Permainan Takdir

Permainan Takdir
Kesedihan Anin....


__ADS_3

Lanjutan.....


Mamah Sinta memeluk Anin ,,, Anin menangis sangat dalam hati Anin sangat sakit atas apa yang di lakukan Reyhan kepadanya.


semua orang pun akan menangis bila mendapatkan penghinaan2 dari laki2 yang paling di cintai setulus hati di tambah lagi pernikahan yang tinggal beberapa hari harus di batalkan secara tiba2..


Reyhan pergi meninggalkan rumah Anin...dia keluar dari rumah Anin..ketika sampai di teras depan rumah Anin langkah Reyhan terhenti Reyhan melihat 2 orang laki2 yang seperti nya sudah berada di tempat nya sejak tadi dan mendengar semua percakapan antara dirinya dan Anin juga orang tua anin...


Reyhan terdiam sinis melihat dan memperhatikan dari atas sampai bawah 2 orang laki2 tampan dan gagah yang berada di hadapannya. Tapi itu semua tidak Reyhan perdulikan,Reyhan melanjutkan langkah meninggalkan rumah Anin dengan hati yang bahagia karena telah berhasil membatalkan pernikahannya dengan Anin dan akan menikah dengan Laura wanita yang saat ini sedang mengandung anak nya.


Anin yang masih terus menangis di pelukan mamah Sinta ..Papah Lukman yang sangat marah pada Reyhan karena merasa di hina oleh Reyhan terduduk di sofa ruang tamu di rumah nya...

__ADS_1


Tiba2 bi Ijah bersuara...


"Maaf tuan....maaf nyonya...di luar ada tamu.."ucap bi Ijah.


"Siapa bi.."tanya mamah Sinta.


"Tidak tau nyonya saya tidak mengenalnya...tamu nya 2 orang laki2 dan mengaku teman non Anin.."ucap bi Ijah...


"Itu kak Eric sama ka Rendi mah....tadi pagi ka Eric menelpon Anin dia dan ka Rendi ingin berkunjung ke rumah kita sebelum Anin menikah....ketika Anin tadi membuka pintu Anin kira itu ka Eric ternyata malah si bajingan Reyhan..."Ucap Anin lemah dan menangis....


Tak lama kemudian Eric dan Rendi masuk ke dalam rumah Anin dengan membawa buah tangan yang sengaja Eric beli untuk Anin dan keluarga nya...terlihat Anin masih duduk di kursi roda dan mamah Sinta duduk di sofa di samping Anin papah Rendi duduk di sofa yang satu nya lagi...terlihat kesedihan di wajah keluarga ini tapi mereka mencoba untuk menyembunyikannya.

__ADS_1


"selamat malam om Tante....Anin..."ucap Eric di ikuti Rendi..


"malam nak Eric...malam nak Rendi..."ucap papah Lukman.


mamah Sinta tersenyum menyambut kedatangan Eric dan Rendi ..tapi Anin hanya terdiam melamun tatapan nya kosong tidak seperti Anin yang dulu Anin tidak menyapa Eric dan rendi,,matanya masih terlihat sembab bekas tangisan yang menyedihkan.


"Silahkan duduk nak Eric,,nak Rendi..."ucap papah Lukman.


"Om Tante ...maaf kan kami seperti nya kami bertamu tidak di waktu yang tepat..."ucap Eric


"Tidak....tidak papa nak Eric kalian tidak salah kok...tidak ada istilah bertamu dii waktu yang tidak tepat...jangan kan nak Eric dan nak Rendi kami sekeluarga tidak mengetahui kalau Reyhan tunangan Anin malam ini akan datang dan tiba2 saja membatalkan pernikahan mereka tanpa ada perundingan terlebih dahulu...."ucap papah Lukman...

__ADS_1


"Nak Eric dan nak Rendi pasti sudah mengetahui permasalahan yang sekarang terjadi di rumah ini kan....maaf kan kami ya bukannya menyambut tamu dengan baik ini malah di sambut dengan pertengkaran.."ucap papah Lukman kembali...


"Tidak om tidak....itu tidak jadi masalah buat kami..justru kami yang meminta maaf karena kami sudah lancang mengetahui permasalahan yang terjadi di keluarga ini bukan karena kami sengaja menguping,,tapi ketika pertengkaran itu terjadi kami sudah berada di teras depan rumah Om dan kami tidak memberanikan masuk ke rumah ini..."ucap Eric sopan.


__ADS_2