PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Ular Lokasari


__ADS_3

Setelah sampai di lubang tempat Ular Lokasari berada Tim 3 dan ACAY akhirnya menyusun rencana untuk mengalahkan Ular Lokasari.


Mereka akhirnya mencari sebuah tempat Ular Lokasari berada,Ular Lokasari berada di sebuah gua.


"Guru Braja..!".


Sambut mereka penuh harap saat Guru Braja menuju ke tempat Ular Lokasari berada.


"Sepertinya Ular Lokasari itu ada di dalam gua ini!".


Guru Braja segera melangkah mendekati gua itu.Setelah memperhatikan sejenak ia pun segera melangkah kebelakang dan berteriak dengan suara keras.


"Hei,Ular Lokasari Keluarlah! Gua ini sudah dikepung!".


Ketika tidak mendapat jawaban sepatah kata pun.


"Baiklah kita mulai rencananya".Kata Guru Braja dengan cepat mengatur rencana.


Guru Braja lalu memerintahkan Adi,ACAY dan Saphira untuk berjaga-jaga di depan.


Sementara Ia dan Irwan akan menerobos ke dalam gua tempat Ular Lokasari berada.


Dengan Jurus Tapak Naga Penghancur,


Guru Braja menghancurkan sebuah gundukan tanah yang menghadang hingga hancur.


Tubuhnya langsung berguling dengan sigapnya,disusul kemudian Irwan ikut masuk ke tempat Ular Lokasari berada.


Apa yang Guru Braja dan Irwan saksikan dalam gua itu,benar benar telah melenyapkan nyali mereka,membuat mereka berdua menjadi lemas.


Siapa yang tidak akan gemetar,apabila di hadapan mereka tampak mayat-mayat beberapa penduduk tergeletak dalam keadaan yang mengenaskan sekali.


Semua mayat itu tidak dapat dikenali lagi,tubuh mereka terpisah pisah bagai dan ada juga yang tinggal tulangnya saja.


"Mengenaskan sekali mereka ini".Kata Guru Braja yang melihat para penduduk yang telah menjadi santapan Ular Lokasari.


"Kejam juga Ular ini".Kata Irwan dengan nada yang serius.


Darah membanjiri hampir seluruh gua itu,dan yang lebih mengerikan lagi,di hadapan mereka berdiri sesosok Ular yang sangat besar berwarna putih dan merah berjubah putih sambil menghirup darah dari salah satu penduduk.


Sisiknya yang terlihat mengerikan dan berwarna putih dan merah,matanya yang berwarna kebiruan memandang dengan tajam Guru Braja dan Irwan.


Tapi,Ular Lokasari sepertinya tak peduli, dan terus menggigit seorang penduduk itu untuk dihisap darahnya.


"Hmmss!Nikmat sekali!".


Terdengar suara yang serak dan menyeramkan dan mulutnya yang dibasahi darah segar seorang penduduk itu.


"Sssssssss..!"


Ular Lokasari melemparkan mayat salah satu penduduk itu dengan mulutnya yang telah pucat itu ke arah Guru Braja dan Irwan.


Salah satu penduduk yang telah mati itu terus melesat menghantam Guru Braja,kedua orang yang bagaikan tersihir itu tak sempat lagi untuk menghindar.


Dan anehnya,tubuh Guru Braja terlempar keras ke belakang,Irwan yang berada di belakang Guru Braja ikut terlempar,


padahal lemparan Ular Lokasari nampak perlahan sekali.


Dan lagi,kedua orang itu bukanlah orang biasa,dapat dibayangkan,betapa kuatnya tenaga Ular Lokasari itu.


"Sssssssss".


Ular Lokasari melesat keluar dengan cepatnya menuju Adi,Saphira dan ACAY.


Dan ternyata Adi dan lainnya telah mempersiapkan jebakan untuk menangkap Ular Lokasari.


"Bersiap".Kata ACAY memberi isyarat kepada Adi.


"DUUUUAR".


Ular Lokasari terkena Jurus Pukulan Penghancur Gunung Adi,lalu Ular Lokasari itu jatuh ke dalam lubang yang telah di siapkan ACAY.

__ADS_1


"Tertangkap juga".Kata Guru Braja berlarian dari dalam gua menuju Adi dan lainnya.


"Menyerahlah Ular busuk".Kata Guru Braja dengan lantangnya.


"Sssssssss".


"Dasar manusia bodoh,aku tidak akan menyerah dengan mudah,jika kalian ingin aku menyerah kalahkan dulu aku".Ular Lokasari menjawab Guru Braja.


"Sepertinya ini tak akan mudah,mari kita lakukan rencana selanjutnya".Kata Guru Braja berbicara dengan Adi dan lainnya.


Lalu Adi langsung menyerang Ular Lokasari dari atas lubang dengan mengeluarkan Jurus Pukulan Penghancur Gunung.


"Jurus Pukulan Penghancur Gunung".


"BAAMMM".


Jurus Pukulan Penghancur Gunung melesat ke arah Ular Lokasari,tapi ia menghindar dengan mudahnya.


Lalu dengan mudahnya Ular Lokasari keluar dari lubang jebakan yang di buat ACAY dan langsung menyerang Adi dan lainnya.


"Semburan Racun".


Dengan cepatnya racun Ular Lokasari melesat ke arah Adi,tapi Adi menghindar menjauh dari jangkauan semburan racun Ular Lokasari.


Setelah itu Ular Lokasari tidak berhenti menyerang ia mengeluarkan jurusnya.


"Racun Batu".


Batu-batu yang berada di sekitar Ular Lokasari melesat ke arah Adi dan lainnya dengan dilumuri oleh racun Ular Lokasari.


"Elemen Tanah:Dinding Tanah".


Irwan mengeluarkan jurus elemen tanahnya untuk menahan serangan Jurus Racun Batu Ular Lokasari.


Brataga:Sabetan Mematikan".


"BAAMMM".


Saphira tidak tinggal diam,ia langsung menarik pedang di punggungnya dan langsung menyerang Ular Lokasari dengan pedang Brataga nya.


membuat tanah di sekitar menjadi bergetar,Saphira terpental hampir beberapa meter dari tempat pertarungannya dengan Ular Lokasari dan Ular Lokasari tidak bergerak atau sama sekali tidak terkena serangan jurus pedang milik Saphira.


"Aaaaghh".Saphira terpental karena hantaman ekor Ular Lokasari.


"Saphira...kamu tidak apa-apa!".Guru Braja menghampiri Saphira.


"Aku tidak apa-apa Guru".Kata Saphira yang langsung meluruskan kakinya dan berdiri dari jatuh terpentalnya.


Lalu Adi langsung menyerang Ular Lokasari dengan menggunakan Golok Rimau.


Tapi Golok Rimau ditahan oleh Ular Lokasari dengan menggunakan ekornya,lalu Ular Lokasari mengibaskan ekornya ke arah Adi.


"BAAAMM".


Adi terpental sampai beberapa meter dan mengenai dinding tanah dalam lubang itu.


"Sssssssss,rasakan itu".Kata Ular Lokasari yang hampir mengalahkan Adi.


"Sepertinya kamu ingin membunuh ku,baiklah aku akan serius".Adi langsung berdiri dan langsung mengeluarkan jurusnya.


"Pukulan Penghancur Gunung".


"BAMMM".


Pukulan Penghancur Gunungditahan oleh Ular Lokasari dengan ekornya.


"Hem,sepertinya Ular ini kuat".


Adi menarik lagi Golok Rimau dari sarung di pinggangnya.


"Bagus,ayo keluarkan seluruh kekuatanmu".Kata Ular Lokasari menyuruh Adi mengeluarkan seluruh kekuatannya.

__ADS_1


Setelah Adi mengeluarkan goloknya,Adi langsung mengeluarkan jurusnya.


"Sambaran Api".Adi langsung menyerang Ular Lokasari dengan golok nya.


Dengan tenangnya Ular Lokasari menahan serangan Golok Rimau.


"Kuat sekali pendekar ini".Gumam Ular Lokasari dalam benaknya.


"Adi...mari kita bekerja sama untuk mengalahkan Ular ini".ACAY mengajak Adi untuk bekerja sama dalam mengalahkan Ular Lokasari.


"Hem..oke..CAY".Kata Adi dengan semangat yang tinggi dan membara".


"Sebenarnya apa mau mu?".Ular Lokasari menanyakan apa mau Adi yang tiba-tiba saja menyerangnya.


"Kami hanya ingin mengambil Mustika Merah Delima milik mu".Kata Adi menjawab pertanyaan Ular Lokasari.


"Jika kalian bisa mengalahkan ku maka akan aku berikan".


Lalu Ular Lokasari langsung mengeluarkan jurusnya.


"Gumpalan Racun".Ular Lokasari mengeluarkan jurusnya.


Langit menjadi gelap dan diselimuti oleh racun yang sangat tebal,lalu Adi menghindar dengan Ilmu Gerakan Kilat dari Jurus Ular Lokasari dan mengeluarkan jurusnya.


"Jurus Tanah Bara".Kata Adi mengeluarkan jurus goloknya.


Seketika tanah disekitar Adi menjadi retak dan membentuk sebuah tanah yang berapi-api dan mengeluarkan api yang sangat panas seperti lava gunung berapi.


Luas tanah bara yang dibuat Adi sekitar 600 meter.


Dan ternyata Jurus Tanah Bara tidak bisa menghilangkan Gumpalan Racun yang di buat oleh Ular Lokasari.


"Sepertinya ini tidak akan mudah,Adi bantu aku".ACAY langsung mengeluarkan jurusnya.


"Elemen Angin:Badai Angin".


Jurus Badai Angin milik ACAY ternyata dapat menghilangkan Gumpalan Racun yang di buat oleh Ular Lokasari.


"Sssssssss".


Ular Lokasari tidak tinggal diam ia langsung menyerang Adi dan ACAY.


"Terima ini".Dengan cepat Ular Lokasari menyerang Adi dan saat ia hampir mendekati Adi,ia langsung menyerang Adi dengan jurusnya.


"Jurus Badai Racun".


Adi belum sempat menghindar dari Jurus Badai Racun milik Ular Lokasari dan langsung mengenai tangannya,Adi pun terkena racun milik Ular Lokasari.


"Rasakan lah itu bocah,Ssssss".Ular Lokasari langsung mengejar Adi.


"Adi...kamu tidak apa-apa".ACAY menjenguk Adi yang terkena racun dari Ular Lokasari sambil berlari.


"Adi ayo mundur dulu dan mari kita obati lukamu".ACAY mengajak Adi mundur dari pertarungan.


"Semuanya mari kita mundur dulu".lalu ACAY mengajak Tim 3 mundur dulu dari pertarungan melawan Ular Lokasari.


"Irwan buat dinding tanah dari jurus elemen tanah mu".ACAY menyuruh Irwan membuat dinding tanah dari jurus elemen tanahnya.


"Dan Braja perkuat pertahanan jurus elemen tanah Irwan".ACAY menyuruh Guru Braja memperkuat pertahanan dari jurus elemen tanah milik Irwan.


INFO


Braja Mustar


Ras:Manusia(Keluarga Mustar,Suku Sialang)


Pekerjaan:Guru dan pendekar


Julukan:Braja Si Penghancur dari Utara.


Braja adalah seorang pendekar dari Gunung Masnaga,Kota Tanamas,Negeri Lebak Pakam.

__ADS_1


Namanya adalah Braja,Mustar adalah nama keluarganya,Mustar adalah salah satu dari lima keluarga penghasil pertanian terbesar di Suku Sialang.


Banyak orang mengenalnya dengan julukan Braja Si Penghancur dari Utara,karena ia sering bertarung dengan jurus tapak penghancurnya.


__ADS_2