kesadaran Adi akhirnya pulih kembali.


"Sepertinya kepala ku masih pusing".


"Aku harus menyelesaikan pertarungan ini dengan cepat".


Adi berjalan di atas air menuju ke tempat Irwan yang masih terombang-ambing oleh air.


Naga Bahuwirya telah hilang dan hanya meninggalkan Irwan yang terombang-ambing oleh air yang dibuat Kura-Kura Bratadaka.


Adi melompat ke atas dan mengeluarkan jurusnya.


"Sepertinya Adi akan menyerang ku".Kata Irwan yang masih terombang-ambing.


"Pukulan Penghancur Meteor".


"Elemen Tanah:Gumpalan Tanah Tinggi".


"DUUUUUARRRRR".


Jurus Adi dengan Irwan beradu dan menghasilkan benturan yang sangat keras dan membuat Irwan hilang kesadaran dan kehabisan Tenaga Dalam.


Pukulan Adi menghasilkan sebuah lubang yang sangat besar hingga membuat air yang dibuat oleh Kura-Kura Bratadaka masuk ke dalam lubang.


"Pukulan yang sangat kuat".Kata Syahrul Iskandar yang menyaksikan pertarungan


Adi dengan Irwan".


Terlihat ditengah arena pertarungan yang hancur seorang pendekar muda yang membawa Golok di pinggangnya dan tetap berdiri tegak tanpa terganggu area sekitar nya yang hancur,pendekar tersebut ialah Adi Iskandar.


Akhirnya pertarungan final Pertarungan Antar Keluarga selesai.


"Selamat,bagus sekali".Kata ketua Suku Sialang,Syahrul Iskandar.


"Terima kasih Ketua".Adi berterima kasih pada Ketua Suku Sialang,yaitu Syahrul Iskandar dan ayahnya.


INFO


Naga Bahuwirya


Naga Bahuwirya adalah salah satu dari delapan penguasa gunung dan Gunung Byakta adalah salah satu gunung terbesar dan terkuat di Jayakarsa.


Naga Bahuwirya Si Penguasa Gunung Byakta adalah gelar yang disandangnya,


Naga Bahuwirya termasuk 3 Naga terkuat penguasa gunung.Naga Bahuwirya telah ada sebelum Kerajaan Jayakarsa didirikan.

__ADS_1


__ADS_2