PERJALANAN MENCARI TUJUAN

PERJALANAN MENCARI TUJUAN
Pasukan Mayat Hidup III


__ADS_3

"Salam saya Abhirawa dan ini Adi Iskandar dari Perguruan Rajabunga".


Kata Abhirawa kepada Tamaruda.


"Oh jadi kalian dari Perguruan Rajabunga,berarti ini akan berakhir dengan cepat karena kalian sudah tahu".Kata Tamaruda kepada Abhirawa dan Adi.


Lalu Tamaruda menyerang Adi dan Abhirawa dengan jurus elemen petirnya.


"Elemen Petir:Sambaran Petir".


"JEDDDDDAARRR".


"DUUUUUARRRRR".


Sambaran petir menyambar-nyambar ke arah Adi dan Abhirawa,tapi mereka menjauh dari jangkauan jurus elemen petir Tamaruda.


Lalu Abhirawa dan Adi maju ke arah Tamaruda setelah jurus elemen petirnya berhenti,terjadilah pertarungan antara Abhirawa dan Adi dengan Tamaruda.


Tamaruda mengeluarkan jurus elemen petirnya.


"Elemen Petir:Tinju Petir".


"BAAAMMMMM".


Jurus Tinju Petir milik Tamaruda ditahan oleh Abhirawa dengan pedangnya,lalu pedang Ghurlhedek milik Abhirawa mengeluarkan aura petir yang kuat dan menyambar-nyambar.


Lalu Abhirawa membuat tangan Tamaruda yang sedang mengenai pedang Ghurlhedek miliknya terpental,kemudian Adi memukul Tamaruda yang sedang lengah dengan Jurus Tapak Harimau Ganas.


"Jurus Tapak Harimau Ganas".


"BAAAAMMMMM".


Jurus Tapak Harimau Ganas mengenai sisi perut Tamaruda dan membuatnya terpental hingga beberapa meter dari tempatnya berpijak.


Lalu ia mengeluarkan jurus pemanggilan untuk memanggil para prajurit Pasukan Mayat Hidup yang telah ia siapkan dan kumpulkan.


"Tak ada cara lain,aku harus mengeluarkan memanggil mereka".Kata Tamaruda dalam benaknya.


Kemudian Tamaruda memanggil beberapa ratus prajurit Pasukan Mayat Hidup dengan jurus pemanggilnya.


Lalu datanglah sekitar delapan ratus prajurit Pasukan Mayat Hidup kehadapan Tamaruda.


Tapi tidak berhenti disitu,Tamaruda memanggil empat ratus prajurit Pasukan Mayat Hidup lagi dengan jurus pemanggilnya.


"Sepertinya ini akan sulit".Kata Abhirawa kepada Adi.


"Bagaimana ini senior?".Kata Adi bertanya kepada Abhirawa.


"Kita hanya bisa bertahan dan menyerang untuk menunggu orang dari perguruan".Kata Abhirawa menjawab pertanyaan Adi.


Lalu Adi dan Abhirawa bersiap untuk menghadapi sekitar seribu dua ratus prajurit Pasukan Mayat Hidup yang dipanggil oleh Tamaruda.


"Bagaimana cara kalian mengalahkan pasukan ku ini?hahaha rasakanlah".Kata Tamaruda kepada Abhirawa dan Adi.

__ADS_1


Lalu sekitar dua ratus prajurit Pasukan Mayat Hidup menyerang Adi dan Abhirawa,dan yang lainnya bertahan menunggu.


"Pedang Ghurlhedek:Tebasan Petir Membelah".


"Srrrrraaakkkk".


Beberapa puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup tertebas oleh pedang Ghurlhedek milik Abhirawa,tapi ternyata prajurit Pasukan Mayat Hidup yang telah ditebas oleh Abhirawa dengan pedangnya tadi,menyambung kembali.


Lalu beberapa kali Abhirawa mencoba menebas beberapa prajurit Pasukan Mayat Hidup,tapi tubuhnya kembali utuh setelah ditebas.


"Tuan Muda,sepertinya mereka ini tidak mempan dengan senjata,apakah Tuan Muda bisa mengeluarkan jurus?".Kata Abhirawa berbicara dengan Adi.


"Baiklah senior akan kucoba".Kata Adi menjawab Abhirawa.


Lalu Adi bersiap untuk mengeluarkan jurus goloknya,Adi menarik Golok Rimau dari sarung goloknya.


"Golok Rimau:Api Harimau".


Jurus golok Adi menyerang beberapa puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup yang masuk ke dalam jangkauan jurus goloknya.


Terbakarlah beberapa puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup itu,setelah terkena jurus golok Adi,tetapi ternyata setelah hilangnya api yang membakar para prajurit Pasukan Mayat Hidup.


"Apa?mereka ternyara tidak mempan dengan serangan elemen".Kata Abhirawa kepada Adi.


Lalu Guru Natha memberitahu Adi bahwa para prajurit Pasukan Mayat Hidup yang mereka hadapi ada kelemahannya.


"Memangnya apa kelemahannya Rajaguru".Kata Adi bertanya kepada Guru Natha.


"Baiklah terimakasih karena telah memberitahuku bagaimana cara bagaimana mengatasi mereka Rajaguru".Kata Adi kepada Guru Natha.


Lalu Adi memberitahukan kepada Abhirawa kelemahan dari prajurit Pasukan Mayat Hidup yang mereka hadapi.


"Jadi begitu,baiklah mari kita serang bersama-sama Tuan Muda".Kata Abhirawa kepada Adi.


Kemudian Adi dan Abhirawa mulai menyerang prajurit Pasukan Mayat Hidup yang ada dihadapan mereka.


Abhirawa menebas satu prajurit Pasukan Mayat Hidup hingga berkeping-keping dan hancur menjadi menyisakan satu inti atau nyawa dari prajurit Pasukan Mayat Hidup,lalu Abhirawa menghancurkan inti prajurit Pasukan Mayat Hidup itu.


Adi pun juga menghancurkan inti beberapa puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup dengan Golok Rimau,Abhirawa menghabisi ratusan prajurit Pasukan Mayat Hidup yang ada dihadapan mereka dengan Pedang Ghurlhedek miliknya.


"Apa?ternyata mereka sudah tahu kelemahannya,sepertinya mereka berdua harus segera dibunuh".Kata Tamaruda dalam benaknya.


"Pasukan serang mereka".Kata Tamaruda memberi perintah kepada prajurit Pasukan Mayat Hidup.


Pasukan Mayat Hidup itu seperti semut yang sedang mengerumuni gula,


sepasukan prajurit Pasukan Mayat Hidup dengan jumlah seribu menghadang Adi dan Abhirawa.


Lalu Abhirawa menebas dan langsung menghancurkan inti dari beberapa puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup yang ada didepannya dan ia melakukannya berulang kali,Adi pun juga melawan dan menghancurkan inti dari prajurit Pasukan Mayat itu dengan goloknya.


"Jika seperti ini terus aku dan Tuan Muda akan dengan cepat kehabisan Tenaga Dalam".Kata Abhirawa berpikir dalam benaknya.


"Pedang Ghurlhedek:Tebasan Petir Menjulang".

__ADS_1


Beberapa puluh inti prajurit Pasukan Mayat Hidup hancur berkeping-keping karena jurus pedang milik Abhirawa.


"Jika dihitung-hitung telah seratus dua puluh prajurit Pasukan Mayat Hidup yang telah kuhancurkan,oh iya bagaimana keadaan Tuan Muda".Kata Abhirawa dalam benaknya.


Lalu Abhirawa mencari Adi di kerumunan prajurit Pasukan Mayat Hidup yang menghadang mereka.


Belum sempat mencari Adi,Abhirawa dihadang seratus prajurit Pasukan Mayat Hidup yang mengelilingiku dari berbagai arah.


"Mau kemana kau?".Kata Tamaruda kepada Abhirawa.


Tamaruda berada di atas sebuah Raksasa Mayat Hidup yang dibuatnya dengan menggabungkan ratusan prajurit Pasukan Mayat Hidup yang telah dikumpulkannya.


"Rasakan dulu bagaimana melawan Raksasa Mayat Hidup yang telah kubuat ini,hahahahha".Kata Tamaruda kepada Abhirawa dengan sambil tertawa.


Kepalan tangan dari Raksasa Mayat Hidup itu mengarah ke tempat Tamaruda berada,tapi Abhirawa dengan cepatnya menghindar dari kepalan tangan Raksasa Mayat Hidup itu dengan Ilmu Gerakan Petir.


"Walaupun tubuhnya besar,tapi kecepatannya cepat juga".Kata Abhirawa dalam benaknya.


"Pasti kau berpikir bahwa mengapa Raksasa Mayat Hidup yang telah kubuat ini gerakannya cepat,itu adalah karena tubuhnya telah kumampatkan agar gerakannya menjadi lebih cepat".Kata Tamaruda kepada Abhirawa.


Lalu Abhirawa mengarahkan pedangnya ke depan,kemudian ia mulai bersiap untuk mengeluarkan jurus pedangnya,


Abhirawa menarik nafas panjang dan mengeluarkannya,lalu Abhirawa memulainya.


"Pedang Ghurlhedek:Tebasan Membelah Besi".


Kepalan tangan dari Raksasa Mayat Hidup mengarah ke arah Abhirawa dengan kecepatan tinggi dan mengeluarkan aura hitam yang pekat.


Terjadi benturan keras antara jurus pedang Ghurlhedek milik Abhirawa dengan tinju dari Raksasa Mayat Hidup yang sedang dinaiki oleh Tamaruda di atas bahu Raksasa Mayat Hidup tersebut.


"SRRRRAAAKKKK".


Bahu dari Raksasa Mayat Hidup tertebas yang ternyata Abhirawa mengincar Tamaruda yang ada di atas bahu Raksasa Mayat Hidup,tebasan dari


Pedang Ghurlhedek milik Abhirawa hampir saja mengenai Tamaruda dan untungnya ia menghindar dengan Ilmu Kecepatan Petir miliknya.


Lalu Tamaruda menebas beberapa kali ke arah Raksasa Mayat Hidup yang ada dihadapannya hingga hancur berkeping-keping karena tebasan dari pedang milik Abhirawa.


"Woohhh,sungguh orang yang kejam".


Kata Tamaruda kepada Abhirawa yang sedang melawan Raksasa Mayat Hidup.


"Sepertinya Tenaga Dalam ku hampir habis,dan sebentar lagi akan hilang kesadaran".Kata Abhirawa dalam benaknya.


"Menyerah saja bocah!kau sepertinya sudah tidak sanggup lagi melawan ratusan prajurit Pasukan Mayat Hidup yang ada dihadapanmu".kata Tamaruda kepada Abhirawa.


INFO


Pasukan Mayat Hidup


Pasukan Mayat Hidup adalah pasukan yang sebenarnya adalah manusia,tapi telah menjadi mayat atau mati,mereka dihidupkan kembali oleh orang dari aliran hitam,tapi juga bisa aliran putih.


Pasukan Mayat Hidup dihidupkan adalah untuk mencapai tujuan sebuah organisasi atau perorangan,Pasukan Mayat Hidup biasanya terdiri dari prajurit,dukun dan raksasa.

__ADS_1


__ADS_2