Permainan Takdir

Permainan Takdir
Rumah sakit


__ADS_3

Di dalam mobil sepanjang perjalanan menuju kantor polisi Eric yang duduk di kursi penumpang di sebelah supir terlihat tidak nyaman dan tidak tenang, seperti banyak beban pikiran yang Eric pikirkan....sudah jelas Hati dan pikiran Eric memikirkan dan bertanya apa maksud dari kejadian yang baru saja terjadi di depan matanya....


Bahkan Eric sendiri yang melawan seorang laki2 yang Eric tidak kenal karena laki2 itu ingin menghancurkan kehidupan Anin dan Baim bahkan berencana akan membunuh nya....Apa sebenarnya hubungan dirinya dengan Anin dan Baim kenapa laki2 itu menyebut2 kalau Anin dan Baim adalah istri dan anak nya....


Begitu lah kira2 yang ada di dalam pikiran Eric saat ini....


Rendi yang sedang dalam keadaan menyetir sesekali melihat ke arah Eric yang nampak tidak tenang....Rendi membiarkan Eric dengan sejuta pemikirannya....


Rendi sebenarnya tau apa yang sedang di pikirkan Eric namun Rendi membiarkan itu semua rendi tidak mau menambah beban pikiran Eric ....


Rendi sudah menyusun rencana bersama dengan om Tio dan istri nya juga bersama Renita....kini om Tio dan Tante Gina istrinya sudah mengetahui kehidupan rumah tangga Eric dan Anin juga Baim....


------------------------------------


Di rumah sakit.


Anin terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit.....Semmy selalu berada di samping Anin tanpa sedikit pun ingin meninggalkan Anin....


Bahkan Semmy tidak bisa mengantarkan Baim yang sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit karena kondisi Baim yang sudah sembuh...

__ADS_1


Semmy hanya menyuruh Bu Ratmi dan pak imam untuk membawa Baim pulang dan menjaga Baim saat Anin sedang berada di rumah sakit....


"Permisi...."Ucap suster yang masuk ke dalam ruangan Anin


Semmy menoleh ke arah suster yang datang bersama dokter yang menangani Anin...


"Permisi pak....pemeriksaan pasien dulu ya pak..."ucap suster


Dokter dan suster itu memeriksa keadaan anin...


"Bagaimana keadaan Anin dokter ...???Tanya Semmy


"Sebentar lagi juga sadar... nanti kalau sudah sadar jangan terlalu banyak bergerak dulu ya karena jahitan pada luka masih basah..."Ucap dokter


"Baik dokter...."ucap Semmy


Dokter dan suster itu berlalu meninggalkan Semmy dan Anin...


Semmy terus menunggu Anin sampai Anin sadarkan diri....

__ADS_1


1 jam berlalu Semmy yang terus memegang tangan kanan Anin merasakan gerakan dari tangan Anin....


perlahan Anin mulai membuka matanya


"Dimana ini..."Ucap Anin lemah


"Anin...Anin....kamu sudah sadar sayang...."ucap Semmy


"Kak Semmy....Anin dimana kak..."tanya Anin


"Anin...kamu sudah berada di rumah sakit sayang tadi kamu pingsan dan terkena tusukan pisau..."ucap Semmy


Anin membayangkan kembali saat pertemuan nya dengan Reyhan hingga Eric datang menyelamatkannya...


"Anin takut kak....Anin takut....Reyhan mau membunuh Anin dan juga Baim...Anin takut kak..."Anin menangis trauma


"Tidak Anin....kamu tidak usah takut ada aku disini...kamu sudah aman sayang....Reyhan sudah di amankan oleh pihak kepolisian...Reyhan sudah dibawa ke kantor polisi....kamu jangan takut sayang...."ucap Semmy..


Semmy memeluk Anin dan mencoba menenangkan Anin...

__ADS_1


Anin terihat sangat trauma atas apa yang di lakukan Reyhan kepadanya...


__ADS_2