
Reyhan berjalan perlahan mendekati Anin....
"Kemarilah sayangku....aku ingin menikmati tubuh mu sebelum aku membunuhmu...."ucap reyhan..
"Lepaskan aku Reyhan....lepaskan aku....kalau kamu tidak melepaskan aku kak Eric pasti akan marah besar padamu....." ucap Anin berjalan menjauhi ketakutan
"Eric Arkhan Wijaya itu seperti namaku...kenapa Anin dan lake itu terus menerus menyebut2 nama seperti namaku siapa Eric yang mereka maksud....kenapa nama itu begitu sama dengan namaku..."ucap Eric yang berdiri di balik pintu luar kamar tempat Anin di sekap.
Sejak tadi Eric berdiri di balik luar pintu kamar Anin di sekap ..
Eric berhasil masuk ke dalam rumah besar itu....ketika Eric memasuki pintu utama rumah itu tidak nampak ada orang2 yang menjaga rumah itu....entah karena apa...atau mungkin karena pertolongan sang kuasa pintu utama rumah itu tidak terkunci...
Eric memasuki rumah itu yang nampak sepi seperti tak berpenghuni....
Eric mendengar suara keributan suara laki2 dan perempuan dari arah lantai atas rumah itu...
Lalu Eric mendekati kamar yang terdengar keributan...Eric yakin itu pasti suara Anin dan laki2 uang telah menculik Anin...
Eric tidak langsung mendobrak pintu kamar itu....Eric sengaja mendengarkan pembicaraan antar Anin dan laki2 itu.....
Di dalam kamar....
Anin berlari menjauhi Reyhan yang terus mengejar dan mendekati nya dengan posisi tangan yang terikat.....
__ADS_1
Anin nampak ketakutan Anin terus menangis
sambil terus menjauhi Reyhan...
"Tidak Reyhan....tidak...jangan sentuh aku....jangan....lepas kan aku reyhan....lepaskan aku..." ucap Anin ketakutan
Anin teramat sangat ketakutan....sepertinya Reyhan tidak main-main dengan ucapannya
Ani mengambil kursi yang berada di dekatnya untuk menghalangi reyhan,,tapi Reyhan dengan tubuh nya yang sekuat itu malah membanting kursi itu....
Dengan keadaan tangan yang masih terikat Anin berlari melompati sofa yang ada di dalam kamar itu....saat Anin hendak melompat kaki Anin di tarik oleh Reyhan....Reyhan terus memegangi kaki Anin meski Anin meronta hingga Anin terjungkal ke lantai...
Kaki Anin terkilir dan kali ini Anin semakin tidak bisa melawan Reyhan...
anin yang ketakutan malah menambajmh gairah di hati Reyhan ...
Reyhan mengangkat tubuh Anin dan membawa tubuh Anin ke arah kasur tempat tidur ...Anin terus berontak tapi tenaga Anin kalah jauh dari Reyhan....
Reyhan membanting tubuh Anin ke atas kasur....dan Reyhan mulai membuka kancing kemeja yang dia pakai....
Tiba-tiba....
"BRrrrrraaakkkk....."
__ADS_1
suara pintu yang di dobrak paksa ....
Anin dan Reyhan melihat ke arah pintu kamar yang terbuka....
"Lepaskan dia...."teriak Eric
"Kak Eric...."ucap anin menangis...
hati Anin merasa lega sat melihat Eric berada di posisinya...Eric datang untuk menyelamatkan Anin...
"Woooowww....Amazing...."ucap reyhan
"Sang penyelamat pun datang....."ucap Reyhan kembali
"Apa kau datang kesini untuk menyelamatkan istrimu tuan Eric Arkhan Wijaya...."tanya Reyhan..
Eric terdiam sejenak saat mendengar Reyhan menyebut Anin adalah istrinya....
"Lepaskan dia....kalau sampai kau melukai Anin kau akan tanggung sendiri akibatnya...."ucap Eric
"Tidak semudah itu tuan Eric Wijaya.....sudah 5 tahun aku memendam dendam ini kepada keluarga mu....terutama kamu...."ucap Reyhan
"Dan sekarang istrimu sudah berada di tanganku...aku akan membuat istrimu menderita lalu membunuh nya...."
__ADS_1