
Renita tampak emosi ketika mengetahui siapa pemilik mobil yang menabrak Anin...
Renita selalu mencari informasi tentang siapa pemilik dan pengendara mobil yang hampir saja membunuh sahabat yang paling dia sayangi...
cerita hubungan antara Anin dan Renita tidak beda jauh seperti Eric dan Rendi makannya Renita sangat menyayangi Anin begitu juga sebaliknya.
"Nona Renita,,bisa kah anda memelankan suara dan meredakan emosi anda sebentar....kami datang kesini bauk2 bertujuan untuk menjelaskan permasalah kami kemana kami setelah nona Anin kami tabrak sehingga anda beranggapan bahwa kami telah menabrak lari nona Anin..."ucap Eric santai.
"Jelas lah ...gue beranggapan kalau kalian tabrak lari dalam kasus ini...setelah kalian menabrak Anin kalian pergi kemana kenapa tidak nampak batang hidung kalian datang menemui Anin dan keluarga sebatas untuk meminta maaf ke...kenapa kalian baru muncul sekarang hahhh...untung aja Anin hanya terluka kalau Anin meninggal gimna...siapa yang mau tanggung jawab.."ucap Renita dengan suara lantang nya dan masih dalam keadaan emosi .
"Heeeeyyyyy jaga mulut anda nona,,,lagian itu bukan mutlak kesalahan kami teman anda yang tiba2 berlari ke jalan dan berdiri di tengah jalan depan mobil kami .."ucap Rendi yang mulai terpancing emosi nya mendengar semua perkataan Renita.
Eric Manarik jas rendi menahan emosi Rendi dan Rendi mengerti itu...Rendi kembali duduk dan diam menahan emosi nya yang tadi sempat berdiri dan membentak Renita karena tidak suka dengan kata2 yang keluar dari mulut Renita.
"Nona,,,nona,,,bisakah anda tenang sedikit kami akan menjelaskan nya sekarang...karena tujuan kami datang kesini untuk menjelaskan keberadaan kami dulu,,,meminta maaf dan bertanggung jawab atas kecelakaan yang nona anin alami.."ucap Eric santai ...
__ADS_1
Akhirnya Renita sedikit tenang dan kembali duduk di posisi sebelumnya.
Eric emang bisa banget menenangkan suasana dengan kesataiannya.
"Baiklah...silahkan kalian jelaskan..."ucap Renita santai.
"Baik akan saya jelaskan karena saya yang mengemudikan mobil saya saat itu jadi saya menabrak nona Anin dan saya yang akan bertanggung jawab...ini teman saya Rendi duduk di sebelah saya waktu itu..
"Sama saja...dia juga berada di dalam mobil itu kan pada saat kejadian kecelakaan itu..."ucap Renita sinis terhadap Rendi...
menceritakan kemana mereka pergi setelah mereka menabrak Anin.
dan menjelaskan maksud dan tujuan nya mereka datang ke rumah sakit untuk meminta maaf pada Anin dan keluarga bertanggung jawab atas kecelakaan ini.
Renita mengerti dengan semua cerita dan penjelasan Eric,,
__ADS_1
Akhirnya Renita juga menjawab,,menceritakan dan menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut karena dia tau dan menyaksikan kecelakaan tersebut oleh mata kepalanya sendiri.
Renita juga menejelaskan keadaan Anin sekarang.
"Baiklah aku berterimakasih kepada kalian berdua...karena kalian berdua sudah mau datang kesini menemui Anin dan bertanggung jawab atas kecelakaan ini..biar aku yang menejelaskan ke kedua orang tua Anin ."ucap Renita santai.
"Oyyyyaa...ngomong2 dimana orang tua Anin..??"tanya Eric
"Mereka baru saja pulang ke rumah mereka...aku menyuruh mereka pulang agar beristirahat di rumah...disini biar aku yang menjaga Anin hari ini dan besok kan aku libur jadi aku yang akan menjaga Anin.."Ucap Renita santai ...
"oh gitu...baik lah...kalian memang sahabat yang luar biasa.."ucap Eric ..
"Aku boleh minta bantuan kalian gak...aku mau keluar sebentar..aku titip Anin siapa tau Anin terbangun dan meminta sesuatu..."ucap Renita.
"Baiklah...kamu bisa mengandalkan kami..."ucap Eric tersenyum.
__ADS_1
Renita pergi keluar ruangan rawat Anin tinggal Eric dan Rendi di dalam ruangan itu masih dalam posisi duduknya.