
Kedua orang tua Eric dan juga Siska tengah berkumpul di ruang keluarga rumah Siska....
mereka masih nampak syok dan ketakutan melihat kelakuan Siska yang akan mencoba bunuh diri....
Eric berjalan menghampiri keberadaan kedua orang tua nya juga orang tua Siska Eric duduk di sofa di ruang keluarga itu dan bergabung dengan orang tua nya...
"Nak Eric...bagaimana keadaan siska nak..."tanya mamah Siska
"Tidak usah khawatir tante...Siska sudah sadar....Eric sudah bicara sama Siska dan menenangkan Siska sekarang Siska sedang tidur...."jawab Eric..
"Ini sebenarnya ada apa....jeng coba jelaskan apa sebenarnya yang terjadi kenapa Siska bisa se nekad itu..."Tanya mamah Eric
"Saya juga tidak tau jeng...tadi siang pulang entah darimana menangis dan langsung mengurung diri di kamar nya....terus saya berniat mau masuk ke dalam kamar nya untuk mengetahui keadaan nya tapi saat saya sudah di dekat pintu kamar Siska....terdengar suara Siska menangis berteriak dan membanting barang2 yang ada di kamar nya....saya memanggil papah nya Siska dan mencoba masuk ke dalam kamar Siska...Siska malah menodongkan pisau dan mencoba bunuh diri...."cerita mamah Siska
"Eric apa ini ada hubungannya dengan kamu....apa hubungan kalian sedang ada masalah..."tanya mamah sinta
Eric hanya terdiam saat mamah nya bertanya pada dirinya ...
__ADS_1
"Eric....jawab pertanyaan mamah...apa maksud dari pembicaraan Siska tentang mau membunuh anak itu...siapa anak itu Eric..."tanya mamah sinta membentak Eric...
Kini semua orang yang ada di ruang keluarga itu melihat ke arah Eric semua....
"Mamah masih ingat dengan anak kecil yang sempat Eric bawa ke rumah dan Eric ceritakan asal usul nya..."Jawab Eric...
"Jadi gini mah...."
Eric menceritakan kejadian yang sebenarnya...pertemuan nya dengan Baim keadaan Baim keluarga Baim Baim sakit dan keadaan Baim saat ini kepada orang2 yang ada di ruangan keluarga itu.....
"Baik....mamah minta mulai sekarang kamu jauhi anak itu...mamah minta kamu tidak usah menemui anak itu lagi...demi kebaikan siska...mamah gak mau anak itu merusak hubungan kamu dan siska...."Ucap mamah Sinta
"Tidak ada tapi tapi Eric....kamu jangan sampai mempermalukan keluarga kita cuma gara-gara anak yang gak jelas asal usul nya itu.. "ucap mamah sinta
"Bagaimana kalau kita percepat pernikahan Eric dan Siska....bagaimana lah...."tanya mamah sinta pada suami nya samudera Wijaya
"Terserah mamah saja...."ucap papah Eric
__ADS_1
"Baik....bagaimana menurut pak Hartawan dan jeng Reni...."tanya mamah Sinta kepada kedua orang tua Siska
"Terserah Jeng Sinta Pak Samudera saja dari pihak kami pasti akan mengikuti yang terbaik buat hubungan anak-anak kita...."jawab papah Siska
"Baiklah.....Eric ini sudah jadi keputusan kita bersama dan kamu tidak bisa membantah....ini demi kebaikan kamu dan Siska dan keluarga kita semua...."ucap mamah sinta...
"Tapi mah...." ucap Eric
mamah Sinta menatap tajam Eric .... Eric mengerti apa arti tatapan mamah nya itu entah kenapa semenjak Eric hilang ingatan Eric lebih sering diam dan tertutup juga lebih terkesan takut pada mamah nya......
Sejak tadi siska menguping dari lantai atas rumah nyadan bersembunyi di balik pilar besar Yang ada di dekat siska untuk mengetahui Pembicaraan antara Eric kedua orang tuanya dan orang tua siska .....
Ya ternyata kejadian yang terjadi pada Siska hanya akal Siska untuk membohongi Eric kedua orang tua Eric dan juga kedua orang tuanya....
Sejak kepulangan Siska dari toko bunga itu Siska sudah menyusun rencana berpura2 akan bunuh diri agar Eric mau menjauhi Baim dan segera menikahi nya....
"Bagus.....akhirnya acting ku gak sia-sia....dan akhirnya rencana ku berhasil sesuai dengan apa yang aku harapkan...satu langkah lagi aku akan menikah dengan Eric dan menjadi nyonya Eric Wijaya pewaris tahta keluarga Wijaya...."Suara hati Siska sambil tersenyum licik...
__ADS_1
Siska memang perempuan yang licik dia akan menghalalkan cara apapun demi mendapatkan apa yang dia mau....Siska berpura2 tak sadar dan akan bunuh diri demi mendapatkan Eric...Siska sangat benci pada Baim karena Siska takut baim merebut Eric dari dirinya..