
Saat ini Rendi dan Renita sedang berada di dalam ruang perawatan Eric....Rendi menyuruh kedua orang tua Eric untuk pulang dulu ke rumah mereka dan beristirahat....biarkan Rendi dan Renita yang menjaga Eric di rumah sakit...
Kecelakaan yang menimpa Eric tidak membuat sedikit pun cedera pada tubuh Eric....hanya di bagian kepala yang sempat mengeluarkan darah segar pada saat kecelakaan itu...tapi sekarang darah itu sudah berhenti keluar dan kepala Eric kini tengah terbalut perban putih yang melingkar di atas kening Eric.....
"Apa....."ucap Rendi kaget ketika mendengar kabar tentang Anin dari Renita
"Iya .... barusan Anin ngabarin aku...."ucap renita
"Jadi sekarang Anin sudah kembali ke rumah orang tuanya dan Semmy sudah melamar Anin..."tanya Semmy
"Iya begitu .... bahkan Anin akan segera menikah dengan Semmy waktu dekat ini...."ucap Renita
"Tidak.....itu tidak boleh terjadi,,Anin dan Eric masih saling mencintai .... kita harus bisa menyatukan mereka kembali..."ucap Rendi
__ADS_1
"Tapi sayang .... apa kita tidak terlalu egois terus berusaha membatalkan semua acara dan terus berusaha mempersatukan Eric dan Anin...."ucap renita
Rendi terdiam saat mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya...
"Sayang....dengarkan aku...aku dan Eric berteman sudah lama bahkan aku sudah menganggap Eric tidak hanya sebatas sahabat dan sekeetaris pribadinya Eric sudah aku anggap seperti saudara ku sendiri aku begitu hapal dan mengenal Eric....aku yakin Eric masih mencintai Anin meski Eric dalam keadaan hilang ingatan,,dan Anin aku yakin Anin masih mencintai eric..anin mau menerima Semmy karena perasaan tidak enak nya selama ini Semmy sudah banyak membantu Anin.. " ucap Rendi
"Bukan hanya itu aku .... aku melakukan ini bukan hanya sekedar Anin dan Eric ... tapi ini semua demi Baim ... Baim harus mendapatkan hak pengakuannya dari keluarga Eric walau bagaimanapun Baim adalah cucu dari om samudera dan Tante sinta...Baim adalah penerus keluarga Wijaya...." Ucap Rendi kembali
"Baiklah....kalau ini untuk kebaikan kita semua aku akan mengikuti mu mas...aku juga Sangat berharap Anin dan Eric bisa bersatu kembali itu alasan kenapa anin sampai kabur dari rumah nya sendiri dan hidup merantau di kota orang membesarkan Baim sendiri demi agar bertemu dengan Eric kembali...." ucap Renita
" Aku yakin om Thio dan Tante Gina bisa menghandle semuanya..." Ucap Rendi
"Sekarang kita tunggu sampai Eric sadar ... baru kita bicarakan tentang perikahan Anin kepada om Thio kita cari solusi sama-sama..."ucap Rendi....
__ADS_1
Tak lama setelah pembicaraan Rendi dan Renita...Eric perlahan menggerakan tangannya Renita yang melihat pergerakan Eric langsung membangunkan rendi yang tengah tertidur...
"Mas....mas...bangun mas....Eric mas...Eric sudah mulai sadar..."ucap Renita
Rendi langsung terbangun dan melihat ke arah Eric....
Rendi langsung bergerak mendekati Eric yang sedang berada di atas ranjang rumah sakit...
"Anin....Anin....jangan tinggalin aku Anin....jangan tinggalin...aku mohon...."ucap Eric di bawah alam sadar nya
"Baim....Baim....jangan tinggalin papah nak...jangan tinggalin papah....ini papah nak ini papah nya Baim...papah sangat menyayangi kamu nak..."ucap Eric kembali
Eric terus mengigau memanggil-manggil nama Anin dan Baim...
__ADS_1
Rendi menggoyang-goyangkan tubuh Eric agar Eric segera tersadar...