Permainan Takdir

Permainan Takdir
Bayangan kenyataan


__ADS_3

Kabut putih yang ada di hadapan Eric seakan mengelilinginya.... Eric tengah berdiri sendiri di tengah kabut putih itu pakauan serba putih yang di kenakan Eric seakan mengikuti kabut putih itu .....


"Dimana ini....dimana aku...kenapa aku sendirian dimana orang2 di sekelilingku..."Suara batin Eric..


Perlahan kabut putih itu memudar....muncul lah sebuah taman bermain anak2 yang luas rerumputan hijau serta bunga-bunga indah mendominasi taman itu...


Samar-samar Eric mendengar suara tertawa seorang anak yang nampak bahagia...selang beberapa detik terdengar juga suara tertawa seorang perempuan yang seperti nya sedang bahagia....


Eric berjalan menyusuri taman itu untuk mencari sumber suara orang yang sedang tertawa itu....


perjalanan Eric terhenti saat pandangan Eric melihat seorang anak yang sedang tertawa bahagia duduk di atas ayunan yang sedang di ayun-ayunkan oleh seorang perempuan cantik dari arah belakang .... pemandangan yang sangat bahagia antara seorang anak dan ibu yang tengah asik bermain ayunan..


Perlahan Eric menyunggingkan senyuman di bibirnya,,,Eric tersenyum ketika melihat siapa orang yang di lihatnya itu...


"Anin....Baim...."ucap Eric tersenyum


Eric berjalan menuju arah Anin dan juga Baim Anin berteriak memanggil nama Anin dan Baim....

__ADS_1


Anin dan Baim yang di lihat oleh eric menghentikan ayunan nya dan menoleh ke arah Eric....


tapi entah kenapa saat Anin melihat Eric yang berjalan menuju arah nya segera menurunkan Baim dan menarik tangan Baim untuk berlari meninggalkan ayunan tempat nya bermain dan seperti akan meninggalkan Eric...


"Anin....Baim...tunggu....Hey....tunggu aku...."teriak Eric


Eric berlari mengejar Anin dan baim....tapi entah kenapa semakin Eric berlari kencang mengejar Anin dan Baim mereka malah semakin jauh sulit untuk Eric bisa mengejarnya....


Eric terhenti untuk mengejar Anin dan Baim dari posisi yang jauh Anin dan Baim pun berhenti berlari....


Anin dan Baim membalikan badan melihat ke arah Eric, tangan mereka melambai-lambai ke arah Eric seperti tanda perpisahan .....


Kabut putih kembali mengelilingi Eric...


Eric berputar melihat suasana sekeliling nya yang di tutupi kabut putih...


Kabut putih itu perlahan memudar dan memperlihatkan pertunjukan saat eric menabrak Anin karena ketidak sengajaan,pertemuan pertama nya dengan Anin , senyuman Anin, Pernikahan nya bersama Anin...kebersamaan Eric dan Anin hingga Anin dan Eric tersenyum bahagia saat mengetahui kehamilan Anin..

__ADS_1


"Anin....Anin.....aku mencintaimu Anin....aku mencintaimu...."teriak Eric ...


yang eric lihat kini Anin berada di hadapan nya...namun saat Eric hendak memegang pipi Anin ,, Anin menghilang entah kemana....


-------------------------------------------


Di tempat lain...di sebuah rumah sakit baim yang sedang tertidur di atas ranjang rumah sakit terus memanggil manggil Eric...


"Om superman....om superman....om Superman Dimana..." teriak Baim di tengah tidur nya .


Anin dan mamah paramita yang sedang menunggui Baim merasa bingung apa yang harus mereka lakukan....


"Siapa om superman Anin...Kenapa Baim terus memanggil nya ..."tanya mamah paramita.


"Itu panggilan Baim kepada Eric mah....seperti nya Baim sedang memimpikan Eric...."jawab Anin


"Mamah tunggu disini ya....Anin akan memanggil dokter...."ucap Anin

__ADS_1


Mamah Paramita mengangguk dan terus mengusap-usap rambut Baim.


__ADS_2