Permainan Takdir

Permainan Takdir
Petaka itu datang


__ADS_3

Siang itu Di sebuah Restoran di dekat perusahaan milik orang tua Anin terlihat 2 orang gadis yang tengah Asyik ngobrol sambil makan siang...


itu adalah Anindia Pratiwi dan Renita Anggraini sahabat yang sudah seperti saudara bahkan orang tua mereka masing2 sudah menganggap mereka anak2 nya.


Meraka sedang makan siang bersama pada jam istirahat itu selalu mereka lakukan bersama setiap harinya karena semenjak lulus kuliah Renita bekerja di perusahaan milik orang tua Anin.


"Laura kemana ya,,,setelah kita di nyatakan lulus kenapa dia menghilang begitu saja,bahkan pada saat kita wisuda dia tidak datang.."Ucap Renita mengingat ngingat Laura sahabat mereka.


"iya...ko Laura seperti menghilang di telan bumi tidak ada kabar berita bahkan saat ini nomor nya pun gak aktif.."balas Anin


"Bagaimana kalau kita datengin aja rumahnya..."Ucap Anin mengajak Renita


"Percuma.. Aku sudah mendatangi rumahnya tapi kedua orang tua Laura tidak tau kemana perginya Laura.."balas Renita

__ADS_1


"Ya sudahlah...kita doakan saja kemana pun Laura pergi semoga dia dalam keadaan baik2 saja.."ucap Anin


Anin dan Renita sampai saat ini tidak mengetahui kalau Laura sahabatnya sedang hamil anak Reyhan dan tinggal di sebuah Apartement yang Reyhan beli untuk mereka tinggali bersama.


"Anin...gak kerasa waktu begitu cepat..2 bulan lagi kamu akan menikah dengan laki2 yang kamu cintai,,,nanti kita gak bisa bareng kaya gini lagi dong secara nanti kan kamu akan menjadi nyonya Armando kamu akan berhenti bekerja di perusahaan papah mu dan mendampingi Reyhan dengan kesibukannya.."ucap Renita sambil memegang tangan Anin sahabatnya.


"Ikkkkhhh kamu lebay deh....kamu kan kenal sama Reyhan masa Reyhan akan melarang ku untuk mengunjungimu...setelah aku menikah mungkin aku akan tinggal bersama Reyhan dan berhenti kerja di perusahaan papah tapi aku akan selalu mengunjungi mu ko...kamu sayang aku satu2 nya mana mungkin aku melupakanmu.."balas Anin memeluk Renita


"Iya...ayo..."jawab Renita dan berdiri mengikuti Anin


Anin dan Renita keluar dari restoran itu mereka berjalan menuju kantor tempat mereka bekerja yang tak jauh hanya beberapa langkah dari restoran tersebut ketika mereka berjalan dan asyik mengobrol Anin melihat seorang nenek buta yang sedang berjalan di tengah jalan raya Anin juga melihat ke arah berlawanan terlihat mobil Sport berwarna hitam tengah melaju kencang mendekati nenek buta tersebut.


Anin yang merasa kasihan dan khawatir terhadap nenek itu langsung berlari menuju nenek itu Anin berhasil mendorong nenek yang buta itu ke pinggir jalan dan nenek itu akhirnya selamat.

__ADS_1


Namun na'as....


karena mobil yang di kemudikan oleh Eric sangat kencang jadi Eric kesulitan mengendalikan kemudinya Eric kaget ketika melihat wanita berdiri di tengah jalan di hadapan mobil Eric.


akhirnya .."Bbbrrruuuaaakkk"..


Eric menabrak tubuh Anin dan tubuh Anin terpental jauh dari mobil Eric...


Keadaan sekitika menjadi ramai ketika kecelakaan itu terjadi warga berbondong2 melihat kecelakaan itu ada yang memebantu menyelamatkan nenek tadi dan ada yang berbondong2 untuk menyelamatkan Anin.


Renita kaget pikirannya melayang ketika dia menyaksikan tubuh sahabatnya terpental akibat benturan sebuah mobil Renita langsung menghampiri Anin yang sudah bercucuran darah,,banyak darah yang keluar dari tubuh Anin.


Renita langsung memeluk Anin dan meminta bantuan agar segera membawa anin ke rumah sakit Renita yakin kalau Anin masih hidup detak jantung Anin masih Renita rasakan.

__ADS_1


__ADS_2