Permainan Takdir

Permainan Takdir
perasaan batin eric


__ADS_3

Di kedai ice Cream....


Baim dan Eric sedang berdiri di dekat meja pemesan ice Cream....


baim dan Eric namak serius memilih berbagai varian ice Cream...


"Mas-mas...itu anaknya ya...."tanya ibu2 yang berdiri di dekat Eric dan Baim juga sedang memilih varian ice Cream.


"Oh bukan Bu....ini anak teman saya..."jawab Eric..


Eric mengaku bahwa Baim anak teman nya pada ibu2 itu karena Baim bingung harus menjawab apa...mau di sebut anaknya bukan anak Eric...ya walaupun sebenarnya Baim memang ana Eric...


makannya Baim menjawab anak temananya


"Eh maaf ya mas...kirain anaknya....abis nya mirip banget sih wajah nya..."ucap ibu2


Eric terdiam dan memperhatikan wajah Baim sambil terus mencerna perkataan ibu itu...


--------------------------------


Kini Eric dan Baim sedang terduduk berhadap-hadapan dan menikmati ice Cream yang mereka pesan....

__ADS_1


seperti biasa Baim pasti memilih ice Cream cokelat kesukaannya...


"Apa Baim senang...."tanya Eric


"Iya om...Baim senang ...senang sekali...."jawab Baim..


"Syukurlah kalau Baim senang...om juga senang bisa bermain dengan Baim...."ucap Eric...


"Om mau gak berjanji sama om...."ucap Eric


"Apa om...."tanya Baim..


"Baim harus jadi anak nya Soleh dan pinter ya....Baim jangan nakal,,Baim harus nurut sama ayah dan bunda juga kakek dan nenek Baim...kasian kan bunda Baim kerja capek2 untuk Baim tapi Baim nya nakal...."ucap Eric...


Eric terdiam saat mendengar kalau Baim tidak mempunyai ayah...


"Emang papah Baim kemana...."tanya Eric...


"Dari Baim lahir sampai sekarang Baim tidak punya papah....Baim tidak tau rasanya punya papah Baim belum pernah merasakan di peluk dan bermain bersama papah....kata bunda papah Baim pergi ninggalin bunda untuk bekerja saat Baim masih di dalam perut bunda ...tapi sampai sekarang papah Baim gak pulang2 dan gak nemuin Baim..."cerita Baim..


"Malang sekali nasib mu nak....anak selucu dan sepintar kamu tidak pernah merasakan belaian dan kasih sayang seorang ayah...."suara batin Eric

__ADS_1


"Ya sudah...makannya Baim jangan nakal ya Baim harus nurut sama bunda kasian kan bunda kerja sendiri buat Baim....Kalau Baim gak nakal om janji akan sering membawa Baim bermain dan mau menjadi teman Baim..."ucap Eric..


"Teman...."ucap eric sambil menunjukan jari kelingking nya ke arah Baim...


"Teman...."jawab Baim dan mengaitkan jari kelingking nya ek jari kelingking Eric..


"Oya bunda Baim namanya siapa..."tanya eric


"Anin....bunda Baim namanya Anin...."jawab...


"Anin.....sepertinya aku mengenal nama itu tapi siapa...."suara hati Eric mengingat2 seakan dia pernah mengenal seseorang bernama Anin...


"Pasti bunda Baim cantik ya..soal nya Baim nya juga kan ganteng...."tanya Eric..


"Iya om...bunda Baim sangat...sangat cantik...Baim sayang bunda..."jawab Baim.


"Nanti om harus ketemu ya sama bunda...."ucap Baim kembali


"Iya sayang....pasti nanti om akan menemui bunda baim..kan om teman Baim...berarti teman bunda juga..."ucap Eric...


"Janji ya..."ucap Baim..

__ADS_1


"Iya ...nanti kalau om gak sibuk om akan bertemu dengan bunda nya Baim...."


Baim dan Eric terus mengobrol sambil menikmati semangkuk ice Cream di hadapan mereka ....


__ADS_2