Permainan Takdir

Permainan Takdir
Spesial Rendi dan Renita


__ADS_3

Rendi dan Renita sadar akan posisi mereka saat ini....Renita mendorong tubuh Rendi dan menjauhkan posisi nya dari dirinya....


jantung Renita berdebar kencang saat kejadian tadi...begitu pun Rendi....hati Rendi seakan2 meronta2 seakan menginginkan wanita yang berada di dekat Rendi....


Renita terbangun dari posisinya dan segera membersihkan baju dan tubuh nya yang terkena kotoran tanah saat dia terjatuh....


karena Renita salah tingkah Renita berjalan sedikit menjauhi Rendi Renita terduduk tepat di pinggir danau dia memandangi dan merasakan suasana di tempat itu...


Rendi segera menyusul Renita dan duduk di samping Renita...


"Apa kamu tidak papa..."tanya Rendi sedikit gugup


Rendi takut kalau Renita marah terhadap nya atas kejadian ketidaksengajaan yang membuat mereka terjatuh tadi...


"Enggak ko....aku gak papa kakak....cuma baju ku kini sedikit agak kotor.."jawab Renita


"Kamu gak marah..."tanya Rendi


"Marah....kenapa aku harus marah...lagian kan kejadian tadi tidak sengaja....aku kepeleset dan mau jatuh eh aku malah narik tangan kakak..."jawab Renita


"Aku pikir kamu marah...."ucap Rendi tersenyum


Hati Renita semakin berdebar saat melihat senyuman di bibir Rendi....

__ADS_1


Renita salah tingkah dan mengalihkan pembicaraan...


"Eh kak liat deh....kak Eric sangat romantis ya....kak Eric benar2 suami siaga dia selalu berada di samping anin dan selalu menjadi penyemangat untuk Anin disaat kondisi Anin yang seperti itu..."Ucap Renita...


"Aku mau...." ucap Renita melamun memperhatikan keromantisan eirc dan Anin


Entah sadar atau tidak Renita mengatakan itu di hadapan Rendi...Rendi yang sangat jelas mendengar perkataan Renita terkejut ...


"Apa...barusan kamu ngomong apa..."tanya Rendi


Renita tersadar atas ucapan nya...Renita merasa malu karena dia keceplosan mengatakan itu di depan Rendi...


"Ahhhh...enggak kak...aku gak ngomong apa2 ko...sudah jangan di bahas ya..."ucap Renita gelagapan


"Renita....."ucap Rendi dan kini tangan Rendi memegang tangan Renita...


"Ada yang mau aku bicarakan sama kamu...."ucap rendi menatap wajah Renita...


Renita hnmanya terdiam dan menatap wajah Rendi hati nya berdetak kencang saat ini...


"Renita....sebenarnya aku sudah lama memendam perasaan ku kepadamu...tapi aku tidak punya keberanian untuk mengungkap semua nya kepada mu....karena aku belum yakin dengan perasaan ku aku takut kamu menolak ku...


Renita....sebenarnya sudah sejak aku mencintaimu...perasaan itu tumbuh saat aku melihat mu di saat pesta pernikahan eric dan Anin....karena aku sibuk dengan waktu ku dan belum mempunyai keberanian untuk mengungkapkannya padamu jadi aku baru mengatakannya sekarang...."ucap Rendi serius

__ADS_1


"Apa kak Rendi serius dengan perasaan ka Rendi terhadapku...."tanya Renita


Rendi menjawab nya dengan anggukan...


"Sejak awal kita bertemu di rumah sakit,,,saat kakak menemani kak Eric untuk menjenguk anin...aku sudah mulai tertarik tapi aku tidak yakin dengan perasaan itu pada saat itu aku yakin itu hanya perasaan biasa...cewek mana sih yang gak akan tertarik ketika melihat kalian berdua dengan gaya kalian berdua...tapi perasaan itu semakin kuat ketika aku seirng bertemu dengan kakak....tapi aku simpan perasaan itu karena aku takut cinta aku bertepuk sebelah tangan aku takut kakak tidak menyukai ku dan aku takut kalau kakak sudah punya kekasih bahkan istri..."ucap Renita


"Jadi....maksud kamu....kamu pun sama punya perasaan terhadapku...."tanya rendi antusias


Renita menjawab dengan anggukan dan tersenyum....


Rendi bahagia mendengar jawaban Renita Rendi tersenyum dan sontak langsung memeluk Renita...


"Aku mencintaimu Renita....."ucap Rendi sambil bahagia memeluk Renita


"Aku juga mencintai mu kak Rendi...."balas Renita...


Rendi tersadar atas perlakuan dirinya yang memeluk Renita secara tiba karena terlalu bahagi....


mereka berdua salah tingkah...Rendi menggaruk-garuk rambut nya padahal tidak gatal dan Renita menundukan wajah nya karena masih malu2...


"Renita....mulai sekarang kamu jangan panggil aku kakak ya....emang kita Eric dan Anin sampai mereka nikah pun masih tetep aja manggil kakak...kalau kamu masih manggil aku dengan sebutan kakak di sangka kita ngikutin mereka lagi..."ucap Rendi senyum2


Renita hanya membalas nya dengan senyuman Renita masih terlihat malu2..

__ADS_1


__ADS_2