
Setelah terpental oleh Jurus Tapak Naga Penghancur milik Guru Braja,akhirnya orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya pun pingsan dan hilang kesadaran.
"Huh hah".Kata Guru Braja kelelahan dan menarik nafas panjang setelah mengalahkan orang berbaju hitam yang ada luka di pipinya.
"Sepertinya aku harus mencari keberadaan yang lainnya".Kata Guru Braja dalam benaknya.
Lalu Guru Braja pun mencari keberadaan yang lainnya dengan mencari di sekitar danau dan hutan.
Sementara itu tidak jauh dari tempat Guru Braja berada,Irwan dan Saphira masih bertarung dengan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Irwan dan Saphira terus berlari-lari menggunakan Ilmu Gerakan Petir dan membuat orang berbaju hitam tersebut kesal karenanya.
"Hei bocah bodoh mau lari kemana kau!".Kata orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau di tangannya.
"Akan ku bunuh kalian berdua,karena kalian telah membuatku kesal!sialan!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya kepada Irwan dan Saphira.
Orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau itu terus mengarahkan pisaunya ke arah Irwan dan Saphira.
"Rasakan ini kau bocah!".
"Matta:Hunus Tajam".
Sabetan pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau itu mengenai perut Irwan,dan untung saja Irwan sempat bisa menghindar,tapi masih juga kena ujung dari pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
Dengan Ilmu Gerakan Petir Irwan langsung mengeluarkan jurus pedang Samtana nya.
"Samtana:Ledakan Tanah".
Tanah dari dalam tanah meledak-ledak hingga langsung menyerang orang yang berbaju hitam hingga membuatnya hampir saja terbakar,tapi tidak sampai disitu Saphira juga langsung menggunakan pedang Brataga untuk menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
"Brataga:Sabetan Mematikan".
Sabetan dari pedang Brataga mengenai punggung dari orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Sraaakkk".
Punggung dari orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau di tangan itu tertembus oleh pedang Brataga milik Saphira.
"Aaagghhhh".
Orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau di tangannya langsung berteriak dan mengeluarkan banyak darah dari punggungnya.
"Kalian bocah akan kubalas!".Kata orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau kepada Irwan dan Saphira.
"Rasakan ini".
"Matta:Hunus Tajam".
Orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau itu langsung mengarahkan lagi pisaunya ke arah Irwan dan Saphira.
Pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau orang di tangannya itu membuat perut Irwan sedikit terkena oleh pisau Matta dari orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Aaaghhh,untung saja sedikit terkoyak".
__ADS_1
Kata Irwan kesakitan karena sabetan dari pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya.
Lalu Irwan tetap berdiri untuk mengalahkan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Phir,mari lakukan strategi kita untuk mengalahkannya!".Kata Irwan mengajak Saphira bekerjasama.
"Baiklah,mari lakukan".Kata Saphira mengiyakan saja.
Irwan dan Saphira langsung menyerang orang berbaju hitam yang membawa sebilah pisau itu dengan pedang mereka.
"Brataga:Sabetan Mematikan".
"Samtana:Tanah Tinggi".
Sabetan Mematikan dan Tanah Tinggi langsung menyerang orang berbaju hitam itu dari berbagai arah.
"Matta:Pelindung Badai".
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung membuat pelindung dari teknik pisaunya untuk mengahalau jurus yang dikeluarkan oleh Irwan dan Saphira.
"BAAAAMMMM".
Benturan keras terjadi antara ketiga jurus,yaitu Jurus Sabetan Mematikan dan Jurus Tanah Tinggi dengan Jurus Pelindung Badai.
Lalu Irwan dan Saphira terpental karena Jurus Pelindung Badai milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu sangat sulit untuk ditembus.
Dan juga membuat orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu terpental hampir beberapa meter dari tempatnya berpijak.
Lalu orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung berdiri dan terus menerus menyerang Irwan dan Saphira menggunakan teknik dari pisau Matta miliknya.
"Samtana:Debu Tanah".
"Brataga:Sabetan Pemusnah".
"DUUUUAAAARRR".
Terjadi ledakan yang besar di hutan tempat pertarungan antara Irwan dan Saphira dengan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu, hingga membuat tanah di sekitarnya menjadi musnah.
Saphira masih berdiri dan memegang pedang Brataga nya dan Irwan juga masih berdiri kokoh dengan pedang Samtana di tangannya.
Tapi ternyata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu masih tetap berdiri kokoh dengan pisau di tangannya.
Pertarungan antara senjata tajam terus berlangsung terus menerus hingga membuat mereka kelelahan karenanya.
Terjadilah benturan keras antara pedang Samtana milik Irwan dan pedang Brataga milik Saphira dengan pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Hebat juga kalian berdua Anak Muda!".Kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu memuji Irwan dan Saphira.
"Iya begitulah".Kata Irwan sedikit sombong kepada lawannya.
Lalu Irwan dan Saphira mundur dari benturan antara pedang mereka dengan pisau Matta milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
Elemen Tanah:Ledakan Tanah".
__ADS_1
Kemudian Irwan langsung mengeluarkan jurusnya,tanah di sekitar orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung bergetar dan meledak-ledak.
Tapi tak disangka orang berbaju hitam yang membawa pisau tangannya itu bisa menghindar dari ledakan dari jurus milik Irwan.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu tidak tinggal diam,ia pun mengeluarkan jurusnya.
"Matta:Mata Jarum".
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu mengeluarkan Jurus Mata Jarum yang membuat pisaunya menjadi seperti jarum jika dilihat orang lain.
Irwan tidak bisa menghindar karena longsoran tanah yang dibuat olehnya sendiri yang disebabkan oleh Jurus Ledakan Tanah miliknya,karena tidak bisa menghindar lagi,Jurus Mata Jarum milik orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu, akhirnya mengenai perut dari Irwan dan hampir membuatnya mengeluarkan banyak darah.
"Irwan!apakah kamu baik-baik saja?".Kata Saphira yang ada di atas longsoran tempat Irwan berada.
"Ya begitulah,sepertinya aku tidak baik-baik saja".Kata Irwan menjawab Saphira yang ada di atas lubang tempat longsoran.
"Lawan orang berbaju hitam yang membawa pisau itu beberapa menit dan tunggu aku keluar dari lubang ini,aku akan berpikir cara bagaimana keluar dari sini dan baru kita cari cara untuk mengalahkan orang itu".Kata Irwan yang ada dalam lubang itu kepada Saphira.
Lalu Saphira mulai bersiaga untuk memulai duel pertarungannya dengan orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Sepertinya kamu kelelahan Anak Muda!".Kata orang berbaju hitam itu mengejek Saphira karena ia terlihat kelelahan.
"Hem,tapi bukankah Anda juga kelihatan kelelahan?".Saphira memutar kata-kata orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu dan mengembalikannya lagi.
Saphira memulai pertarungan dengan menyerang orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu dengan menggunakan pedang Brataga nya.
Saphira mencari celah untuk menyerang titik vital orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu.
"Sepertinya pertarungan ini akan sulit dan lama,pertahanan orang yang berbaju hitam ini sangat sulit di tembus".
"Aku harus mengerahkan kekuatanku untuk menahan orang berbaju hitam ini sementara,sebelum Irwan keluar dari lubang itu".Kata Saphira dalam benaknya.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya menghindar dari serangan pedang Brataga milik Saphira, lalu menghindar dengan Jurus Mata:Gerakan Cepat.
Orang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu langsung mengeluarkan jurusnya dengan tiba-tiba,setelah mengeluarkan jurus untuk menghindar dari jurus pedang Brataga milik Saphira.
"Matta:Pisau Bayangan".
"SRAAAK".
Jurus Matta:Pisau Bayangan masih dapat ditahan oleh Saphira dengan pedang Brataga miliknya.
"Keras juga pedang mu Anak Muda".Kata orang yang berbaju hitam yang membawa pisau di tangannya itu memuji kekerasan pedang milik Saphira.
INFO
Sarghoni Akalwa
Ras:Manusia(Keluarga Akalwa,Suku Gelam)
Pekerjaan:Mata-mata
Sarghoni adalah salah seorang dari lima orang berbaju hitam dan ia adalah orang berbaju hitam yang berambut sedikit keriting dan berwajah seram,Sarghoni adalah seorang anggota dan perannya adalah mencari informasi dari kelompok mata-mata Bayangan Hitam atau Burung Hantu.
__ADS_1
Sarghoni menjadi mata-mata adalah karena kemauannya sendiri,ia bercita-cita untuk menjadi orang yang hebat,
Sarghoni bertempat tinggal di Desa Jambrasuta,Suku Gelam,Negeri Lebak Pakam.