Permainan Takdir

Permainan Takdir
sedih 2


__ADS_3

Semua orang yang ada di dalam rumah terlihat tegang....


suasana yang tadi nya membahagiakan berubah menjadi kesedihan ....


Anin menangis di pelukan mamah nya....


Eric pun menangis sambil terus menggendong Baim...


"Bunda....." suara Baim memanggil Anin...


Anin menoleh ke arah Baim ...


Eric melepaskan Baim dari gendongannya dan perlahan Baim melangkah kan kaki nya hingga sampai titik tengah diantara para tamu...


"Bunda...." ucap Baim meregangkan tangannya....


Anin Berjalan menghampiri Baim dan langsung menangis berjongkok memeluk Baim....

__ADS_1


"Baim....bunda sayang Baim..."ucap Anin


"Bunda ... Baim sudah bertemu dengan papah Baim... dulu bunda selalu bicara sama Baim bunda sangat menyayangi papah dan bunda selalu berharap kalau kita bisa bertemu dengan papah...sekarang papah sudah kembali dan papah sudah berada di dekat kita kenapa bunda hanya diam saja...." ucap Baim dengan polos nya


Anin terdiam saat Baim berbicara kepada nya....mata Anin masih meneteskan air matanya....Anin melihat ke arah Eric yang berdiri terdiam dan sama sedang memperhatikan Anin dan Baim....


Perlahan Eric berjalan mendekati Anin dan Baim...Anin kembali berdiri dari jongkok nya Anin terdiam berdiri di samping Baim...


Eric kini berdiri di depan Anin....Eric menatap Anin dan air mata menetes dari mata Eric....


Eric berlutut di hadapan Anin ... Eric menangis di dekat kaki Anin...


"ini semua sudah menjadi takdir kita....Tuhan menguji kesabaran kita...hingga sekarang aku kembali mengingat semua tentang mu...aku kembali Anin...aku kembali...aku ingin kau tetap menjadi istri ku...selamanya menjadi milik ku ... aku mencintaimu aku berjanji tidak akan meninggalkanmu kita akan terus2 sama2 membesarkan anak kita...."


Anin kembali menangis...Anin hati Anin di Landa kebingungan....kenapa di saat Anin akan menikah dengan Semmy Eric kembali kepada Anin dan mengingat semuanya...siapa yang harus Anin pilih


Anin memegang pundak Eric dan mengangkat lengan Eric agar Eric kembali berdiri...

__ADS_1


"Kak Eric...."Ucap Anin menatap wajah Eric


"Kak Eric ... aku mencintaimu....aku sangat mencintaimu .... aku merindukan mu aku sangat merindukanmu..." ucap Anin seraya menangis dan memeluk Eric..


Eric membalas pelukan Anin .... kini mereka berdua sama2 menangis ...


Tidak hanya Anin dan Eric...semua orang uang ada di tempat itu menangis haru melihat adegan Anin dan Eric....


Masih dalam pelukan Eric....Anin melihat Semmy yang masih berdiri di dekat meja kursi dan meja yang akan di gunakan untuk melangsungkan akad nikah antara Anin dan Semmy....nampak semmy yang tegar dan terus memperhatikan adegan Anin dan Eric...


Perlahan Anin melepaskan pelukannya dari Eric.....dengan mata yang sembab anin melihat ke arah Semmy....


"Kak Semmy...." ucap Anin dengan suara nya yang sedikit serak karena terlalu banyak menangis...


Semmy tersenyum saat anin melihat ke arah nya dan memanggil namanya....


Perlahan semmy berjalan mendekati keberadaan Anin dan Eric....

__ADS_1


Semmy tidak menampakan kesedihannya dihadapan semua orang Semmy terus memencarkan senyumannya meski semua orang tahu kalau Semmy saat ini pasti bersedih hati nya hancur...


__ADS_2